BANDAPOS | Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Dayah Aceh menyalurkan bantuan kepada sejumlah dayah yang terdampak bencana di Kabupaten Aceh Utara. Penyaluran bantuan tersebut dilakukan pada Sabtu (24/1/2026) dan menyasar enam dayah yang mengalami dampak cukup signifikan.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin, S.Pd., M.Pd., mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan kegiatan pendidikan di dayah pascabencana.
“Penyaluran bantuan ini difokuskan pada dayah-dayah yang terdampak agar aktivitas pendidikan dan pembinaan santri dapat kembali berjalan,” kata Muhsin.
Enam dayah penerima bantuan tersebut masing-masing Dayah Raudhatul Muta’allimat di Gampong Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu; Dayah Darussa’adah Aceh Cabang Gampong Teungoh, Kecamatan Sawang; Dayah Nurul Islam di Babah Buloh, Kecamatan Sawang; Dayah Darul Abrar di Gampong Blang Reulieng, Kecamatan Sawang; Dayah Miftahul Ulum di Gampong Ujong Baroh, Kecamatan Tanah Luas; serta Dayah Kafilul Yatim di Gampong Alue Bungkoh, Kecamatan Pirak Timur, Kabupaten Aceh Utara.
Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan dasar santri dan perlengkapan pendukung kegiatan dayah, seperti kasur, kitab, mukenah, baju koko, peci, kain sarung, serta peralatan kebersihan dan kerja. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu pemulihan sarana pendukung kegiatan belajar mengajar pascabencana.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir Syamaun, SIP., MIP., menyampaikan bahwa perhatian terhadap dayah merupakan bagian dari upaya Pemerintah Aceh dalam menjaga keberlanjutan pendidikan keagamaan. Ia juga meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait untuk bergerak sesuai kewenangan masing-masing dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
“Kami berharap seluruh pihak dapat berperan aktif agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat tertangani dengan baik,” ujarnya.
Di sisi lain, pimpinan Dayah Darussa’adah Aceh Cabang Gampong Teungoh, Tgk. H. Bukhari Muhammad, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Pemerintah Aceh. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu dayah dan santri dalam melanjutkan aktivitas pendidikan pascabencana.(**)








Komentar