Hidupkan Sektor Ekonomi, Ojk Minta Pemerintah Aceh Hadirkan Jamkrida

Kamis, 29 Februari 2024 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh Yusri didampingi oleh Robby pada acara media gathering kinerja ljk Aceh tahun 2023 dan sosialisasi literasi keuangan syariah pada acara KUPI JROH ( Kumpul Diskusi Jejaring OJK Aceh di Aula Seuramoe lantai 4 Kantor OJK Aceh Kawasan Pango Banda Aceh Kamis 29 Februari 2024 (Foto : bandapos)

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh Yusri didampingi oleh Robby pada acara media gathering kinerja ljk Aceh tahun 2023 dan sosialisasi literasi keuangan syariah pada acara KUPI JROH ( Kumpul Diskusi Jejaring OJK Aceh di Aula Seuramoe lantai 4 Kantor OJK Aceh Kawasan Pango Banda Aceh Kamis 29 Februari 2024 (Foto : bandapos)

BANDAPOS : Untuk meningkatkan dan pemerataan pertumbuhan ekonomi, Oritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh mendorong pemerintah Daerah segera menghadirkan Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida) di Provinsi Aceh.

Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memberikan perlindungan dan akses keuangan yang lebih baik bagi sektor-sektor ekonomi yang rentan di Aceh, seperti pertambangan, perkebunan, pertanian, dan beberapa sektor lainnya.

Aceh merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki potensi ekonomi yang besar terutama dibidang pertanian dan peternakan. Namun, sektor-sektor ekonomi tersebut juga rentan menghadapi tantangan dan risiko yang tinggi.

“OJK Aceh melihat pentingnya Jamkrida sebagai instrumen yang dapat memberikan jaminan kredit kepada para pelaku usaha di Aceh,” kata Kepala OJK Aceh, Yusri pada acara media gathering kinerja LJK Aceh tahun 2023 dan sosialisasi literasi keuangan syariah di ruang Seuramoe lantai 4 Kantor OJK Aceh, Kamis, (29/2/2024).

Baca Juga :  Atasi Stunting, Program Banggakencana Bersatu

Dikatakan Yusri, dengan adanya Jamkrida, diharapkan para pelaku usaha di Aceh dapat mengembangkan usaha mereka dengan lebih percaya diri.

Jamkrida akan memberikan jaminan kepada pihak bank atau lembaga keuangan lainnya untuk memberikan kredit kepada para pelaku usaha yang memiliki potensi dan prospek yang baik.

Jamkrida ini, menurut Yusri akan membantu meningkatkan akses keuangan bagi sektor-sektor ekonomi yang rentan di Aceh. Selain itu, Jamkrida juga akan memberikan perlindungan bagi para pelaku usaha dari risiko yang mungkin terjadi, seperti kegagalan usaha atau kebangkrutan.

Baca Juga :  Upaya Turunkan Stunting, Target Tahun 2024 Turun 14 Persen

“Dengan adanya jaminan kredit ini, para pelaku usaha akan merasa lebih aman dan terlindungi dalam mengembangkan usaha mereka,” ujar Yusri.

Pada kesempatan tersebut OJK berharap Pemerintah Daerah dapat segera mengimplementasikan Jamkrida ini dengan segera. Dengan adanya Jamkrida diharapkan sektor-sektor ekonomi yang rentan di Aceh dapat terlindungi dan berkembang dengan lebih baik.

Para pelaku usaha akan merasa lebih terjamin dalam mengembangkan usaha mereka, sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Aceh. Selain itu, masyarakat juga akan merasakan manfaat dari adanya Jamkrida ini.

Baca Juga :  Kampung Baru Resmi Jadi Gampong Bebas Narkoba

Dengan akses keuangan yang lebih mudah dan terjangkau, masyarakat di Aceh akan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mengembangkan usaha mereka sendiri.

Dengan demikian nantinya akan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

OJK Aceh berharap langkah ini dapat segera direalisasikan oleh Pemerintah Daerah. Dengan adanya Jamkrida Aceh dapat menjadi daerah yang lebih maju, tumbuh dan berkembang dalam berbagai sektor ekonomi.(*)

Berita Terkait

Demi Keselamatan Pengguna Jalan, Tol Padang Tiji–Seulimeum Ditutup Mulai Hari Ini, Pengendara Dialihkan ke Saree
Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa
Jaga Keselamatan Pengguna Jalan, Hutama Karya Uji Coba Contraflow di KM 55 Tol Binjai–Langsa
Implementasi MoU Helsinki Belum Optimal, Lembaga Wali Nanggroe Turun Gunung
Dua Dekade Perdamaian Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Himpun Masukan di Aceh Jaya
Meneladani Habib Bugak: Dirut Bank Aceh dan Jemaah Haji Kloter 2 Ziarahi Makam Pewakaf Baitul Asyi
Kesbangpol Banda Aceh Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, Sasar 50 Ketua Pemuda Gampong
Kamar Mesin KMP Aceh Hebat 2 Terbakar, Belasan Korban Dilarikan ke RSUDZA

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 02:40 WIB

Soroti Syariat Islam dan Pengangguran di Aceh, PAS Minta Pemda Optimalkan Dana Otsus

Kamis, 24 September 2026 - 04:16 WIB

Dari Pendidikan Politik, Tu Bulqaini Minta Kader Perkuat Konsolidasi dan Kawal UUPA

Senin, 21 September 2026 - 13:15 WIB

Dikpol di Aceh Barat, Tu Bulqaini Minta Kader PAS Harus Baca dan Kawal UUPA sebagai Konstitusi Lokal

Senin, 21 September 2026 - 04:27 WIB

Daurah Siyasah PAS Aceh di Nagan Raya: Tegaskan Komitmen Politik Santun dan Berakhlak

Jumat, 11 September 2026 - 05:00 WIB

Perkuat Konsolidasi dan Silaturrahmi, PAS Aceh Gelar Rapimwil di Sabang

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:36 WIB

Jalin Silaturrahmi, PAS Aceh Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:19 WIB

Jelang Pergantian Kepemimpinan, Ketua Demokrat Aceh Dinilai Harus Berkapasitas dan Berwibawa

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:42 WIB

Pimpinan DPRA Minta Pemerintah Pusat Segera Realisasikan Pengembalian TKD Rp1,7 Triliun

Berita Terbaru