Mengenang Perjuangan Melawan Kolonialisme, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Apresiasi Pameran Perang Aceh

Kamis, 27 November 2025 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAPOS | Masyarakat Peduli Sejarah (Mapesa) Aceh bersama Kementerian Kebudayaan melalui Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah I, Pedir Museum Aceh, serta Aceh Darussalam Academy menggelar pameran bertajuk “Perang Aceh Melawan Penjajah Belanda 1873–1903”.

Pameran yang berlangsung pada 24–27 November 2025 itu menampilkan rekonstruksi suasana Perang Aceh di kawasan Kuta Gunongan (Taman Gunongan), Banda Aceh. Selain itu, turut dipamerkan berbagai artefak dan narasi sejarah sebagai sarana edukasi untuk mengenang perjuangan rakyat Aceh melawan kolonialisme.

Baca Juga :  Makin Diminati, Pariwisata Halal Aceh Raih Dua Penghargaan di IMTI 2025

Ketua Mapesa Aceh, Mizuar Mahdi, mengatakan pameran tersebut merupakan yang pertama digelar di Indonesia dan dipilih untuk diselenggarakan perdana di Aceh.

“Pameran ini sebagai bukti nyata sejarah Perang Aceh, salah satu peperangan paling heroik rakyat Aceh melawan kolonial Belanda. Pemilihan Kuta Gunongan sebagai lokasi pameran diharapkan dapat menjadi ruang aktivasi kebudayaan, khususnya kebudayaan Aceh,” ujar Mizuar, Selasa (25/11/2025).

Baca Juga :  Ketika Akses Jadi Tantangan: Mampukah Sabang Menjaga Pesonanya?

Ia menambahkan, berbagai benda bersejarah ditampilkan dalam pameran tersebut, seperti senjata laras panjang dan pendek, peluru timah, manuskrip Perang Aceh, istingar, keumurah paneuk, hingga acuan peluru.

Pembukaan pameran turut dihadiri Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, Inspektur Kodam Iskandar Muda Brigjen TNI Yudi Yulistyanto, serta Ketua Mapesa Aceh Mizuar Mahdi.

Baca Juga :  Cerminan Budaya dan Agama Melalui Warisan Pakaian Adat Aceh

Setelah meninjau langsung lokasi pameran, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan apresiasinya.

“Pameran ini sangat berkualitas, terlihat dari narasi dan storytelling yang runut, ditambah dengan artefak-artefak koleksi yang luar biasa,” kata Fadli Zon.(Adv)

Berita Terkait

Brain Drain di Kota Kecil Merupakan Tantangan SDM Sabang ke Depan
Lebaran Bukan Sekadar Hari Raya, Ini Makna Idulfitri yang Sering Terlupakan
Ketika Akses Jadi Tantangan: Mampukah Sabang Menjaga Pesonanya?
Menyelam di Sabang, Pesona Wisata Dunia Bawah Laut yang Mendunia
Benteng Anoi Itam Pulau Weh, Saksi Perang di Pintu Selat Malaka
Sabang berbenah, Pariwisata Berkelas Dunia dan Berkelanjutan
Dari Laut ke Panggung ; Tarian Tarek Pukat Menghidupkan Tradisi Nelayan Aceh
Seudati, Warisan Tarian Legendaris Aceh yang Membawa Pesan Keislaman dan Kepahlawanan

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:42 WIB

Bahas Kemandirian Ekonomi Dayah, Disdik Dayah Aceh Audiensi dengan Menteri Ekonomi Kreatif

Kamis, 3 September 2026 - 14:57 WIB

MIN 4 Banda Aceh Peringati Maulid Nabi, Perkuat Persatuan dan Akhlak Mulia

Minggu, 5 Juli 2026 - 04:15 WIB

Salurkan Bantuan ke Dayah Rahmatul Huda, Ini Harapan Plt Kadis Pendidikan Dayah Aceh

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:47 WIB

Sinergi DPDA dan Aceh Hijau: Rancang Model Dayah Aman dan Siaga Iklim

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:36 WIB

Cetak Santri Melek Teknologi, Ini 4 Strategi Baru Disdik Dayah Aceh Hadapi Ekonomi Modern

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:25 WIB

Plt, Kadis Pendidikan Dayah Aceh Ajak Santri Jaga Ukhuwah di Gema Muharram

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:28 WIB

Dinas Pendidikan Dayah Aceh Gelar Pelatihan e-Kinerja untuk 221 PPPK

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:38 WIB

Perkuat Peran Lembaga Pendidikan Islam, Dinas Dayah Aceh Beri Masukan Strategis untuk Qanun Dayah Pidie Jaya

Berita Terbaru

Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, menghadiri acara serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, yang berlangsung di Aula Kantor DWP Aceh, Rabu (9/9/2026).

Pemerintah Aceh

Plt. Sekda Aceh Hadiri Serah Terima Jabatan Ketua DWP Aceh

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:29 WIB