Muraya Hotel Aceh Resmi Lepas dari Jaringan Kyriad, Kini Dikelola Mandiri

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

General Manager Muraya Hotel Aceh, Bambang Pramusinto saat memberi sambutan pada acara buka puasa bersama dengan pihak media dan travel agent, Selasa (3/3/2026). Foto : Portalnusa.com

General Manager Muraya Hotel Aceh, Bambang Pramusinto saat memberi sambutan pada acara buka puasa bersama dengan pihak media dan travel agent, Selasa (3/3/2026). Foto : Portalnusa.com

BANDAPOS | Manajemen Muraya Hotel Aceh resmi mengakhiri kerja sama dengan jaringan internasional Kyriad Hotel dan kini beroperasi secara mandiri. Keputusan tersebut efektif berlaku sejak 1 Januari 2026.

Pengumuman itu disampaikan langsung oleh General Manager Muraya Hotel Aceh, Bambang Pramusinto, dalam acara buka puasa bersama media dan travel agent yang digelar pada 13 Ramadan 1447 Hijriah, Selasa (3/3/2026) di Hotel setempat.

“Per 1 Januari 2026 hotel ini sudah kami kelola sendiri setelah delapan tahun bekerja di bawah bendera Prancis (Kyriad) dengan setoran mencapai Rp150 juta per bulan. Sekarang semuanya kita kelola secara mandiri dengan sumber daya lokal menggunakan nama Muraya Hotel Aceh tanpa Kyriad,” ujar Bambang, yang disambut aplaus para tamu undangan yang hadir.

Baca Juga :  Bank Aceh Kembali di Percaya Jadi Penyalur Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Tahun 2026

Hotel yang diresmikan pada 2017 tersebut sebelumnya beroperasi sebagai bagian dari jaringan Louvre Hotels Group melalui brand Kyriad. Selama delapan tahun bermitra, manajemen hotel menyetorkan biaya kerja sama yang disebut mencapai Rp150 juta setiap bulan.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa keberhasilan pengelolaan mandiri tidak terlepas dari dukungan masyarakat, media, dan mitra perjalanan di Aceh.

Baca Juga :  Tingkatkan Keamanan Action Mobile, Bank Aceh Rilis Versi Baru

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan teman-teman media dan travel agent. Sekarang Muraya Hotel Aceh dan Alhamra berada di bawah satu manajemen. Kami berharap dukungan tetap berlanjut meskipun tidak lagi membawa embel-embel Kyriad,” kata Bambang

Berdasarkan penelusuran media ini, keputusan rebranding juga dipengaruhi kondisi tingkat hunian (okupansi) hotel yang mengalami penurunan signifikan. Pada periode Januari hingga Juni 2025, okupansi tercatat turun sekitar 30 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Manajemen berharap, ke depan, peningkatan kegiatan pemerintah dan event berskala lokal maupun nasional dapat kembali mendorong tingkat hunian hotel di Banda Aceh.

Baca Juga :  Layani Kebutuhan Nasabah, Bank Aceh Hadirkan ATM Drive Thru di Jantung Kota Banda Aceh

Kini, Muraya Hotel Aceh beroperasi sepenuhnya dengan manajemen independen dan mengandalkan sumber daya manusia lokal. Meski tidak lagi menjadi bagian dari jaringan internasional, pihak hotel menegaskan tetap membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya pelaku industri pariwisata di daerah.

Langkah ini menandai babak baru bagi Muraya Hotel Aceh dalam memperkuat identitas lokal sekaligus meningkatkan daya saing di industri perhotelan Kota Banda Aceh.(**)

Berita Terkait

Bank Aceh Perkuat Silaturrahmi dan Sinergi Kelembagaan dengan Polda Aceh
Salurkan Zakat Rp11,94 Miliar di Tahun 2025, BMA Apresiasi Kontribusi Bank Aceh
Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa
HUT ke-53 Bank Aceh: Momentum Memperkuat Amanah, Menumbuhkan Keberkahan Bagi Aceh
Bekali PNS Menjelang Pensiun, Bank Aceh dan Taspen Gelar Sosialisasi Wirausaha Pintar
Ketua DPS Bank Aceh Syariah Raih Penghargaan Kepatuhan Zakat dari BAZNAS dan DSN-MUI
Bank Aceh Syariah Gandeng PosSaku Dorong Digitalisasi UMKM Aceh
Sambut Idul Adha 1447H, Pemkab Aceh Besar Gelar Pangan Murah di Sukamakmur

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 07:43 WIB

Serukan Penyelesaian, Wali Nanggroe Tegaskan Blang Padang Bukan Sekadar Aset, Ada Sejarah dan Amanah di Baliknya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Diduga Lecehkan Anak di Bawah Umur, Pemilik Wisma di Lambhuk Dilaporkan ke Polresta Banda Aceh

Selasa, 21 April 2026 - 11:29 WIB

Polda Aceh Lanjutkan Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Beasiswa BPSDM, Tersangka Diserahkan ke JPU

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:52 WIB

Data Pengelolaan Diduga Tak Jelas, SAPA Desak Aparat Penegak Hukum Selidiki Aset Wakaf Masjid Raya Baiturrahman

Selasa, 10 Februari 2026 - 05:50 WIB

Nama Dicatut dalam Transaksi Pajak Fiktif, PT Global Bima Utama Terancam Laporan Pidana dan Perdata

Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:09 WIB

Diduga Kuasai Lahan Warung Kopi, Direktur PT Wajib Usaha Mix Dilaporkan ke Polda Aceh

Rabu, 28 Januari 2026 - 07:01 WIB

SAPA Minta Kejati Aceh Percepat Penanganan Dugaan Korupsi Beasiswa BPSDM

Jumat, 25 Juli 2025 - 16:28 WIB

Terbukti Korupsi Pengadaan Lahan Zikir, Muhammad Yasir Dieksekusi ke Lapas Lambaro

Berita Terbaru

Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, menghadiri acara serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, yang berlangsung di Aula Kantor DWP Aceh, Rabu (9/9/2026).

Pemerintah Aceh

Plt. Sekda Aceh Hadiri Serah Terima Jabatan Ketua DWP Aceh

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:29 WIB