Pj.Gubernur Aceh : Humas Berperan Bangun Bangsa

Berita, Politik76 views

BANDAPOS COM : Profesi Humas adalah profesi yang amat penting dan strategis keberadaannya dalam membangun reputasi organisasi, bahkan bangsa dan negara.

Selain itu Humas memiliki tanggung jawab besar terhadap fungsi kehumasan yang menjunjung sikap-sikap luhur, profesional, jujur dan beretika mulia.

Hal tersebut disampaikan oleh PJ Gubernur Aceh Achmad Marzuki melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Persandian Aceh Marwan Nusuf yang hadir mewakili pemerintah aceh, pada Pelantikan Pengurus Perhimpunan Hubungan Masyarakat (Perhumas) Aceh periode 2023-2026.

Pelantikan Perhumas tersebut dilaksanakan di Anjong Mon Mata Komplek Meuligoe Gubernur Aceh, Sabtu (13/5/2023) pagi.

Mengingat posisi strategis profesi ini strategis, maka sangat penting bagi para praktisi kehumasan untuk memiliki komitmen tinggi, terutama dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme.

“Sehingga peran nyata public relations dalam strategi organisasi dan negara, dapat semakin kuat dan nyata dalam bingkai profesionalisme yang utuh,” ujar Marwan.

Marwan mengungkapkan, semangat meningkatkan profesionalisme ini, mendorong pendiri Perhumas, yaitu Marah Joenoes, untuk menyatukan para praktisi humas di Indonesia dalam sebuah wadah organisasi.

“Kini, 50 tahun telah berlalu, dan masyarakat semakin disadarkan akan pentingnya profesi kehumasan,” sebutnya.

Hal bisa ini menempatkan organisasi kehumasan kata Marwan seperti Perhumas pada posisi yang lebih strategis lagi, dimana suara serta kepentingan praktisi humas di seluruh Indonesia dapat ditampung dan disosialisasikan dengan lebih baik.

Dewasa ini, ungkap Marwan, jika suatu organisasi ingin peningkatan performa, tentu harus memberikan perhatian lebih pada bagian Humas.

Jika diibaratkan anggota tubuh, maka Humas adalah wajah dari sebuah organisasi. Kesan pertama yang didapat masyarakat dan klien tentang suatu organisasi, tergantung pada performa bagian Humas.

“Nah, seperti wajah, maka selayaknya Humas mendapatkan pemeliharaan dan peremajaan yang terus menerus secara berkelanjutan, sehingga keberadaannya dapat terus konsisten,” ujarnya.

Tujuannya, agar menjamin harmonisasi hubungan kelembagaan dengan masyarakat dengan kemampuan membangun image positif secara terukur dan menciptakan kesan serta citra layanan yang prima,” sambung Kadis Kominsa Aceh.

Oleh karena itu, sebagai sebuah organisasi masyarakat bidang kehumasan, Perhumas diharapkan dapat memberikan sumbangan nyata pada dunia kehumasan Indonesia umumnya, dan Aceh khususnya.

“Saya optimis, dengan dilantiknya pengurus baru Perhumas pada hari ini, organisasi public relation yang telah matang dari segi usia ini dapat terus meningkatkan kualitas profesional para anggotanya,” ujarnya, seraya mengatakan kami yakin, para pengurus serta anggota Perhumas semakin siap mengawal program Pemerintah Aceh bisa terkomunikasikan kepada masyarakat secara utuh,” kata Marwan.

Ia mengucapkan selamat kepada para pengurus baru Perhumas yang dilantik hari ini.

“Semoga Perhumas mampu membawa suara Aceh ke tingkat nasional bahkan internasional. Mari bersama-sama kita hadapkan wajah Aceh yang damai, wajah Aceh dengan peumulia jamee dan segala kabar baiknya,” demikian kata Marwan Nusuf.

Sementara Ketua Umum Perhumas Indonesia, Boy Kelana Subroto dalam sambutannya berpesan agar Perhumas Aceh dibawah komando Amal Hasan dan berperan secara maksimal dalam mendukung berbagai program pemerintah di Aceh dan Indonesia.

Dukungan terhadap program pemerintah itu terutama dalam membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh stakeholder secara kolaboratif untuk kepentingan masyarakat.

“Saya yakin dengan jejak rekam dan track record Amal Hasan baik sebagai insan praktisi humas maupun berbagai pengalaman sebagai praktisi ekomoni dan perbankan pasti beliau mampu menghela roda organisasi ini dengan baik,” katanya.

Kemampuan berorganisasi yang sangat baik dari ketua baru Amal Hasan. Perhumas Aceh akan mampu menjelma sebagai pilar kuat yang akan menopang kredibilitas pemerintah di Aceh.

“Tentu saja kemampuan itu dalam berbagai perspektif pembangunan politik, sosial dan ekonomi kemasyarakatan,” pungkas Boy Kelana Subroto.(*)

Komentar