Wagub Fadhlullah Minta Ketum PPP Dukung Perpanjangan Dana Otsus Aceh

Minggu, 9 Maret 2025 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAPOS | Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, meminta Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk mendukung agenda revisi Undang-Undang Nomor 11 tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh agar dana otonomi khusus (Otsus) Aceh dapat diperpanjang.

Permintaan itu disampaikan Wakil Gubernur Aceh dalam acara buka puasa bersama Plt Ketua Umum PPP yang juga utusan khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan Muhammad Mardiono, yang digelar di Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (Uniki) Bireuen, Minggu, (9/3/2025).

“Kami berharap dana Otsus bisa diperpanjang dan dikembalikan menjadi 2 persen seperti semula, kami berharap ini jadi kado bagi Aceh untuk disampaikan pada Presiden,” kata Fadhlullah.

Sebagaimana diketahui, sesuai regulasi dalam UUPA, sejak 2008 Dana Otsus Aceh dikucurkan sebesar 2 persen dari Dana Alokasi Umum (DAU) Nasional dan akan berakhir pada tahun 2027. Mulai dari tahun 2023 lalu dana Otsus berkurang menjadi 1 persen dari total DAU.

Baca Juga :  Kasus Kuota Haji, KPK Tetapkan Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka

Selain persoalan dana Otsus, Wagub Fadhlullah juga menyampaikan sejumlah persoalan lainnya agar dapat dibantu Utusan Khusus Presiden. Diantaranya terkait hasil bumi Aceh yang melimpah mulai dari pertanian, perkebunan hingga kelautan. Namun hasil tersebut harus dijual ke provinsi lain sebab tidak ada pabrik pengolahan di Aceh.

“Hasil bumi Aceh selalu dibawa ke provinsi lain, karena pasar juga dikuasai provinsi lain,” keluh Wagub.

Begitupun dengan potensi kelapa sawit. Wagub menyebutkan, sebanyak 69 pabrik kelapa sawit ada di Aceh. Namun CPO masih dibawa ke provinsi tetangga. Harusnya, menurut Wagub, Aceh memiliki pabrik pengolahan CPO agar dapat memproduksi berbagai produk pangan.

Baca Juga :  Kontes Waria Resmi Dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri

Oleh sebab itu, Wagub Fadhlullah berharap utusan khusus Presiden Mardiono dapat ikut serta memperjuangkan kesejahteraan untuk masyarakat Aceh pada Pemerintah Pusat.

Menurut Wagub, sudah selayaknya Aceh diberi perhatian khusus.

Sebab masyarakat Aceh menjadi garda depan yang berkontribusi membantu perjuangan kemerdekaan Indonesia. Mulai dari sumbangan pesawat pertama Indonesia hingga menjadi tempat terakhir perjuangan melawan penjajah.

Menanggapi permintaan Wagub Fadhlullah, Plt Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono menyatakan partai yang ia pimpin siap menjadi yang terdepan membantu dan mengusulkan perpanjangan dana Otsus Aceh.

“Saya sudah puluhan kali ke Aceh sehingga sudah banyak lebih dekat dengan tokoh Aceh, karena itu saya akan mendorong dan menyampaikan pada pak Presiden agar dana Otsus bisa diperpanjang, InsyaAllah pak Presiden akan beri perhatian khusus,” kata Mardiono.

Baca Juga :  Undira Sukses Gelar Monev Penelitian Internal Secara Daring

Lebih lanjut, selain soal dana Otsus Aceh, sebagai utusan khusus Presiden bidang ketahanan pangan, Mardiono siap memberi perhatian khusus kepada Aceh khususnya di bidang produktivitas pangan.

Pihaknya kata Mardiono siap membantu Aceh mengembangkan potensi pertanian, peternakan dan kelautan.

“Kita akan mendorong program pemerintah terkait kemandirian pangan bisa berangkat dari provinsi Aceh,” pungkas Mardiono.

Turut hadir dalam acara itu, Ketua DPW PPP Aceh Amiruddin Idris, Bupati Bireuen Mukhlis, Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal, Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abu Bakar, Bupati Aceh Tengah Haili Yoga, dan sejumlah anggota DPR Aceh.(*)

Berita Terkait

Status Tanah Blang Padang Akhirnya Temui Titik Terang, BWI dan Pemprov Aceh Turun Tangan
Resmi, Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026
Putusan MK Jadi Tameng Kuat bagi Jurnalis, Ponco Darmono: Era Kriminalisasi Wartawan Harus Berakhir
Kasus Kuota Haji, KPK Tetapkan Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka
Jumlah Korban Sangat Besar, Komisi VIII DPR-RI Desak Pemerintah Pusat Tetapkan Banjir Aceh sebagai Bencana Nasional
Himpunan Aktivis Hukum Aceh: Relawan di Banda Aceh Diminta Tidak Menumpuk Bantuan
Banjir dan longsor Aceh Memburuk, Ketua PWM Aceh A.Malik Musa Minta Presiden Terbitkan Darurat Nasional
Terjun Tangani Bencana Aceh, Jatim Kucurkan Dana Rp3,8 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:42 WIB

Bahas Kemandirian Ekonomi Dayah, Disdik Dayah Aceh Audiensi dengan Menteri Ekonomi Kreatif

Kamis, 3 September 2026 - 14:57 WIB

MIN 4 Banda Aceh Peringati Maulid Nabi, Perkuat Persatuan dan Akhlak Mulia

Minggu, 5 Juli 2026 - 04:15 WIB

Salurkan Bantuan ke Dayah Rahmatul Huda, Ini Harapan Plt Kadis Pendidikan Dayah Aceh

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:47 WIB

Sinergi DPDA dan Aceh Hijau: Rancang Model Dayah Aman dan Siaga Iklim

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:36 WIB

Cetak Santri Melek Teknologi, Ini 4 Strategi Baru Disdik Dayah Aceh Hadapi Ekonomi Modern

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:25 WIB

Plt, Kadis Pendidikan Dayah Aceh Ajak Santri Jaga Ukhuwah di Gema Muharram

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:28 WIB

Dinas Pendidikan Dayah Aceh Gelar Pelatihan e-Kinerja untuk 221 PPPK

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:38 WIB

Perkuat Peran Lembaga Pendidikan Islam, Dinas Dayah Aceh Beri Masukan Strategis untuk Qanun Dayah Pidie Jaya

Berita Terbaru

Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, menghadiri acara serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, yang berlangsung di Aula Kantor DWP Aceh, Rabu (9/9/2026).

Pemerintah Aceh

Plt. Sekda Aceh Hadiri Serah Terima Jabatan Ketua DWP Aceh

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:29 WIB