Adopsi Sistem Sumedang, Bupati Aceh Besar Paparkan Inovasi Digital dan Rencana Call Center Bencana di Monev KIA

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Aceh Besar, Imam Munandar, S.TP, memaparkan Keterbukaan Informasi Badan  Publik Tahun 2026 yang diselenggarakan Komisi Informasi Aceh (KIA) di Banda Aceh, Senin 12 Oktober 2026.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Aceh Besar, Imam Munandar, S.TP, memaparkan Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2026 yang diselenggarakan Komisi Informasi Aceh (KIA) di Banda Aceh, Senin 12 Oktober 2026.

BANDAPOS — Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, memaparkan sejumlah inovasi layanan informasi publik dan digitalisasi pemerintahan dalam Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik 2026 di Kantor Komisi Informasi Aceh (KIA), Senin (12/10/2026).

Didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Aceh Besar, Imam Munandar, Muharram menjelaskan strategi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar dalam memudahkan akses informasi serta pelayanan publik di wilayah yang tergolong luas tersebut.

“Daerah kita luas. Untuk mempermudah warga, selain di kantor-kantor pemerintahan, masyarakat juga dapat mengurus administrasi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Lambaro,” ujar Muharram.

Baca Juga :  Percepat Perubahan RKPA 2026, Pemprov Aceh Minta SKPA Rapikan Data Anggaran

Guna meningkatkan kesiapsiagaan kedaruratan, Pemkab Aceh Besar tengah menyiapkan layanan panggilan darurat Call Center 112 yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2027.

“Khususnya terkait kebencanaan, kita akan menghadirkan Call Center 112 pada 2027. Saat ini memang belum berjalan, tetapi prosesnya sedang berlangsung dan anggarannya sudah kami siapkan,” jelas Muharram.

Selain itu, Pemkab Aceh Besar mengoptimalkan peran operator gampong (desa) untuk menyebarluaskan informasi program dan kebijakan pemerintah agar dapat menjangkau masyarakat hingga ke tingkat tapak.

Baca Juga :  Bupati Muharram Tegaskan Kepastian Hukum untuk Lindungi Hak Masyarakat Hukum Adat Aceh Besar

Dalam kesempatan tersebut, Muharram juga menyampaikan gagasannya untuk membangun Command Center terintegrasi. Ide ini diadaptasi usai jajarannya melakukan peninjauan pengelolaan data berbasis digital di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

“Di Sumedang, seluruh data dan informasi terpusat di command center. Informasi seperti jumlah gampong hingga sekolah dapat diakses secara instan. Kami sangat ingin menerapkan sistem terpadu seperti itu di Aceh Besar,” ungkapnya.

Sebagai langkah awal menuju digitalisasi penuh, Pemkab Aceh Besar saat ini telah mengimplementasikan sistem e-office dan tanda tangan digital untuk efisiensi administrasi internal.

Baca Juga :  Demi Keselamatan Pengguna Jalan, Tol Padang Tiji–Seulimeum Ditutup Mulai Hari Ini, Pengendara Dialihkan ke Saree

Kendati demikian, Muharram mengakui integrasi data lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih menjadi tantangan utama karena data sektoral masih tersebar di masing-masing dinas.

Di sektor kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kini bertindak sebagai pengumpul data utama dari setiap OPD.

Ia berharap jajaran inovasi ini mampu memperluas transparansi publik, memperkuat integrasi data daerah, serta meningkatkan kualitas pelayanan bagi seluruh warga Aceh Besar.(**)

Berita Terkait

Buka Piasan Aceh Rayeuk 2026, Bupati Minta Kuliner Khas dan Budaya Lokal di Lestarikan
Sekda Aceh Besar Ajak Seluruh OPD dan Masyarakat Sukseskan MTQ ke-35 di Kuta Baro
Atasi Krisis Air di Leupung, Pemkab Aceh Besar Siapkan Perbaikan Pipa dan Rencana Bendungan 2027
Perluas Akses Listrik Perdesaan, Pemkab Aceh Besar Lakukan Sinkronisasi Data Bersama PLN
Bupati Muharram Tegaskan Kepastian Hukum untuk Lindungi Hak Masyarakat Hukum Adat Aceh Besar
Kembangkan Lahan Transmigrasi, Pemkab Aceh Besar Dorong Pemanfaatan di Jantho dan Seulimeum
Bupati Aceh Besar Lantik Pengurus MAA Tekankan Penguatan Adat Hingga Gampong
Perkuat Sistem Keamanan Berbasis Kearifan Lokal, Pemkab Aceh Besar Godok Ranperbup

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Adopsi Sistem Sumedang, Bupati Aceh Besar Paparkan Inovasi Digital dan Rencana Call Center Bencana di Monev KIA

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:24 WIB

Buka Piasan Aceh Rayeuk 2026, Bupati Minta Kuliner Khas dan Budaya Lokal di Lestarikan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:17 WIB

Sekda Aceh Besar Ajak Seluruh OPD dan Masyarakat Sukseskan MTQ ke-35 di Kuta Baro

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:27 WIB

Atasi Krisis Air di Leupung, Pemkab Aceh Besar Siapkan Perbaikan Pipa dan Rencana Bendungan 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:17 WIB

Bupati Muharram Tegaskan Kepastian Hukum untuk Lindungi Hak Masyarakat Hukum Adat Aceh Besar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 04:59 WIB

Kembangkan Lahan Transmigrasi, Pemkab Aceh Besar Dorong Pemanfaatan di Jantho dan Seulimeum

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:41 WIB

Bupati Aceh Besar Lantik Pengurus MAA Tekankan Penguatan Adat Hingga Gampong

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:07 WIB

Perkuat Sistem Keamanan Berbasis Kearifan Lokal, Pemkab Aceh Besar Godok Ranperbup

Berita Terbaru