Jelang Tradisi Meugang dan Ramadhan Gubernur Aceh Jajaki Percepatan Impor Ternak

Berita180 views

“Ketersediaan daging menjadi salah satu kebutuhan masyarakat yang perlu diperhatikan, terutama menjelang Ramadhan. Pemerintah Aceh berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan pasokan dan harga tetap terkendali,” 

BANDAPOS | Menjelang bulan suci Ramadhan 2026, Pemerintah Aceh menjajaki percepatan impor ternak sebagai upaya menjaga ketersediaan daging dan stabilitas harga di daerah. Langkah tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah pusat, terutama untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang tradisi Meugang dan selama Ramadhan.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf melakukan kunjungan kerja ke Jakarta, Senin (19/1/2026), untuk bertemu dengan sejumlah kementerian terkait. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi Staf Khusus Gubernur Aceh T. Irsyadi dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, T. Adi Darma, ST.

Menurut Pemerintah Aceh, rencana impor sapi dan kerbau dipertimbangkan sebagai langkah antisipatif terhadap potensi peningkatan permintaan daging. Kebijakan ini juga dikaitkan dengan upaya pemulihan sektor pangan pascabencana yang berdampak pada peternakan lokal.

Dalam pertemuan dengan Asisten Deputi Tata Niaga dan Perdagangan Pangan Luar Negeri Kemenko Pangan, Lorenta P.K. Siahaan, M.B.A., Gubernur Aceh menyampaikan perlunya dukungan pemerintah pusat, khususnya terkait percepatan perizinan dan distribusi ternak impor ke Aceh.

Gubernur Aceh juga bertemu dengan Menteri Perdagangan RI, Dr. Budi Santoso, M.Si. Dalam pertemuan tersebut, dibahas upaya menjaga ketahanan pangan daerah serta kemungkinan percepatan realisasi impor ternak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Ketersediaan daging menjadi salah satu kebutuhan masyarakat yang perlu diperhatikan, terutama menjelang Ramadhan. Pemerintah Aceh berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan pasokan dan harga tetap terkendali,” ujar Muzakir Manaf.

Pemerintah Aceh berharap langkah koordinasi ini dapat membantu menjaga stabilitas harga daging dan kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat selama Ramadhan di Aceh.(**)

Komentar