Turunkan Stunting, Kepala BKKBN Aceh Apresiasi Kabupaten Aceh Tengah

Sabtu, 29 Oktober 2022 - 08:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAPOS.COM : Mendapat julukan, dataran tinggi Gayo, negeri diatas awan, negeri antara dan sering pula disebut kota dingin. Takengon juga memiliki panorama indah berupa danau laut tawar yang berada di tengah kota Takengon, banyak wisatawan luar maupun lokal yang datang ke Takengon hanya untuk menikmati keindahan alam pantan terong dan aroma khas kopi arabika gayo dan tidak sedikit pula yang khusus datang untuk berbisnis kopi untuk di export hingga ke mancanegara.

Demikian juga dengan mulai banyaknya fasilitas pendukung seperti hotel dan homestay yang siap menampung wisatawan. Maka makin mudah orang berkunjung ke kota Takengon, kata Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar dalam acara Talkshow RRI Takengon belum lama ini mengusung tema “Penanganan Stunting di Aceh Tengah”, hadir sebagai narasumber Kepala Perwakilan BkkbN Aceh Drs. Sahidal Kastri, M.Pd, Alam Syuhada Kepala DKBP3A Aceh Tengah dan Bupati Aceh Tengah Drs.Shabela Abubakar, SH

Terkait Pelaksanaan Program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana ( Bangga Kencana ) serta percepatan penurunan Stunting semakin baik ditandai dengan tingginya dukungan dan partisipasi semua pihak terutama komitmen pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tengah.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas KBP3A Drs alam syuhada,MM pada acara talk show RRI Takengon bersama Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional BKKBN Aceh Drs Sahidal Kastri, M.Pd dan Bupati Kabupaten Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar, SH, Kamis (27/10/ 2022) di Gedung Oleh Seni GOS Takengon

Baca Juga :  Menangkan Om Bus-Syech Fadhil Cagub dan Cawagub Aceh, Tgk Yusran Abbas, SE,MM, Siapkan Jurus jitu

Dikatakannya Kabupaten Aceh Tengah telah membentuk Tim Pendamping Keluarga sebanyak 1050 orang yang tersebar di 14 Kecamatan 295 desa guna membantu dalam percepatan penurunan Stunting yang telah dibekali dengan orientasi.

“Saat ini kami sedang mengoptimalkan pemanfaatan Dana Alokasi Khusus DAK Sub Bidang KB baik yang Fisik dan BOKB, tugas dari masing-masing Tim Pendamping Keluarga (TPK) tersebut terdiri 3 tiga orang Ibu Bidan sebagai koordinator pendampingan Keluarga dan pemberi layanan, Kader PKK sebagai penggerak dan fasilitator atau mediator pelayanan bagi keluarga, dan Kader KB sebagai pelapor dan pencatatan data perkebunan pelaksanaan pendampingan keluarga atau kelompok sasaran”, sebut Alam Syuhada.

Sementara itu, Kepala BKKBN Aceh Drs Sahidal Kastri mengapresiasi pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tengah yang telah melakukan terobosan dalam upaya Percepatan Penurunan Stunting dan pelaksanaan program Pembangunan Keluarga kependudukan dan Keluarga Berencana Bangga Kencana.

Pemerintah Pusat menargetkan penurunan angka stunting pada 2024 mencapai 14 persen, sementara saat ini Aceh masih diangka 33,2 persen sedangkan Nasional berada di angka 22 persen dan ini menjadi upaya kita bersama dalam percepatan penurunan Stunting di Provinsi Aceh.

Sahidal menambahkan, seperti halnya Pencatatan dan pelaporan bagi faskes dalam rangka mensukseskan program Bangga Kencana di kabupaten Aceh tengah dan Penyerahan penghargaaan sekolah siaga kependudukan paripurna kabupaten Aceh tengah yang di pusatkan di MTSN 1 Aceh tengah.

Baca Juga :  Dukung Maju Pilkada, Generasi Millenial Pro Syar'iat Daftarkan Tu Sop ke PAS Aceh

Atas partisipasi ikut mendukung program bangga kencana, maka penghargaan diberikan kepada kemenag Aceh tengah, MTsN 4 Aceh tengah, Man 2 Aceh Tengah, SMPN 4 Aceh tengah dan MIN 8 Aceh tengah yang diserahkan oleh Kepala BKKBN Aceh dan sekda Aceh tengah Subhandhy.AP.M.Si

Hadir pada Penyerahan penghargaaan sekolah siaga kependudukan paripurna kabupaten Aceh tengah tersebut Kepala Dinas Dikbud Aceh tengah Uswatuddin M.Ap,Kepala kantor Kemenag yg di wakili oleh kasi madrasah, Kepala Dinas KBP3A Drs alam syuhada,MM, Korbid dalduk BKKBN Aceh Ir.Nurzikra hayati dan
ketua IPeKB Aceh tengah Muhammad Saleh AMK.

Pada kesempatan yang sama Sahidal Kastri memberikan tanggapannya terkait dengan peluncuran Gerakan Imunisasi dan Stunting Aceh (GISA) yang diinisiasi oleh Pemerintah Aceh yang peluncurannya telah dilaksanakan pada awal September 2022. Hal tersebut sudah sesuai dengan Peraturan Presiden No. 72 Tahun 2021 dengan target 14 persen pada tahun 2024

Intervensi yang dilakukan dengan Pemberian Tambah Darah (TTD) dan dilakukan Screening Anemia bagi remaja dan Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) dan Pemberian makanan tambahan bagi ibu KEK dan pemeriksaan kehamilan, Pemantauan tumbuh kembang anak balita dan diberi ASI ekslusif, pemberian makanan tambahan protein hewani bagi baduta, tata laksana balita dengan masalah gizi, Peningkatan cakupan dan perluasan jenis imunisasi

Selain Intervensi spesifik juga perlu di lakukan intervensi sensitive dan Imunisasi itu penting karena akan menjadi benteng kekebalan tubuh anak sehingga tidak mudah sakit terutama pada fase 1000 hari pertama kehidupan (HPK) dan itu diberikan oleh tenaga kesehatan dibantu kader Pasyandu.

Baca Juga :  Disdik Dayah Aceh Gelar Donor Darah

Selain itu, Bupati Kabupaten Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar dalam arahannya menjelaskan strategi dan langkah yang di tempuh dalam upaya percepatan penurunan Stunting di dataran tinggi Gayo tersebut.

Dengan adanya Tim Pendamping Keluarga TPK yang memadai dan tersebar di seluruh Desa tentu dengan metode dor to dor (dari rumah ke rumah) menurut saya ini sangat efektif

Bupati berpesan kepada masyarakat agar memanfaatkan lingkungan sekitar rumah tempat tinggal untuk bercocok tanam dan memelihara ikan sebagai sumber makanan bergizi mengingat kondisi alam yang sangat mendukung.

“Ingatkan kepada ibu-ibu agar memberikan Air Susu Ibu ASI kepada anaknya dan ini harus terus digalakkan dan saya tegaskan diberbagai kesempatan dan pertemuan agar libatkan forum Anak untuk mengingatkan betapa pentingnya hal tersebut”.ucap Bupati

Ia sangat optimis jika Kabupaten Aceh Tengah nantinya akan mempu keluar dari keterpurukan dan menjadi role model bukan hanya terkait penanganan Stunting tetapi juga masalah lainnya dan kita doakan pandemi covid 19 cepat berlalu masyarakat mulai beraktivitas normal perkebunan kopi semakin baik dan perekonomian juga semakin normal.

“Tentu semua kita menghawatirkan bila lahir generasi yang tampak sehat dari luar tetapi dalamnya tidak itulah stunting tidak berkualitas”, tambah Bupati mengingatkan.(*)

Berita Terkait

Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa
Implementasi MoU Helsinki Belum Optimal, Lembaga Wali Nanggroe Turun Gunung
Dua Dekade Perdamaian Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Himpun Masukan di Aceh Jaya
Meneladani Habib Bugak: Dirut Bank Aceh dan Jemaah Haji Kloter 2 Ziarahi Makam Pewakaf Baitul Asyi
Kesbangpol Banda Aceh Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, Sasar 50 Ketua Pemuda Gampong
Kamar Mesin KMP Aceh Hebat 2 Terbakar, Belasan Korban Dilarikan ke RSUDZA
Bank Aceh Serahkan Buggy Car untuk Permudah Mobilisasi Jamaah di Asrama Haji Embarkasi Aceh
Gelar Peusijuk Serentak di Seluruh Cabang, Bank Aceh Lepas 1.624 Calon Haji 2026

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:29 WIB

Plt. Sekda Aceh Hadiri Serah Terima Jabatan Ketua DWP Aceh

Selasa, 8 September 2026 - 15:39 WIB

Wagub Fadhlullah Ikuti Rakor Percepatan Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera

Senin, 7 September 2026 - 05:16 WIB

Percepat Perubahan RKPA 2026, Pemprov Aceh Minta SKPA Rapikan Data Anggaran

Kamis, 3 September 2026 - 05:51 WIB

Bahas Agenda Strategis, Pemegang Saham Pengendali Pimpin RUPSLB Bank Aceh

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:51 WIB

Pemerintah Aceh Raih Penghargaan Akses Layanan Pendidikan Regional Sumatera 2026

Selasa, 7 Juli 2026 - 04:40 WIB

Sukses Transformasi Ekonomi Syariah, Aceh Borong Sembilan Penghargaan di Anugerah Adinata Syariah 2026

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:49 WIB

Sekda Aceh Muhammad Nasir Resmi Pimpin Komisaris Utama Bank Aceh Syariah Periode 2026–2030

Rabu, 10 Juni 2026 - 03:49 WIB

Mualem Minta Mendagri Percepat Pemulihan Sawah dan Infrastruktur Pascabencana di Aceh

Berita Terbaru

Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, menghadiri acara serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, yang berlangsung di Aula Kantor DWP Aceh, Rabu (9/9/2026).

Pemerintah Aceh

Plt. Sekda Aceh Hadiri Serah Terima Jabatan Ketua DWP Aceh

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:29 WIB