Ajang Pemilihan Agam Inong Aceh 2025 Dimulai, Generasi Muda Didorong Jadi Duta Pariwisata

Jumat, 28 November 2025 - 02:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Aceh Dedy Yuswadi resmi membuka pemilihan Agam Inong Aceh 2025, di The Pade Hotel, Aceh Besar, Rabu (26/11/2025). Foto: Istimewa

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Aceh Dedy Yuswadi resmi membuka pemilihan Agam Inong Aceh 2025, di The Pade Hotel, Aceh Besar, Rabu (26/11/2025). Foto: Istimewa

BANDAPOS | Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Dedy Yuswadi, resmi membuka Pemilihan Agam Inong Aceh 2025 di The Pade Hotel, Aceh Besar, Rabu (26/11/2025). Ia mendorong generasi muda Aceh menjadi duta wisata yang berkarakter serta mampu mewakili wajah daerah di tingkat nasional dan internasional.

Pada pembukaan acara, Dedy mengajak seluruh peserta dan undangan mendoakan masyarakat Aceh yang tengah terdampak banjir dan longsor. Ia berharap para korban diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.

Dedy menegaskan bahwa pemilihan Agam Inong bukan sekadar kompetisi, namun ruang pembentukan kader muda yang akan merepresentasikan Aceh di masa depan. Tahun ini, sebanyak 16 pasangan finalis dari kabupaten/kota se-Aceh berpartisipasi dalam ajang tersebut.

Baca Juga :  Pra-Karantina Agam Inong Aceh Dimulai, Finalis Jalani Pendidikan Bela Negara di Rindam IM

“Agam Inong adalah representasi masa depan Aceh yang lebih cerah, modern, kreatif, dan penuh karakter. Mereka bukan hanya peserta lomba, tetapi duta budaya yang membawa narasi Aceh ke tingkat nasional dan internasional,” ujar Dedy.

Ia mengatakan generasi muda memiliki peran penting dalam memperkenalkan Aceh melalui pendekatan yang lebih segar dan relevan, tanpa meninggalkan budaya dan syariat sebagai identitas daerah. Dalam pariwisata, lanjutnya, kekuatan narasi merupakan modal besar untuk menarik minat wisatawan.

“Di dunia pariwisata, pengalaman lebih penting daripada rupa, dan cerita lebih kuat dibandingkan angka. Karena itu, Agam Inong harus menjadi pencerita yang baik, membawa karakter dan nilai Aceh kepada dunia luar,” tegasnya.

Baca Juga :  Sarana Mempersatukan Keluarga, Meugang Merupakan Tradisi Khas Aceh Sambut Ramadhan

Para finalis akan menjalani masa karantina berisi berbagai pembekalan, di antaranya materi branding, public speaking, pembuatan konten digital, ekonomi kreatif, pengetahuan budaya, serta praktik lapangan. Dedy berharap proses tersebut menjadi ruang pengembangan diri dan perluasan jejaring bagi para peserta.

Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Aceh, Akmal Fajar, menyebut pemilihan tahun ini mengusung tema “Sustainable Journey, Lasting Legacies.” Tema tersebut menekankan bahwa perjalanan finalis tidak berhenti pada kompetisi, tetapi berlanjut pada kontribusi nyata bagi pariwisata Aceh.

Sebelum karantina, finalis telah mengikuti pelatihan kesadaran bela negara pada 18–19 November di Rindam Iskandar Muda Mata Ie. Pelatihan itu bertujuan membentuk kedisiplinan, menanamkan cinta tanah air, dan memperkuat nilai persatuan.

Baca Juga :  Melalui Ajang Lomba Kreatif, Museum Aceh Ajak Generasi Muda Bangun Bangsa

Memasuki hari pertama karantina, para peserta juga menerima materi tambahan seperti sadar narkoba dan anti-terorisme. Materi tersebut dinilai penting untuk memperkuat pemahaman generasi muda terkait ancaman narkotika dan pola radikalisme, sekaligus mendorong mereka menjadi agen kampanye bahaya narkoba di lingkungan masing-masing.

Puncak acara, yaitu Malam Penobatan Agam Inong Aceh 2025, akan berlangsung pada 29 November 2025. Finalis terbaik dari 16 kabupaten/kota akan bersaing memperebutkan gelar duta pariwisata Aceh.

“Acara ini diharapkan melahirkan generasi muda Aceh yang cerdas, berkarakter, dan mampu membawa nama baik Aceh di kancah nasional maupun internasional,” kata Akmal.(Adv)

Berita Terkait

Brain Drain di Kota Kecil Merupakan Tantangan SDM Sabang ke Depan
Lebaran Bukan Sekadar Hari Raya, Ini Makna Idulfitri yang Sering Terlupakan
Ketika Akses Jadi Tantangan: Mampukah Sabang Menjaga Pesonanya?
Menyelam di Sabang, Pesona Wisata Dunia Bawah Laut yang Mendunia
Benteng Anoi Itam Pulau Weh, Saksi Perang di Pintu Selat Malaka
Sabang berbenah, Pariwisata Berkelas Dunia dan Berkelanjutan
Dari Laut ke Panggung ; Tarian Tarek Pukat Menghidupkan Tradisi Nelayan Aceh
Seudati, Warisan Tarian Legendaris Aceh yang Membawa Pesan Keislaman dan Kepahlawanan

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:42 WIB

Bahas Kemandirian Ekonomi Dayah, Disdik Dayah Aceh Audiensi dengan Menteri Ekonomi Kreatif

Kamis, 3 September 2026 - 14:57 WIB

MIN 4 Banda Aceh Peringati Maulid Nabi, Perkuat Persatuan dan Akhlak Mulia

Minggu, 5 Juli 2026 - 04:15 WIB

Salurkan Bantuan ke Dayah Rahmatul Huda, Ini Harapan Plt Kadis Pendidikan Dayah Aceh

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:47 WIB

Sinergi DPDA dan Aceh Hijau: Rancang Model Dayah Aman dan Siaga Iklim

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:36 WIB

Cetak Santri Melek Teknologi, Ini 4 Strategi Baru Disdik Dayah Aceh Hadapi Ekonomi Modern

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:25 WIB

Plt, Kadis Pendidikan Dayah Aceh Ajak Santri Jaga Ukhuwah di Gema Muharram

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:28 WIB

Dinas Pendidikan Dayah Aceh Gelar Pelatihan e-Kinerja untuk 221 PPPK

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:38 WIB

Perkuat Peran Lembaga Pendidikan Islam, Dinas Dayah Aceh Beri Masukan Strategis untuk Qanun Dayah Pidie Jaya

Berita Terbaru

Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, menghadiri acara serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, yang berlangsung di Aula Kantor DWP Aceh, Rabu (9/9/2026).

Pemerintah Aceh

Plt. Sekda Aceh Hadiri Serah Terima Jabatan Ketua DWP Aceh

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:29 WIB