PSSI Kabupaten/Kota di Aceh Diminta Gelar Liga 4 2025, Boleh Gunakan APBK dan APBA

Aceh Sport42 views

BANDAPOS | Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi mengumumkan pelaksanaan Liga 4 tahun 2025. Kompetisi ini akan digelar secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga tingkat nasional. PSSI kabupaten dan kota di seluruh Indonesia, termasuk di Aceh, diminta untuk segera menggulirkan kompetisi tersebut.

Ketua Umum Asprov PSSI Aceh, Nazir Adam, mengatakan bahwa pelaksanaan Liga 4 dapat didukung melalui kerja sama dengan pemerintah daerah. Klub-klub peserta juga diperbolehkan menggunakan dana APBK untuk kabupaten/kota, dan APBA untuk tingkat provinsi.

“Format dan regulasi Liga 4 memberikan ruang bagi PSSI kabupaten dan kota untuk bekerja sama langsung dengan pemerintah daerah, misalnya melalui penyelenggaraan Piala Bupati dan Piala Wali Kota,” ujar Nazir kepada wartawan di Sigli, Senin (25/8/2025).

Selain itu, PSSI kabupaten dan kota juga diperbolehkan menggandeng sponsor dari sektor swasta, termasuk bank daerah, bank nasional, BUMD, BUMN, maupun perguruan tinggi.

Nazir menjelaskan bahwa hanya klub anggota aktif PSSI kabupaten/kota yang dapat mengikuti Liga 4. Semakin banyak tim yang ikut serta, maka semakin besar pula peluang kuota lolos ke tingkat provinsi.

“Tim-tim terbaik dari kabupaten dan kota akan berlaga di Liga 4 tingkat provinsi, yang dijadwalkan mulai awal November 2025,” tambah Nazir.

Pelaksanaan Liga 4 tahun 2025 telah dituangkan dalam Surat Edaran PSSI Nomor 4397/PGD/568/VIII-2025 yang ditandatangani Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, pada 22 Agustus 2025.

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa kompetisi dimulai di tingkat kabupaten/kota dan disupervisi oleh PSSI provinsi. Klub-klub yang berprestasi akan melanjutkan ke tingkat provinsi dengan tajuk Piala Gubernur, kemudian ke tingkat nasional.

“PSSI pusat akan menentukan kuota tim yang lolos dari setiap provinsi ke putaran nasional. Liga 4 ini menjadi wadah pembinaan sekaligus kesempatan bagi klub-klub lokal untuk tampil di level yang lebih tinggi,” jelas Yunus Nusi.

PSSI pusat juga akan menggelar Workshop Teknis (WT) dalam waktu dekat untuk membahas regulasi teknis pelaksanaan Liga 4 sebagai role model kompetisi lokal yang berkelanjutan.(**)

Komentar