Capai Nilai 96,5 Dinas ESDM Aceh Raih Penghargaan SKPA Paling Informatif 2025

Berita94 views

BANDAPOS | Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh meraih penghargaan sebagai salah satu Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) kategori Badan Publik Paling Informatif Tahun 2025 dengan nilai 96,5. Penghargaan tersebut diberikan oleh Komisi Informasi Aceh (KIA).

Penghargaan diberikan berdasarkan hasil Monitoring dan Evaluasi (MonEv) Keterbukaan Informasi Badan Publik Provinsi Aceh Tahun 2025, yang bertujuan menilai tingkat kepatuhan badan publik terhadap indikator keterbukaan informasi sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Penyerahan penghargaan berlangsung di Aula Kantor Dinas ESDM Aceh, Kamis (22/1/2026). Ketua KIA Junaidi, didampingi Komisioner Bidang Sosialisasi, Edukasi, dan Komunikasi Publik M. Nasir, menyerahkan penghargaan secara langsung kepada Kepala Dinas ESDM Aceh Taufik, S.T., M.Si., beserta jajaran.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Endra, S.T., M.Si., Kepala Bidang Minyak dan Gas Bumi Dr. (c) Dian Budi Dharma, S.T., M.T., Kepala Bidang Mineral dan Batubara Said Faisal, S.T., M.T., serta tim Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Dinas ESDM Aceh.

Ketua KIA Junaidi menyampaikan bahwa Dinas ESDM Aceh menunjukkan peningkatan nilai dari 93,8 pada tahun sebelumnya menjadi 96,5 pada tahun 2025, sehingga menempati peringkat keempat sebagai SKPA paling informatif. Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan publik.

Ia juga berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi Dinas ESDM Aceh untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi kepada masyarakat, baik melalui saluran konvensional maupun digital.

Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Aceh Taufik menyampaikan apresiasi kepada KIA atas penilaian dan pendampingan yang telah diberikan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Dinas ESDM Aceh, khususnya Sekretaris Dinas dan tim PPID, atas kontribusi dalam pencapaian penghargaan tersebut.

Menurut Taufik, keterbukaan informasi merupakan bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Aceh.

Pada kesempatan yang sama, Taufik turut menyampaikan belasungkawa kepada masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh pada akhir November 2025, seraya berharap para korban diberikan kekuatan dan kemudahan untuk bangkit.(**)

Komentar