Wagub Fadhlullah Jadi Penengah, Konflik Pimpinan Pidie Jaya Berakhir Damai

Kamis, 2 April 2026 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAPOS | Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, memediasi konflik antara Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, dan Wakil Bupati Hasan Basri. Mediasi yang berlangsung di rumah dinas Wakil Gubernur Aceh, Kamis (2/4/2026) malam, menghasilkan kesepakatan damai antara kedua pimpinan daerah tersebut.

Kesepakatan itu ditandai dengan jabat tangan dan pelukan antara Bupati dan Wakil Bupati, disaksikan oleh sejumlah tokoh masyarakat yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, termasuk Ketua MPU Pidie Jaya, Abiya Kuta Krueng.

Baca Juga :  15 Tokoh Terima Penghargaan SMSI Aceh Award 2023

Mediasi berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan diawali dengan makan malam bersama, sebelum dilanjutkan dengan pertemuan tertutup. Dalam forum tersebut, masing-masing pihak menyampaikan pandangan serta komitmen untuk menyelesaikan persoalan yang sebelumnya sempat mencuat ke publik.

Upaya penyelesaian konflik ini dilakukan secara bertahap. Sejak pagi hari, Fadhlullah telah menggelar serangkaian pertemuan terpisah dengan pihak-pihak terkait guna memahami akar persoalan.

Pertama, Wakil Gubernur bertemu dengan Wakil Bupati Hasan Basri, kemudian dilanjutkan dengan pertemuan bersama Bupati Sibral Malasyi pada siang hari. Sore harinya, ia juga berdialog dengan sejumlah tokoh masyarakat Pidie Jaya.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Besar Salurkan Sembako Untuk Anak Yatim

Puncak mediasi dilakukan pada malam hari dengan mempertemukan seluruh pihak dalam satu forum. Melalui dialog yang berlangsung intens, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan untuk berdamai.

Fadhlullah menyatakan, langkah mediasi ini dilakukan sebagai upaya cepat Pemerintah Aceh untuk menjaga stabilitas pemerintahan di Pidie Jaya.

Baca Juga :  Akhir Triwulan Ketiga 2023, PT Banda Aceh Telah Periksa 544 Perkara Banding

“Mediasi ini merupakan langkah cepat Pemerintah Aceh untuk meredam gejolak pemerintahan di Pidie Jaya, agar pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat,” ujar Fadhlullah.

Ia menegaskan pentingnya menjaga soliditas pemerintahan daerah agar program pembangunan dapat berjalan efektif dan kondusif.

Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, diharapkan stabilitas pemerintahan di Pidie Jaya kembali terjaga dan pelaksanaan pembangunan daerah dapat berlangsung optimal.(**)

Berita Terkait

Alumni 93 Jadi Pembina Upacara : Bangkitkan Semangat Kejayaan SMA Negeri 15 Adidarma Banda Aceh
Dinilai Lamban Tangani Banjir, Ratusan Warga Aceh Gelar Aksi, Desak Penetapan Status Bencana Nasional
Akibat Banjir dan Longsor, Harga Cabai di Aceh Besar Tembus Rp250 Ribu/Kg
BREAKING NEWS : Direktur RSUDZA dan Kadis Kesehatan Aceh Mengundurkan Diri
Ribuan Warga Padati Banda Aceh, Saksikan Pawai Karnaval HUT ke-80 RI
Jalin Persaudaraan, PAS Aceh Terima Kunjungan Delegasi PAS Selangor
Peringati HAB ke 79, Kemenag Banda Aceh Santuni 206 Yatim dan Piatu
Pj Gubernur Safrizal Ucapkan Duka Cita atas Meninggalnya Abu Madinah

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:55 WIB

Buka Pendidikan Politik, Sibral Malasyi Tegaskan Masih Ketua PAS Pidie Jaya, Kader Diminta Tetap Solid

Senin, 28 September 2026 - 02:40 WIB

Soroti Syariat Islam dan Pengangguran di Aceh, PAS Minta Pemda Optimalkan Dana Otsus

Kamis, 24 September 2026 - 04:16 WIB

Dari Pendidikan Politik, Tu Bulqaini Minta Kader Perkuat Konsolidasi dan Kawal UUPA

Senin, 21 September 2026 - 04:38 WIB

Silaturrahmi dan Konsolidasi di Abdya, MPP PAS Aceh Gelar Pendidikan Politik untuk Kader

Senin, 21 September 2026 - 04:27 WIB

Daurah Siyasah PAS Aceh di Nagan Raya: Tegaskan Komitmen Politik Santun dan Berakhlak

Jumat, 11 September 2026 - 05:00 WIB

Perkuat Konsolidasi dan Silaturrahmi, PAS Aceh Gelar Rapimwil di Sabang

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:36 WIB

Jalin Silaturrahmi, PAS Aceh Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:19 WIB

Jelang Pergantian Kepemimpinan, Ketua Demokrat Aceh Dinilai Harus Berkapasitas dan Berwibawa

Berita Terbaru