Buka Festival GAYAIN 2025, Menbud RI Fadli Zon Dorong Aceh Jadi Pionir Seni dan Budaya Islam Nasional

Selasa, 25 November 2025 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama Walikota Banda Aceh membuka festival Gerakan Kebudayaan Indonesia (GAYAIN) 2025 di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Senin (24/11/2025).

Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama Walikota Banda Aceh membuka festival Gerakan Kebudayaan Indonesia (GAYAIN) 2025 di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Senin (24/11/2025).

BANDAPOS | Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) melalui Direktorat Film, Musik dan Seni menggelar Festival Gerakan Kebudayaan Indonesia (GAYAIN) Aceh 2025 di Lapangan Blang Padang Banda Aceh, Senin (24/11/2025). Selain menampilkan kekayaan budaya Aceh, festival ini juga dirangkaikan dengan perayaan Maulid Raya sebagai momentum meneladani akhlak Rasulullah SAW.

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, hadir langsung membuka perhelatan tersebut. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi semangat kolaboratif seluruh pihak yang turut menyukseskan festival.

“Festival ini bukan hanya seremoni, tetapi upaya konkret untuk menghidupkan kembali akar budaya Islam. Semangat gotong royong dari pemerintah, komunitas, perguruan tinggi, sekolah, serta para siswa sebagai generasi penerus adalah kunci terselenggaranya kegiatan ini,” ujar Fadli Zon.

Baca Juga :  Tingkatkan Daya Saing, Disbudpar dan Gekrafs Gelar Pelatihan Kreatif Digital di Banda Aceh

Ia menambahkan, GAYAIN 2025 menegaskan posisi Aceh sebagai titik temu budaya Islam dan keberagaman budaya Nusantara. Menurutnya, unsur Islam yang kuat dalam budaya Aceh—mulai dari Seudati hingga tradisi shalawat—menjadi identitas yang perlu dijaga.

“Kita berharap kekayaan budaya Aceh terus dijaga, dilindungi, dikembangkan, dan dimanfaatkan sehingga menjadi warisan budaya yang berkelanjutan,” katanya.

Fadli Zon juga menilai tradisi Islam memiliki potensi besar dalam mendukung ekosistem budaya nasional. Ia berharap Aceh dapat menjadi pionir pengembangan seni Islami, baik dalam seni pertunjukan, musik, tradisi, maupun seni rupa.

Baca Juga :  Seudati, Warisan Tarian Legendaris Aceh yang Membawa Pesan Keislaman dan Kepahlawanan

Menutup sambutan, Fadli menekankan pentingnya menciptakan ekosistem berkelanjutan antara budaya dan ekonomi kreatif. “Jika budaya adalah hulunya, maka hilirnya adalah ekonomi kreatif, pariwisata, UMKM, kuliner, dan sektor lainnya yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, Walikota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menegaskan bahwa identitas budaya Aceh tidak dapat dipisahkan dari agama, nilai, dan kreativitas.

Baca Juga :  Transformasi Digital dan Layanan Syariah, Pariwisata Aceh Siap Go Internasional

“Festival GAYAIN 2025 menjadi wadah pelestarian budaya yang menghidupkan kembali tradisi seperti syair, tari, musik etnik, serta berbagai seni lisan warisan leluhur,” ujarnya.

Pembukaan festival ditandai dengan penabuhan rapai oleh Menteri Kebudayaan beserta jajaran. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penampilan Tari Kolosal hasil kolaborasi program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) yang melibatkan 400 siswa dari berbagai daerah di Aceh. Acara juga dimeriahkan oleh penampilan grup musik Sukamosa serta pembacaan sajak Cakra Donya oleh Walikota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal.(Adv)

Berita Terkait

Brain Drain di Kota Kecil Merupakan Tantangan SDM Sabang ke Depan
Lebaran Bukan Sekadar Hari Raya, Ini Makna Idulfitri yang Sering Terlupakan
Ketika Akses Jadi Tantangan: Mampukah Sabang Menjaga Pesonanya?
Menyelam di Sabang, Pesona Wisata Dunia Bawah Laut yang Mendunia
Benteng Anoi Itam Pulau Weh, Saksi Perang di Pintu Selat Malaka
Sabang berbenah, Pariwisata Berkelas Dunia dan Berkelanjutan
Dari Laut ke Panggung ; Tarian Tarek Pukat Menghidupkan Tradisi Nelayan Aceh
Seudati, Warisan Tarian Legendaris Aceh yang Membawa Pesan Keislaman dan Kepahlawanan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:29 WIB

Plt. Sekda Aceh Hadiri Serah Terima Jabatan Ketua DWP Aceh

Selasa, 8 September 2026 - 15:39 WIB

Wagub Fadhlullah Ikuti Rakor Percepatan Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera

Senin, 7 September 2026 - 05:16 WIB

Percepat Perubahan RKPA 2026, Pemprov Aceh Minta SKPA Rapikan Data Anggaran

Kamis, 3 September 2026 - 05:51 WIB

Bahas Agenda Strategis, Pemegang Saham Pengendali Pimpin RUPSLB Bank Aceh

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:51 WIB

Pemerintah Aceh Raih Penghargaan Akses Layanan Pendidikan Regional Sumatera 2026

Selasa, 7 Juli 2026 - 04:40 WIB

Sukses Transformasi Ekonomi Syariah, Aceh Borong Sembilan Penghargaan di Anugerah Adinata Syariah 2026

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:49 WIB

Sekda Aceh Muhammad Nasir Resmi Pimpin Komisaris Utama Bank Aceh Syariah Periode 2026–2030

Rabu, 10 Juni 2026 - 03:49 WIB

Mualem Minta Mendagri Percepat Pemulihan Sawah dan Infrastruktur Pascabencana di Aceh

Berita Terbaru

Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, menghadiri acara serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, yang berlangsung di Aula Kantor DWP Aceh, Rabu (9/9/2026).

Pemerintah Aceh

Plt. Sekda Aceh Hadiri Serah Terima Jabatan Ketua DWP Aceh

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:29 WIB