Pawai Hidang Meulapeh Buka Rangkaian GAYAIN 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAPOS | Ribuan warga memadati Lapangan Blang Padang sejak pagi, Senin (24/11/2025), untuk menyaksikan Pawai Hidang Meulapeh dalam perayaan Maulid Raya Pemerintah Kota Banda Aceh. Acara ini menjadi pembuka rangkaian GAYAIN (Gerakan Kebudayaan Indonesia) 2025, yang berlangsung hingga 26 November 2025.

Kelompok-kelompok dari perwakilan gampong menampilkan idang meulapeh dengan kreasi unik, mulai dari miniatur Bundaran Simpang Lima, kapal, hingga ornamen khas Aceh. Pawai semakin meriah dengan lantunan shalawat, tabuhan rapai geleng, dan alunan serune kale yang mengiringi setiap langkah peserta.

Baca Juga :  Disbudpar Aceh Ajak Pemangku Kepentingan Perkuat Ekosistem Wisata Halal

Tidak hanya gampong, berbagai instansi pemerintah kota juga menampilkan versi idang meulapeh masing-masing, menegaskan kolaborasi lintas komunitas dalam merayakan tradisi Maulid.

Walikota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal, menekankan pentingnya pelestarian budaya melalui kreativitas. “Ini bentuk pelestarian budaya kita. Tradisi Maulid harus tetap hidup, tapi juga bisa kita tampilkan dengan pendekatan kreatif,” ujarnya.

Selain pawai, pengunjung dapat menikmati Festival Kuah Beulangong, yang menghadirkan aroma rempah dari belasan beulangong, memperkuat suasana kebersamaan khas perayaan Aceh.

Baca Juga :  Tradisi Suci dari Tepung Tawar hingga Benih Padi: Makna Mendalam Peusijuek di Aceh

Acara yang dihadiri sekitar 12 ribu warga ini juga menampilkan ceramah oleh Ustaz Derry Sulaiman. “Maulid adalah ruang kita bersatu. Momen ketika budaya, agama, dan kepedulian sosial bertemu dalam satu panggung. Banda Aceh membuktikan tradisi ini tetap hidup dan dicintai warganya,” katanya.

Apa itu Idang Meulapeh?

Idang meulapeh adalah hidangan tradisional Aceh berupa talam makanan bertingkat, disajikan saat perayaan Maulid Nabi. Hidangan ini berisi daging, ikan, telur, kue, dan buah-buahan, sebagai simbol kekayaan, kebersamaan, dan rasa syukur.

Baca Juga :  Rasa Syukur Nelayan Aceh Dalam Memaknai Ritual Kenduri Rezeki dari Laut

Komponen dan susunan:

Talam berlapis: Makanan dan buah-buahan disusun di atas piring kecil bertingkat di talam besar.

Isian: Beragam masakan daging, ikan, telur, kue, dan buah-buahan.

Tutup “sangee”: Penutup berukir khas Aceh, dibalut kain hijau dan kadang dihiasi kaligrafi.

Makna:

Kebersamaan dan gotong royong: Pembuatan idang meulapeh dilakukan secara kolaboratif oleh warga.

Rasa syukur: Menjadi wujud ungkapan syukur masyarakat Aceh.

Karya budaya: Bagian dari tradisi Aceh, pernah tercatat dalam rekor MURI karena ukurannya yang fantastis.(Adv)

Berita Terkait

Brain Drain di Kota Kecil Merupakan Tantangan SDM Sabang ke Depan
Lebaran Bukan Sekadar Hari Raya, Ini Makna Idulfitri yang Sering Terlupakan
Ketika Akses Jadi Tantangan: Mampukah Sabang Menjaga Pesonanya?
Menyelam di Sabang, Pesona Wisata Dunia Bawah Laut yang Mendunia
Benteng Anoi Itam Pulau Weh, Saksi Perang di Pintu Selat Malaka
Sabang berbenah, Pariwisata Berkelas Dunia dan Berkelanjutan
Dari Laut ke Panggung ; Tarian Tarek Pukat Menghidupkan Tradisi Nelayan Aceh
Seudati, Warisan Tarian Legendaris Aceh yang Membawa Pesan Keislaman dan Kepahlawanan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 04:38 WIB

Silaturrahmi dan Konsolidasi di Abdya, MPP PAS Aceh Gelar Pendidikan Politik untuk Kader

Senin, 21 September 2026 - 04:27 WIB

Daurah Siyasah PAS Aceh di Nagan Raya: Tegaskan Komitmen Politik Santun dan Berakhlak

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:36 WIB

Jalin Silaturrahmi, PAS Aceh Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:19 WIB

Jelang Pergantian Kepemimpinan, Ketua Demokrat Aceh Dinilai Harus Berkapasitas dan Berwibawa

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:42 WIB

Pimpinan DPRA Minta Pemerintah Pusat Segera Realisasikan Pengembalian TKD Rp1,7 Triliun

Selasa, 20 Januari 2026 - 05:34 WIB

Sekretariat DPRA Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi 2025 dengan Predikat Informatif

Rabu, 17 September 2025 - 02:27 WIB

DPRA Ingatkan Sekda Aceh soal APBA-P 2025: “Tahapan Pembahasan Sudah Lewat”

Jumat, 5 September 2025 - 13:03 WIB

Kapolda Aceh Bertemu Mualem, Bahas Stabilitas Pasca Demonstrasi

Berita Terbaru