BANDAPOS | Ikatan Masyarakat Neuroek di Perantauan (IMARA) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Pang Sagoe Coffee, Lhoong Raya, Banda Aceh, Minggu (25/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, meneladani akhlaknya, serta mempererat ukhuwah Islamiah di kalangan anggota dan pengurus IMARA.
Peringatan Maulid Nabi tersebut dihadiri oleh anggota dan pengurus IMARA serta sejumlah undangan. Kegiatan mengusung tema “Menjadikan Maulid Nabi sebagai Momentum Memperbaiki Diri dan Meningkatkan Keimanan”.
Dalam kesempatan itu, Abi Hasbi Al Bayuni atau yang dikenal dengan Abi Bayu, menyampaikan tausiah yang bahwa inti peringatan Maulid Nabi bukan sekadar mengenang hari kelahiran Rasulullah SAW, melainkan juga mengenal pribadi dan ajarannya untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Abi Bayu, yang juga merupakan pengasuh pengajian IMARA, mengajak umat Islam menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai sarana untuk memperdalam pemahaman terhadap ajaran Rasulullah SAW dan menerapkannya dalam perilaku sehari-hari.
Sementara, Ketua IMARA, H. Masri Gade, mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi bertujuan mengingat kembali kelahiran Rasulullah SAW sekaligus meneladani sifat, akhlak, dan perbuatannya dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut mantan Keuchik Lampaseh Kota ini, kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk memperkuat ukhuwah Islamiah, khususnya di antara anggota dan pengurus IMARA, serta menjalin silaturahmi dengan masyarakat dan undangan lainnya.
“Peringatan Maulid Nabi ini kita laksanakan sebagai bentuk kecintaan kita sebagai umat Islam kepada Rasulullah SAW. Kita mengadakan khanduri dengan mengundang kerabat, anggota, pengurus, dan undangan lainnya untuk hadir di sini,” ujar Masri Gade.
Usai tausiah, kegiatan tersebut ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Pembina IMARA, Ustaz Masrul Aidi, kemudian dilanjutkan jamuan makan khanduri bersama.(*)













