Buka Musrembang RKPA 2027, Gubernur Mualem Tekankan Pemerintah Pusat Bantu Aceh Secara Penuh

Kamis, 23 April 2026 - 07:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem, membuka Musrenbang RKPA 2027 yang berlangsung di Anjong Mon Mata, Komplek Meuligoe Gubernur Aceh, Kamis (23/04/2026). Foto: Humas Aceh

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem, membuka Musrenbang RKPA 2027 yang berlangsung di Anjong Mon Mata, Komplek Meuligoe Gubernur Aceh, Kamis (23/04/2026). Foto: Humas Aceh

BANDAPOS | Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Aceh (RKPA) 2027 di Anjong Mon Mata, Kompleks Meuligoe Gubernur Aceh, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Aceh melalui Bappeda Aceh tersebut dihadiri berbagai unsur, baik dari pemerintah pusat maupun daerah. Hadir di antaranya perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Bappenas, DPR RI, Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir, Forkopimda Aceh, DPR Aceh, kepala SKPA, bupati/wali kota, lembaga swadaya masyarakat, serta insan pers.

Dalam sambutannya, Mualem menegaskan bahwa Musrenbang RKPA merupakan forum strategis untuk menyelaraskan rencana pembangunan daerah dengan program nasional, sehingga kebijakan yang dihasilkan tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Baca Juga :  Mualem Tegaskan Pentingnya Kebersamaan Ulama dan Pemerintah di Aceh

Ia menyebutkan, tema pembangunan Aceh tahun 2027 adalah “Percepatan Pemulihan Pascabencana melalui Pembangunan yang Tangguh dan Berkelanjutan.” Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Aceh membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah pusat.

Menurut Mualem, kebutuhan anggaran untuk pemulihan pascabencana di Aceh mencapai sekitar Rp40 triliun. Namun, anggaran yang tersedia saat ini dinilai belum memadai untuk mendukung proses pemulihan secara menyeluruh.

“Semua unsur yang hadir hari ini, mari kita pikirkan cara terbaik untuk menyelesaikan masalah Aceh,” ujarnya.

Baca Juga :  Mendagri Usulkan Perpanjangan Dana Otsus Aceh, Harapan Gubernur Mualem Ditambah 2,5 Persen

Mualem juga menyoroti dampak banjir yang menyebabkan meningkatnya angka kemiskinan dan pengangguran di sejumlah wilayah. Ia berharap pemerintah pusat dapat memperluas dukungan, tidak hanya pada pemenuhan kebutuhan dasar seperti sandang dan pangan, tetapi juga pada rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur.

Ia mengungkapkan, hingga saat ini masih terdapat wilayah pedalaman yang belum memiliki akses infrastruktur memadai, sehingga masyarakat harus menggunakan rakit untuk menyeberangi sungai.

“Kita berharap tahun ini ada perubahan signifikan dalam upaya pemulihan,” kata Mualem.

Selain infrastruktur, Mualem turut menyoroti persoalan lingkungan, khususnya kondisi sungai yang melebar serta kuala di kawasan pesisir yang belum tertangani optimal. Menurutnya, kondisi tersebut dapat menjadi ancaman serius karena menghambat aliran air dari hulu ke laut.

Baca Juga :  Muzakir Manaf Lantik 25 Pejabat Eselon II, Targetkan Birokrasi Lebih Responsif dan Profesional, Ini Nama-Namanya

Dampak lainnya, lanjut dia, dirasakan oleh nelayan yang harus menunggu air pasang untuk melaut akibat pendangkalan kuala.

Pemerintah Aceh, kata Mualem, telah berupaya memperoleh izin dari pemerintah pusat untuk melakukan pengerukan kuala. Ia mengingatkan, jika tidak segera ditangani, potensi banjir di masa mendatang bisa semakin parah.

Untuk itu, Pemerintah Aceh meminta dukungan Kementerian Kelautan dan Perikanan agar persoalan tersebut dapat segera diatasi guna mencegah bencana yang lebih besar.(**)

Berita Terkait

Pj Sekda Ajukan APBA 2027 Rp10,37 Triliun, Ini Fokus Program Pemerintah Aceh
Pj Sekda Aceh dan SKPA Ikuti Bimtek 1.800 Kasus Korupsi Terungkap, Ini Penegasan KPK
Kabut Asap Karhutla Melanda Aceh, Gubernur Mualem Intruksikan Faskes Siaga 24 Jam
Buka SYAFIF Goes to Aceh, Plt Sekda Tekankan Penguatan Literasi dan Ekonomi Syariah
Plt Sekda Aceh dan Pimpinan DPRA Teken Persetujuan Bersama KUA-PPAS Aceh 2027
Enam Isu Pertanahan Aceh Mengemuka di DPR RI, Wagub Fadhlullah Minta Blang Padang Diberi Kepastian Hukum
Plt. Sekda Aceh Hadiri Serah Terima Jabatan Ketua DWP Aceh
Wagub Fadhlullah Ikuti Rakor Percepatan Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:58 WIB

Bupati dan Wabup Aceh Besar Saksikan Penampilan Qari dan Qariah MTQ XXXV

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Syech Muharram Buka MTQ XXXV Aceh Besar, 665 Peserta Berlomba di Sembilan Arena

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Pimpin Upacara HSN 2026, Bupati Aceh Besar Ajak Santri Lestarikan Bahasa Aceh 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:37 WIB

Abaikan Teguran, Satpol PP Aceh Besar Tertibkan Lapak PKL dan Kanopi Bangunan Liar di Bandara SIM

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Digelar di Kuta Baro, MTQ ke-35 Aceh Besar Diikuti 663 Peserta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Meunasah Tuha, Pemkab Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Peringati Hari Pangan Sedunia, Pemkab Aceh Besar Gelar Pangan Murah di Kota Jantho

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:35 WIB

Pemkab Aceh Besar dan Unmuha Resmi Jalin Kerja Sama Strategis

Berita Terbaru