Pimpin Upacara HSN 2026, Bupati Aceh Besar Ajak Santri Lestarikan Bahasa Aceh 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Aceh Besar H Muharram Idris (Syech Muharram) menyampaikan sambutannya, saat memimpin upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026, Kamis (22/10/2026 di Kompleks Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa, Gampong Gue Gajah Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar.

Bupati Aceh Besar H Muharram Idris (Syech Muharram) menyampaikan sambutannya, saat memimpin upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026, Kamis (22/10/2026 di Kompleks Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa, Gampong Gue Gajah Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar.

BANDAPOS | Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris (Syech Muharram), mengajak para santri membiasakan penggunaan bahasa Aceh dalam kehidupan sehari-hari. Langkah ini dinilai penting sebagai upaya melestarikan bahasa, budaya, dan warisan leluhur yang kian tergerus zaman.

Ajakan tersebut disampaikan Syech Muharram saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kompleks Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa, Gampong Gue Gajah, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Kamis (22/10/2026).

Dalam amanatnya, Bupati menyayangkan berkurangnya kebiasaan berbahasa Aceh di tengah masyarakat, padahal bahasa daerah merupakan identitas utama suatu bangsa.

Baca Juga :  Rasa Syukur Nelayan Aceh Dalam Memaknai Ritual Kenduri Rezeki dari Laut

“Geutanyoe nyoe darah Aceh, lahee dari ureung Aceh. Tapi cukop tasayangkan bahasa, budaya, dan khasanah yang geutinggai lee indatu geutanyoe yang geuciptakan selama bertahun-tahun, uroe nyoe dengon mudahnya geutanyoe lupakan,” kata Syech Muharram.

Sebagai langkah konkret, ia mengimbau seluruh masyarakat, khususnya santri, untuk membiasakan berbahasa Aceh setiap hari Kamis, baik di lingkungan pendidikan, perkantoran, maupun interaksi sosial.

Bahkan, santri juga diminta membiasakan diri berbicara bahasa Aceh di rumah meskipun orang tua berkomunikasi dalam bahasa Indonesia.

Baca Juga :  Raih Penghargaan Nasional, Museum Aceh Tegaskan Posisi Sebagai Ikon Budaya

Syech Muharram mencontohkan suku lain seperti Minangkabau, Batak, Jawa, hingga etnis Tionghoa dan India yang konsisten menggunakan bahasa daerah saat berkumpul.

“Kita orang Aceh juga harus bangga dan tidak malu menggunakan bahasa daerah sendiri,” tegasnya.

Selain isu pelestarian bahasa, momentum HSN 2026 dimanfaatkan Bupati untuk menyuarakan kesetaraan kesejahteraan bagi pendidik di lingkungan pesantren atau dayah.

Ia berharap guru dayah mendapatkan perhatian serta insentif yang setara dengan tenaga pendidik formal, sesuai amanat UUD 1945 terkait hak atas pendidikan yang layak.

Baca Juga :  Atasi Krisis Air di Leupung, Pemkab Aceh Besar Siapkan Perbaikan Pipa dan Rencana Bendungan 2027

Pada kesempatan itu, Syech Muharram turut membacakan amanat Menteri Agama RI bertema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Tema ini menekankan peran strategis santri dalam membentengi karakter bangsa serta menguasai ilmu pengetahuan.

Sebagai wujud kepedulian daerah, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menyerahkan bantuan kepada guru dayah serta 570 santri kurang mampu dari berbagai pesantren di Aceh Besar.

Upacara HSN 2026 ini dihadiri jajaran Pemkab Aceh Besar, unsur Forkopimda, para pimpinan dayah, serta ratusan santri dari Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa dan pesantren sekitarnya.(**)

Berita Terkait

Abaikan Teguran, Satpol PP Aceh Besar Tertibkan Lapak PKL dan Kanopi Bangunan Liar di Bandara SIM
Digelar di Kuta Baro, MTQ ke-35 Aceh Besar Diikuti 663 Peserta
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Meunasah Tuha, Pemkab Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik
Peringati Hari Pangan Sedunia, Pemkab Aceh Besar Gelar Pangan Murah di Kota Jantho
Pemkab Aceh Besar dan Unmuha Resmi Jalin Kerja Sama Strategis
Adopsi Sistem Sumedang, Bupati Aceh Besar Paparkan Inovasi Digital dan Rencana Call Center Bencana di Monev KIA
Buka Piasan Aceh Rayeuk 2026, Bupati Minta Kuliner Khas dan Budaya Lokal di Lestarikan
Sekda Aceh Besar Ajak Seluruh OPD dan Masyarakat Sukseskan MTQ ke-35 di Kuta Baro

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Pimpin Upacara HSN 2026, Bupati Aceh Besar Ajak Santri Lestarikan Bahasa Aceh 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:37 WIB

Abaikan Teguran, Satpol PP Aceh Besar Tertibkan Lapak PKL dan Kanopi Bangunan Liar di Bandara SIM

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Digelar di Kuta Baro, MTQ ke-35 Aceh Besar Diikuti 663 Peserta

Jumat, 16 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Peringati Hari Pangan Sedunia, Pemkab Aceh Besar Gelar Pangan Murah di Kota Jantho

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:35 WIB

Pemkab Aceh Besar dan Unmuha Resmi Jalin Kerja Sama Strategis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Adopsi Sistem Sumedang, Bupati Aceh Besar Paparkan Inovasi Digital dan Rencana Call Center Bencana di Monev KIA

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:24 WIB

Buka Piasan Aceh Rayeuk 2026, Bupati Minta Kuliner Khas dan Budaya Lokal di Lestarikan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:17 WIB

Sekda Aceh Besar Ajak Seluruh OPD dan Masyarakat Sukseskan MTQ ke-35 di Kuta Baro

Berita Terbaru