DPRA Tetapkan Tiga Rancangan Qanun Usul Inisiatif 2026, Diantaranya Soal Minerba

Senin, 22 Juni 2026 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAPOS | Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) resmi menyetujui dan menetapkan tiga Rancangan Qanun (Raqan) Aceh usul inisiatif tahun 2026. Keputusan ini diambil dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung Utama DPRA, Senin (22/6/2026).

Ketiga rancangan regulasi tersebut adalah:

1.Raqan Aceh tentang Pelaksanaan Syariat Islam melalui Pembelajaran Ilmu Fardhu Ain dan Baca Tulis Al-Qur’an dalam Pendidikan Aceh.

2.Raqan Aceh tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba).

Baca Juga :  Dua Tersangka Terkait Dugaan Korupsi Taman wisata dan Edukasi Taman Laot, Kajari Serahkan Tersangka dan BB

3.Raqan Aceh tentang Penyelamatan Generasi Aceh.

Rapat paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRA, Ali Basrah. Dalam pengantarnya, Ali menjelaskan bahwa ketiga Raqan ini telah melalui tahapan pengkajian yang matang sebelum akhirnya dibawa ke forum paripurna untuk mendapatkan persetujuan bersama.

“Tiga rancangan qanun usul inisiatif DPRA ini telah melalui tahapan pengkajian dan dibawa ke rapat paripurna untuk mendapatkan persetujuan,” ujar Ali Basrah.

Baca Juga :  Percepat Konektivitas di Daerah Banjir, Jembatan Bailey Bireuen–Lhokseumawe Mulai Dibangun

Proses penetapan diawali dengan penyampaian penjelasan dari masing-masing pengusul melalui juru bicara komisi dan Badan Legislasi (Banleg) DPRA. Setelah itu, pimpinan rapat memberikan kesempatan kepada seluruh fraksi untuk menyampaikan pandangan serta tanggapan terhadap substansi ketiga qanun tersebut.

Usai seluruh tahapan pembahasan rampung, forum secara bulat menyetujui rancangan tersebut untuk ditetapkan sebagai Raqan Usul Inisiatif DPRA. Persetujuan ini ditandai dengan pembacaan surat keputusan oleh Sekretaris DPRA, Khudri.

Baca Juga :  20 Tahun Tsunami, Gampong Baru Gelar Zikir dan Doa

Rapat paripurna ini dihadiri oleh pemangku kebijakan penting di Aceh, di antaranya Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe Aceh, Gubernur Aceh, Sekda Aceh M. Nasir, serta unsur Forkopimda Aceh seperti Pangdam Iskandar Muda, Kapolda Aceh, Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, dan Ketua Mahkamah Syar’iyah. Selain itu, hadir pula para kepala SKPA, akademisi, tokoh masyarakat, serta organisasi kepemudaan.(**)

Berita Terkait

Lantik Taufik Sebagai Pj Sekda Aceh, Mualem Tekankan Pentingnya Sinergi dan Pelayanan Publik
Jaring Talenta Muda, PSSI Aceh Gelar Festival Piala Presiden U-10 dan U-12 
Buka Rakor 2026, Bupati Aceh Besar Dorong Peran Aktif Kecamatan Wujudkan Pemerintahan Melayani
Wujud Kepedulian dan Solidaritas, FKIJK Aceh Bantu Renovasi Masjid Syuhada Kuala Simpang
Terapkan Pembelajaran Bernuansa Religi di Bulan Ramadan, Disdik Aceh Terbitkan Surat Edaran
Bupati Aceh Besar Tunjuk Yusmadi sebagai Plt Dirut PDAM Tirta Mountala
Gelar Rapat dengan OPD, Bupati Aceh Besar Tekankan Fokus Pelaksanaan Program Tahun 2026
Bupati Aceh Besar Lantik Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:10 WIB

MTQ ke-35 Aceh Besar di Tutup, Peukan Bada Keluar Sebagai Juara Umum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:58 WIB

Bupati dan Wabup Aceh Besar Saksikan Penampilan Qari dan Qariah MTQ XXXV

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Pemkab Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di Punie

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Syech Muharram Buka MTQ XXXV Aceh Besar, 665 Peserta Berlomba di Sembilan Arena

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Pimpin Upacara HSN 2026, Bupati Aceh Besar Ajak Santri Lestarikan Bahasa Aceh 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:37 WIB

Abaikan Teguran, Satpol PP Aceh Besar Tertibkan Lapak PKL dan Kanopi Bangunan Liar di Bandara SIM

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Digelar di Kuta Baro, MTQ ke-35 Aceh Besar Diikuti 663 Peserta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Meunasah Tuha, Pemkab Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik

Berita Terbaru