SAPA Soroti Rencana Pengadaan Mobil Dinas BRA Senilai Rp20 Miliar

Berita17 views

BANDAPOS | Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA) menyoroti kinerja Badan Reintegrasi Aceh (BRA), khususnya terkait rencana pengadaan mobil dinas yang disebut bernilai sekitar Rp20 miliar.

Ketua SAPA, Fauzan Adami, menyampaikan bahwa rencana tersebut dinilai tidak sejalan dengan kondisi sosial masyarakat Aceh saat ini, terutama di tengah bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah.

“Di saat masyarakat kehilangan rumah, harta benda, dan sumber penghidupan akibat bencana, muncul rencana pengadaan mobil dinas dengan nilai besar. Menurut kami, kebijakan seperti ini perlu dievaluasi,” kata Fauzan, Jumat (30/1/2026).

Fauzan menyebutkan, berdasarkan kondisi di lapangan, masih banyak korban banjir yang membutuhkan bantuan mendesak untuk memenuhi kebutuhan dasar. Ia menilai, situasi tersebut seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

SAPA juga menilai bahwa selama ini BRA lebih banyak menyerap anggaran dibandingkan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Menurut Fauzan, anggaran yang dialokasikan untuk fasilitas pejabat dapat dialihkan untuk program pemulihan ekonomi, bantuan korban bencana, serta pemberdayaan masyarakat miskin.

“Dari sisi fungsi, kami melihat ada tumpang tindih dengan instansi lain seperti Dinas Sosial. Karena itu, perlu ada evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan BRA,” ujarnya.

Atas dasar tersebut, SAPA mendorong Gubernur Aceh dan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) untuk melakukan evaluasi terhadap BRA, termasuk kemungkinan restrukturisasi kelembagaan.

“Kami berharap kebijakan anggaran benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat, terutama korban konflik, korban bencana, dan kelompok rentan, melalui program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Fauzan.(**)

Komentar