Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bank Aceh Syariah (BAS) memperkuat langkah strategis dalam mempersiapkan diri menjadi bank devisa melalui pertemuan dengan Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) di Gedung LPPI, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Bank Aceh Syariah (BAS) memperkuat langkah strategis dalam mempersiapkan diri menjadi bank devisa melalui pertemuan dengan Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) di Gedung LPPI, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

BANDAPOS | PT Bank Aceh Syariah memperkuat langkah strategis dalam mempersiapkan diri menjadi bank devisa melalui pertemuan dengan Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) di Gedung LPPI, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Bank Aceh untuk mempercepat kesiapan perusahaan dalam mengembangkan layanan perbankan devisa, sekaligus memastikan berbagai aspek pendukung dapat dipersiapkan secara komprehensif, terukur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam pertemuan tersebut, Bank Aceh dan LPPI membahas sejumlah aspek strategis yang diperlukan dalam mempersiapkan Bank Aceh menuju bank devisa, antara lain penguatan sumber daya manusia, tata kelola, manajemen risiko, kepatuhan, proses bisnis, kesiapan sistem dan infrastruktur, serta pengembangan kompetensi organisasi.

Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, mengatakan bahwa persiapan menjadi bank devisa merupakan salah satu agenda strategis Bank Aceh dalam meningkatkan kapasitas perusahaan dan memperluas layanan kepada masyarakat serta dunia usaha.

“Menjadi bank devisa bukan sekadar menambah jenis layanan, tetapi merupakan bagian dari transformasi Bank Aceh untuk meningkatkan kapasitas dan memberikan layanan yang lebih luas kepada masyarakat dan dunia usaha. Karena itu, proses persiapannya harus dilakukan secara serius, terukur, dan memenuhi seluruh aspek yang dipersyaratkan,” ujar Fadhil.

Baca Juga :  Ketua Fokal IMM Aceh : Minta Ma’mun Murod dan Yusuf Warsim Jadi Momen Kebangkitan Alumni

Menurut Fadhil, kerja sama dengan LPPI diharapkan dapat membantu Bank Aceh memperkuat kesiapan internal, khususnya dalam pengembangan kompetensi sumber daya manusia, penguatan proses bisnis, serta peningkatan kapasitas organisasi yang dibutuhkan untuk mendukung pengembangan aktivitas devisa.

“Kami ingin memastikan seluruh fondasi pendukungnya benar-benar siap, mulai dari SDM, sistem, proses bisnis, manajemen risiko, kepatuhan, hingga tata kelola. Dengan persiapan yang baik, pengembangan bisnis dapat dilakukan secara sehat dan berkelanjutan,” tambahnya.

Pembahasan tersebut juga mencakup pentingnya kesiapan lintas fungsi dalam pengembangan bisnis devisa, baik dari sisi treasury, bisnis, manajemen risiko, kepatuhan, operasional, maupun sumber daya manusia. Penguatan kompetensi dan kesiapan organisasi menjadi bagian penting dalam roadmap Bank Aceh menuju bank devisa.

Bagi Bank Aceh, pengembangan layanan devisa memiliki arti strategis dalam memperkuat peran perusahaan dalam mendukung perekonomian Aceh. Dengan semakin berkembangnya aktivitas perdagangan, investasi, dan dunia usaha, keberadaan layanan perbankan devisa diharapkan dapat memberikan alternatif layanan yang lebih luas bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Baca Juga :  Wagub Fadhlullah Ikuti Rakor Percepatan Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera

Langkah tersebut juga diharapkan dapat memperkuat konektivitas ekonomi Aceh dengan pasar nasional maupun internasional serta membuka peluang pengembangan bisnis yang lebih luas bagi Bank Aceh.

Fadhil menegaskan bahwa proses menuju bank devisa akan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, tata kelola perusahaan yang baik, manajemen risiko, kepatuhan terhadap ketentuan regulator, serta kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur.

“Targetnya bukan hanya mendapatkan status sebagai bank devisa, tetapi bagaimana nantinya layanan tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, dunia usaha, dan perekonomian Aceh. Karena itu, kesiapan menjadi hal yang sangat penting,” ungkapnya.

Pertemuan dengan LPPI sekaligus menjadi momentum bagi Bank Aceh untuk memperoleh perspektif dan masukan dalam menyusun langkah persiapan secara lebih terarah. Pengalaman dan kompetensi LPPI di bidang pengembangan perbankan diharapkan dapat mendukung Bank Aceh dalam memperkuat kapasitas internal perusahaan.

Baca Juga :  Dua Dekade Perdamaian Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Himpun Masukan di Aceh Jaya

Langkah ini menjadi bagian dari agenda transformasi Bank Aceh untuk menjadi bank yang semakin sehat, modern, adaptif, kompetitif, dan mampu memberikan layanan yang lebih luas kepada masyarakat.

Ke depan, Bank Aceh akan terus melakukan penguatan internal serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan seluruh tahapan persiapan menuju bank devisa dapat berjalan secara terukur dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pertemuan tersebut dihadiri dari pihak LPPI, yaitu Achmad Fauzi (Direktur LPPI), Hastari Andriyani (Kepala Divisi Pelatihan dan Konsultasi Keuangan Syariah), serta Muhammad Aang Sopian (Staf Divisi Pelatihan dan Konsultasi Keuangan Syariah) beserta staf.

Sementara dari Bank Aceh, hadir Fadhil Ilyas (Direktur Utama), Erwin Konadi (Direktur Bisnis), Budi Kafrawi (Pemimpin Divisi Treasury), Taufik Saleh (Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial), Deddy Nofendy (Kepala Bidang International Banking), serta Miftahuddin (Kepala Bidang Divisi Umum).

Berita Terkait

Salurkan Zakat Rp11,94 Miliar di Tahun 2025, BMA Apresiasi Kontribusi Bank Aceh
HUT ke-53 Bank Aceh: Momentum Memperkuat Amanah, Menumbuhkan Keberkahan Bagi Aceh
Implementasi MoU Helsinki Belum Optimal, Lembaga Wali Nanggroe Turun Gunung
Bekali PNS Menjelang Pensiun, Bank Aceh dan Taspen Gelar Sosialisasi Wirausaha Pintar
Dua Dekade Perdamaian Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Himpun Masukan di Aceh Jaya
Meneladani Habib Bugak: Dirut Bank Aceh dan Jemaah Haji Kloter 2 Ziarahi Makam Pewakaf Baitul Asyi
Ketua DPS Bank Aceh Syariah Raih Penghargaan Kepatuhan Zakat dari BAZNAS dan DSN-MUI
Kesbangpol Banda Aceh Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, Sasar 50 Ketua Pemuda Gampong

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:42 WIB

Bahas Kemandirian Ekonomi Dayah, Disdik Dayah Aceh Audiensi dengan Menteri Ekonomi Kreatif

Kamis, 3 September 2026 - 14:57 WIB

MIN 4 Banda Aceh Peringati Maulid Nabi, Perkuat Persatuan dan Akhlak Mulia

Minggu, 5 Juli 2026 - 04:15 WIB

Salurkan Bantuan ke Dayah Rahmatul Huda, Ini Harapan Plt Kadis Pendidikan Dayah Aceh

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:47 WIB

Sinergi DPDA dan Aceh Hijau: Rancang Model Dayah Aman dan Siaga Iklim

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:36 WIB

Cetak Santri Melek Teknologi, Ini 4 Strategi Baru Disdik Dayah Aceh Hadapi Ekonomi Modern

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:25 WIB

Plt, Kadis Pendidikan Dayah Aceh Ajak Santri Jaga Ukhuwah di Gema Muharram

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:28 WIB

Dinas Pendidikan Dayah Aceh Gelar Pelatihan e-Kinerja untuk 221 PPPK

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:38 WIB

Perkuat Peran Lembaga Pendidikan Islam, Dinas Dayah Aceh Beri Masukan Strategis untuk Qanun Dayah Pidie Jaya

Berita Terbaru

Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, menghadiri acara serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, yang berlangsung di Aula Kantor DWP Aceh, Rabu (9/9/2026).

Pemerintah Aceh

Plt. Sekda Aceh Hadiri Serah Terima Jabatan Ketua DWP Aceh

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:29 WIB