Berdayakan Ekonomi Umat, Bank Aceh Gelar “Gampong Ramadhan in Action 2026” di Masjid Raya Baiturrahman

Ekonomi6 views

Bank Aceh mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dan merasakan pengalaman spiritual serta keseruan festival ramadhan yang autentik”

BANDAPOS | Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, Bank Aceh menggelar “Gampong Ramadhan in Action 2026” di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada 1–7 Maret 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Aceh Ramadhan Festival 2026 yang masuk dalam agenda Kharisma Event Nusantara (KEN). Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk memadukan pemberdayaan ekonomi umat dengan syiar Islam selama bulan Ramadhan.

“Bank Aceh mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dan merasakan pengalaman spiritual sekaligus kemeriahan festival ramadhan yang autentik,” ujar Fadhil.

Selama sepekan pelaksanaan, panitia menghadirkan 70 stan bazar UMKM yang menawarkan produk kuliner dan fesyen dari pelaku usaha binaan dengan harga terjangkau. Selain itu, terdapat talkshow interaktif edukasi keuangan syariah bersama narasumber dari Bank Aceh, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Agenda lainnya meliputi Fashion Street Ramadhan yang menampilkan tren busana muslim lokal, pameran artefak Islam dan mushaf Al-Qur’an, lomba kaligrafi tingkat nasional, serta program “Bank Aceh Ramadhan Berbagi” berupa kegiatan sosial dan tadarus bersama.

Bagi pengunjung, Bank Aceh juga menyediakan sejumlah program promo melalui aplikasi Action Mobile. Pengguna dapat memindai QRIS senilai Rp1 untuk memperoleh voucher belanja Rp10.000 di merchant terpilih. Selain itu, tersedia program “Racing Merchant & Transaksi” dengan total hadiah belasan juta rupiah bagi merchant dan pengguna dengan frekuensi transaksi tertinggi.

Fadhil berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang promosi bagi UMKM sekaligus menghadirkan hiburan edukatif bagi masyarakat selama Ramadhan.

“Kami ingin menjadikan Ramadhan tahun ini lebih bermakna dengan menghadirkan ruang bagi UMKM untuk berkembang dan masyarakat untuk menikmati suasana religius di pusat Kota Banda Aceh,” ujarnya.

Komentar