Buka SYAFIF Goes to Aceh, Plt Sekda Tekankan Penguatan Literasi dan Ekonomi Syariah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Sekretaris Daerah Aceh Taufik, ST, M.Si membuka kegiatan opening ceremony Syariah Financial Fair (SYAFIF) Goes to Aceh di pelataran Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (9/10/2026).

Plt Sekretaris Daerah Aceh Taufik, ST, M.Si membuka kegiatan opening ceremony Syariah Financial Fair (SYAFIF) Goes to Aceh di pelataran Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (9/10/2026).

BANDAPOS | Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Aceh, Taufik, secara resmi membuka kegiatan Opening Ceremony Syariah Financial Fair (SYAFIF) Goes to Aceh yang digelar di pelataran Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (9/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Taufik membacakan sambutan tertulis Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, yang menegaskan pentingnya memperkuat ekonomi dan keuangan syariah agar mampu memberikan manfaat nyata serta berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pelaku usaha jasa keuangan syariah, asosiasi industri, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah berkolaborasi menyelenggarakan SYAFIF Goes to Aceh.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk mendekatkan masyarakat dengan beragam produk dan layanan keuangan syariah, sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai manfaat serta peluang pengembangan ekonomi syariah di Aceh.

Baca Juga :  MIN 4 Banda Aceh Peringati Maulid Nabi, Perkuat Persatuan dan Akhlak Mulia

“Bagi Aceh, penguatan ekonomi dan keuangan syariah memiliki arti yang sangat strategis. Nilai-nilai syariat Islam merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Aceh dan harus diwujudkan tidak hanya dalam aspek sosial dan keagamaan, tetapi juga dalam aktivitas ekonomi yang produktif, inklusif, dan berkeadilan,” ujar Taufik saat membacakan sambutan Gubernur.

Dalam sambutan tersebut juga disampaikan capaian membanggakan Aceh yang berhasil meraih sembilan penghargaan pada Anugerah Adinata Syariah 2026.

Penghargaan itu mencakup sejumlah sektor, mulai dari inklusi dan literasi keuangan syariah, pariwisata ramah Muslim, inkubasi bisnis usaha syariah, ekonomi pesantren, keuangan mikro syariah, hingga pengembangan kuliner halal.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Lantik Pengurus MAA Tekankan Penguatan Adat Hingga Gampong

Meski demikian, Gubernur menegaskan bahwa berbagai penghargaan tersebut tidak boleh berhenti sebagai simbol prestasi semata, melainkan harus menjadi pendorong untuk memperkuat pengembangan ekonomi syariah yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Kami berharap semakin banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah memperoleh akses pembiayaan yang lebih luas, generasi muda semakin memahami pengelolaan keuangan yang baik, serta kemandirian ekonomi pesantren dan pengembangan produk unggulan Aceh melalui industri halal terus meningkat,” katanya.

Gubernur juga mengajak masyarakat memanfaatkan SYAFIF Goes to Aceh sebagai wadah untuk belajar, berkonsultasi, mengenal berbagai produk dan layanan keuangan syariah, sekaligus membuka peluang kolaborasi dan pengembangan usaha.

Baca Juga :  Penyidik Polda Metro Jaya Masih Dalami Laporan terhadap Hotman Paris, MIO Indonesia Apresiasi Profesionalisme Kepolisian

Ia menambahkan, Pemerintah Aceh akan terus memperkuat sinergi dengan OJK, lembaga keuangan, dunia usaha, perguruan tinggi, pesantren, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya guna mempercepat pertumbuhan ekonomi syariah yang berkelanjutan.

Melalui kolaborasi tersebut, ekonomi syariah diharapkan tidak hanya berkembang sebagai sebuah konsep, tetapi menjadi kekuatan nyata yang mampu membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menghadirkan kemaslahatan bagi Aceh.

Kegiatan SYAFIF Goes to Aceh diharapkan mampu memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi syariah yang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing di Aceh.(**)

Berita Terkait

Plt Sekda Aceh dan Pimpinan DPRA Teken Persetujuan Bersama KUA-PPAS Aceh 2027
Enam Isu Pertanahan Aceh Mengemuka di DPR RI, Wagub Fadhlullah Minta Blang Padang Diberi Kepastian Hukum
Plt. Sekda Aceh Hadiri Serah Terima Jabatan Ketua DWP Aceh
Wagub Fadhlullah Ikuti Rakor Percepatan Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera
Buka Jalur Dagang ke Malaysia, Aceh Garap Regulasi Pelayaran Langsung Krueng Geukueh–Penang
Percepat Perubahan RKPA 2026, Pemprov Aceh Minta SKPA Rapikan Data Anggaran
Bahas Agenda Strategis, Pemegang Saham Pengendali Pimpin RUPSLB Bank Aceh
Pemerintah Aceh Raih Penghargaan Akses Layanan Pendidikan Regional Sumatera 2026

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:42 WIB

Perluas Akses Listrik Perdesaan, Pemkab Aceh Besar Lakukan Sinkronisasi Data Bersama PLN

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:17 WIB

Bupati Muharram Tegaskan Kepastian Hukum untuk Lindungi Hak Masyarakat Hukum Adat Aceh Besar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:41 WIB

Bupati Aceh Besar Lantik Pengurus MAA Tekankan Penguatan Adat Hingga Gampong

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:07 WIB

Perkuat Sistem Keamanan Berbasis Kearifan Lokal, Pemkab Aceh Besar Godok Ranperbup

Rabu, 15 April 2026 - 19:48 WIB

Brain Drain di Kota Kecil Merupakan Tantangan SDM Sabang ke Depan

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:37 WIB

Lebaran Bukan Sekadar Hari Raya, Ini Makna Idulfitri yang Sering Terlupakan

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:34 WIB

Ketika Akses Jadi Tantangan: Mampukah Sabang Menjaga Pesonanya?

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:55 WIB

Menyelam di Sabang, Pesona Wisata Dunia Bawah Laut yang Mendunia

Berita Terbaru