BANDAPOS | Zulva Tour Travel telah memfasilitasi penyaluran bantuan kemanusiaan dari warga dan sejumlah organisasi nonpemerintah (NGO) asal Malaysia kepada masyarakat terdampak banjir di beberapa wilayah Aceh. Penyaluran bantuan tersebut berlangsung sejak 2 Desember 2025 hingga 24 Januari 2026.
Hal tersebut disampaikan oleh Tgk Zulfikar, SH selaku CEO Zulva Tour Travel kepada media ini Jumat (30/1/2026) dalam sebuah wawancara khusus yang mengangkat tema soal pasca banjir dan longsor di Aceh serta mekanisme penanganannya secara intensif sehingga masyarakat dalam waktu yang tak lama, kembali bisa beraktifitas sebagaimana biasanya.
Adapun wilayah penerima bantuan meliputi Kabupaten Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, Kota Langsa, dan Kabupaten Aceh Tamiang.
Bantuan yang disalurkan berasal dari berbagai pihak di Malaysia, di antaranya warga Malaysia secara umum, Grup Cikgu Kartiny dari Kedah, Surau Al Qudwah Seremban 2 Negeri Sembilan, Madrasah Al Aliyah Seremban, Masjid Al Badar Jalan Langgar Alor Setar Kedah, Masjid Ar-Rahman Alor Merah Kota Setar Kedah, Persatuan ATMS Malaysia, serta Yayasan Mawaddah Malaysia.
Total bantuan titipan yang masuk melalui Zulva Tour Travel tercatat sebesar Rp278.111.000. Dana tersebut seluruhnya digunakan untuk pengadaan kebutuhan logistik, peralatan memasak, serta perlengkapan tidur bagi korban banjir.
Selain itu, terdapat pula bantuan berupa dana tunai dari seluruh grup asal Malaysia dengan nilai sekitar Rp400.000.000. Bantuan dana tersebut diserahkan secara langsung oleh perwakilan dari Malaysia kepada para korban banjir di sejumlah titik kunjungan selama periode penyaluran.
Tak hanya itu, Pihak Zulva Tour Travel juga menyampaikan rencana penyaluran bantuan lanjutan berupa sie meugang atau daging sapi (tradisi masyarakat Aceh) dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan, serta pelaksanaan Dapur Rakyat di Gampong Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, yang dijadwalkan pada 17 Februari 2026.
Menurut pihak Zulva Tour Travel, pasca Idulfitri mendatang diperkirakan akan lebih banyak lagi warga dan relawan dari Malaysia yang datang ke Aceh untuk melihat perkembangan daerah tersebut sekaligus membawa bantuan kemanusiaan tambahan.(*)








Komentar