Usman Lamreung : Cermati dan Pilihlah Caleg Yang Berkualitas

Rabu, 25 Oktober 2023 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Usman Lamreung, Pengamat Sosial Politik dan Pem-bangunan (kiri) dan HT.Ibrahim, Wakil Ketua Partai Demokrat A aceh.

Usman Lamreung, Pengamat Sosial Politik dan Pem-bangunan (kiri) dan HT.Ibrahim, Wakil Ketua Partai Demokrat A aceh.

BANDAPOS : Pengamat Sosial, Politik dan pembangunan

Usman Lamreung
mengajak pemilih untuk mencermati calon anggota legislatif (caleg) sejak awal, jauh – jauh hari sebelum pemungutan suara.

Menurut akademisi Universitas Abulyatama Aceh tersebut, hal itu dianggapnya penting, supaya nantinya caleg yang terpilih sesuai dengan harapan para pemilih.

Meski demikian, Usman mengakui tidak mudah untuk mengenali satu per satu caleg lantaran jumlahnya yang sangat banyak.

Oleh karenanya, untuk mempermudah pencermatan, pemilih bisa mulai mengenali caleg yang dirasa sejalan dengan aspirasi politik pemilih secara pribadi.

Sedangkan untuk mengetahui aspirasi politik secara pribadi, pemilih bisa mengidentifikasi hal yang menjadi kebutuhan pribadi dan masyarakat dalam penyelenggaraan kehidupan bernegara.

“Untuk menjadi pemilih yang baik, yang lebih rasional, ya kita harus memahami dulu apa yang menjadi kebutuhan kita dan kebutuhan masyarakat,” kata Usman Lamreung saat dihubungi media ini Rabu (25/10/2023).

Baca Juga :  Ketum PAS Minta Komitmen Anies, Dana Otsus Aceh Unlimited

Setelahnya, pemilih dapat mencermati program dan gagasan yang ditawarkan oleh caleg.

Langkah tersebut harus diimbangi dengan pengamatan rekam jejak calon. “Jangan sampai, program yang ditawarkan hanya berupa janji tanpa adanya realisasi,” ujarnya.

“Kadang-kadang kan para calon itu bisa saja menyusun janji-janji manis. Teks-teks atau narasi yang indah, tetapi ternyata tidak punya kredibilitas dan rekam jejak untuk direalisasikan,” tambahnya.

Bahkan, pemilih juga harus cermat terhadap kasus hukum yang mungkin saja menjadi rekam jejak caleg.

Dengan begitu, pemilih punya banyak pertimbangan dalam menentukan pilihannya. Mencari rekam jejak caleg di era digital seperti saat ini, menurut Usman, sangat tidak sulit.

Pemilih bisa dengan mudah mencari tahu riwayat hidup calon wakil rakyat melalui media daring, atau mencermati pernyataan-pernyataan caleg di pemberitaan-pemberitaan di media.

Baca Juga :  Warga Mesjid Raya Minta MBS Tuntaskan Kuala Gigieng Masalah Pemerintah Masalalu

“Nah, di era digital seperti ini track record ataupun rekam jejak digital seseorang akan sangat mudah ditemui,” ujarnya.

Kalaupun dengan cara-cara tersebut pemilih masih juga kesulitan menentukan pilihan, ujar Usman, solusinya adalah mencermati caleg dari partai yang sejalan dengan ideologi pribadi, untuk kemudian melakukan pencermatan lebih lanjut.

“Kalau misalnya sulit atau calon terlalu banyak, kita bisa mulai dengan para calon dari partai poltik yang sejalan dengan ideologi atau pandangan politik kita. Itu bisa membuat segala sesuatunya jadi lebih sederhana,” demikian katanya.

*HT Ibrahim : kita mengacu saja pada aturan*

Sementara salah seorang calon legislatif (caleg) HT Ibrahim yang di tanya media ini secara singkat justru mempertanyakan, apakah dalam pemilu diperbolehkan menggunakan politik uang?.

Baca Juga :  Petani Aceh Besar Dukung PON, Jadwal Tanam Jalan Terus

“Nah, kalau tidak boleh, jangan dilakukan,” kata kader Partai Demokrat yang merupakan caleg DPR RI Dapil Satu Aceh ini.

Ampon Bram pun menjelaskan, jika mengacu pada aturan terkait politik uang termaktub dalam Undang- Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu yang terbagi ke dalam sejumlah pasal yakni Pasal 278, 280, 284, 515, dan 523.

“Nah, dalam pasal-pasal tersebut, larangan politik uang dilakukan tim kampanye, peserta pemilu serta penyelenggara selama masa kampanye,” terang pria yang akrab disapa Ampon Bram ini.

Lalu sebagai caleg mengaku dirinya sudah menetapkan beberapa program unggulan di daerah pemilihannya sebagai fokus kerja yang akan ia realisasikan nantinya, ketimbang membeli suara.(*)

Berita Terkait

Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa
Implementasi MoU Helsinki Belum Optimal, Lembaga Wali Nanggroe Turun Gunung
Dua Dekade Perdamaian Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Himpun Masukan di Aceh Jaya
Meneladani Habib Bugak: Dirut Bank Aceh dan Jemaah Haji Kloter 2 Ziarahi Makam Pewakaf Baitul Asyi
Kesbangpol Banda Aceh Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, Sasar 50 Ketua Pemuda Gampong
Kamar Mesin KMP Aceh Hebat 2 Terbakar, Belasan Korban Dilarikan ke RSUDZA
Bank Aceh Serahkan Buggy Car untuk Permudah Mobilisasi Jamaah di Asrama Haji Embarkasi Aceh
Gelar Peusijuk Serentak di Seluruh Cabang, Bank Aceh Lepas 1.624 Calon Haji 2026

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:29 WIB

Plt. Sekda Aceh Hadiri Serah Terima Jabatan Ketua DWP Aceh

Selasa, 8 September 2026 - 15:39 WIB

Wagub Fadhlullah Ikuti Rakor Percepatan Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera

Senin, 7 September 2026 - 05:16 WIB

Percepat Perubahan RKPA 2026, Pemprov Aceh Minta SKPA Rapikan Data Anggaran

Kamis, 3 September 2026 - 05:51 WIB

Bahas Agenda Strategis, Pemegang Saham Pengendali Pimpin RUPSLB Bank Aceh

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:51 WIB

Pemerintah Aceh Raih Penghargaan Akses Layanan Pendidikan Regional Sumatera 2026

Selasa, 7 Juli 2026 - 04:40 WIB

Sukses Transformasi Ekonomi Syariah, Aceh Borong Sembilan Penghargaan di Anugerah Adinata Syariah 2026

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:49 WIB

Sekda Aceh Muhammad Nasir Resmi Pimpin Komisaris Utama Bank Aceh Syariah Periode 2026–2030

Rabu, 10 Juni 2026 - 03:49 WIB

Mualem Minta Mendagri Percepat Pemulihan Sawah dan Infrastruktur Pascabencana di Aceh

Berita Terbaru

Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, menghadiri acara serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, yang berlangsung di Aula Kantor DWP Aceh, Rabu (9/9/2026).

Pemerintah Aceh

Plt. Sekda Aceh Hadiri Serah Terima Jabatan Ketua DWP Aceh

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:29 WIB