Pemerintah Naikkan Tunjangan Guru PAI Non-ASN, Capai Rp2 Juta per Bulan

Jumat, 11 Juli 2025 - 04:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar telah menandatangani regulasi baru yang memberikan kepastian dan peningkatan tunjangan profesi bagi guru PAI Non ASN yang belum inpassing (Foto: Kemenag)

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar telah menandatangani regulasi baru yang memberikan kepastian dan peningkatan tunjangan profesi bagi guru PAI Non ASN yang belum inpassing (Foto: Kemenag)

BANDAPOS | Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi menaikkan tunjangan bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) non-aparatur sipil negara (non-ASN) yang belum mengikuti proses inpassing. Kenaikan ini diatur dalam Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 4 Tahun 2025 dan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 646 Tahun 2025.

Dalam regulasi terbaru tersebut, tunjangan profesi bagi guru non-ASN non-inpassing dinaikkan dari sebelumnya Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan. Selain itu, pemerintah juga akan memberikan rapelan kekurangan pembayaran sebesar Rp500 ribu per bulan yang dihitung sejak Januari 2025.

Baca Juga :  Tu Bulqaini : DPRA dan Gubernur Aceh tak Gegabah Revisi Qanun LKS

“Langkah ini merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap kesejahteraan guru,” ujar Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dalam keterangan pers, Kamis (10/7/2025).

Ia berharap kebijakan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan guru, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas pendidikan agama di sekolah.

“Saya berharap para guru tidak hanya profesional dalam mengajar, tetapi juga menjadi teladan dalam mendidik dan mengembangkan potensi peserta didik, baik secara jasmani maupun rohani,” tambahnya.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, meminta seluruh kepala kantor wilayah Kemenag provinsi untuk segera menyosialisasikan regulasi tersebut hingga ke tingkat kabupaten/kota, khususnya kepada kepala seksi PAI.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Besar Sambut Ketua Umum TP-PKK Pusat

Ia juga menekankan agar proses pencairan tunjangan dan pembayaran rapelan dilakukan sesuai ketentuan dan diawasi secara ketat.

“Para guru PAI sangat menantikan regulasi ini karena berdampak langsung pada kesejahteraan mereka. Karena itu, saya minta agar jajaran Kemenag di daerah segera menindaklanjuti dan memastikan pencairannya berjalan lancar,” tegas Suyitno.

Senada dengan hal tersebut, Direktur PAI, M. Munir, menyatakan pihaknya akan terus mengawal pelaksanaan kebijakan ini secara nasional. Ia mendorong guru-guru PAI non-ASN yang diangkat oleh kepala sekolah, yayasan, atau pemerintah daerah untuk proaktif dalam mengakses haknya.

Baca Juga :  Resmi, Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Adapun guru PAI yang berhak menerima tunjangan profesi adalah mereka yang sudah memiliki sertifikat pendidik dan memenuhi beban mengajar minimal 24 jam tatap muka per minggu. Jam mengajar juga dapat dipenuhi melalui pelatihan Tuntas Baca Qur’an (TBQ), dengan pengakuan maksimal 6 jam tatap muka.

“Kami memastikan tidak ada guru PAI non-ASN yang tertinggal dalam menerima haknya selama mereka memenuhi persyaratan sesuai petunjuk teknis,” ujar Munir.

Berita Terkait

Status Tanah Blang Padang Akhirnya Temui Titik Terang, BWI dan Pemprov Aceh Turun Tangan
Resmi, Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026
Putusan MK Jadi Tameng Kuat bagi Jurnalis, Ponco Darmono: Era Kriminalisasi Wartawan Harus Berakhir
Kasus Kuota Haji, KPK Tetapkan Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka
Jumlah Korban Sangat Besar, Komisi VIII DPR-RI Desak Pemerintah Pusat Tetapkan Banjir Aceh sebagai Bencana Nasional
Himpunan Aktivis Hukum Aceh: Relawan di Banda Aceh Diminta Tidak Menumpuk Bantuan
Banjir dan longsor Aceh Memburuk, Ketua PWM Aceh A.Malik Musa Minta Presiden Terbitkan Darurat Nasional
Terjun Tangani Bencana Aceh, Jatim Kucurkan Dana Rp3,8 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:58 WIB

Bupati dan Wabup Aceh Besar Saksikan Penampilan Qari dan Qariah MTQ XXXV

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Syech Muharram Buka MTQ XXXV Aceh Besar, 665 Peserta Berlomba di Sembilan Arena

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Pimpin Upacara HSN 2026, Bupati Aceh Besar Ajak Santri Lestarikan Bahasa Aceh 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:37 WIB

Abaikan Teguran, Satpol PP Aceh Besar Tertibkan Lapak PKL dan Kanopi Bangunan Liar di Bandara SIM

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Digelar di Kuta Baro, MTQ ke-35 Aceh Besar Diikuti 663 Peserta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Meunasah Tuha, Pemkab Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Peringati Hari Pangan Sedunia, Pemkab Aceh Besar Gelar Pangan Murah di Kota Jantho

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:35 WIB

Pemkab Aceh Besar dan Unmuha Resmi Jalin Kerja Sama Strategis

Berita Terbaru