Sambut Islami Cruise 2026, Aceh Jadi Panggung Wisata Halal Internasional

Selasa, 21 Oktober 2025 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAPOS | Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Dedy Yuswadi, memimpin rapat awal persiapan kunjungan Islami Cruise bersama unsur lintas sektoral di Ruang Rapat Lantai II Kantor Disbudpar Aceh, Selasa (21/10/2025).

Rapat ini menjadi langkah strategis Pemerintah Aceh dalam mempersiapkan penyambutan kapal pesiar bertema wisata halal yang akan berlabuh di Banda Aceh pada awal tahun 2026. Kapal tersebut diperkirakan membawa ribuan wisatawan mancanegara untuk menikmati pesona dan keunikan budaya Aceh.

Dalam arahannya, Kadisbudpar Aceh, Dedy Yuswadi, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi langsung dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI di Jakarta. Hasil koordinasi tersebut memastikan kunjungan kapal pesiar akan berlangsung dalam dua gelombang, yakni pada Januari dan Februari 2026.

“Kapal pesiar Islami Cruise ini akan menjadi momentum penting bagi Aceh untuk menunjukkan wajah pariwisata Islami kepada dunia. Kami berharap dukungan dan masukan dari seluruh unsur yang hadir agar persiapan penyambutan dapat berjalan maksimal,” ujar Dedy.

Baca Juga :  Buka Festival GAYAIN 2025, Menbud RI Fadli Zon Dorong Aceh Jadi Pionir Seni dan Budaya Islam Nasional

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ismail, menjelaskan bahwa jumlah wisatawan yang akan turun dari kapal diperkirakan mencapai 3.000 orang, dengan durasi kunjungan sekitar 10 jam. Para wisatawan akan diajak mengunjungi sejumlah destinasi unggulan, antara lain Masjid Raya Baiturrahman, Museum Tsunami Aceh, PLTD Apung, dan Museum Aceh.

Selain jajaran internal Disbudpar Aceh, rapat tersebut turut dihadiri oleh berbagai unsur strategis lintas sektor. Dari lembaga vertikal hadir Kapolda Aceh, Kapolresta Banda Aceh, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh, Kepala Kantor Wilayah DJBC Aceh, Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Banda Aceh, serta Kepala Basarnas Aceh.

Baca Juga :  Cerminan Budaya dan Agama Melalui Warisan Pakaian Adat Aceh

Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh dari aparat keamanan, imigrasi, bea cukai, kesehatan, hingga penyelamatan dalam menyukseskan agenda internasional ini.

Dari unsur pemerintah daerah, tampak Wali Kota Banda Aceh, Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Kepala Satpol PP dan Wilayatul Hisbah Aceh, serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh. Kehadiran mereka memperlihatkan sinergi erat antara pemerintah provinsi dan kota dalam memastikan kesiapan infrastruktur, keamanan, serta pelayanan publik.

Dari kalangan asosiasi pariwisata dan pengelola destinasi, hadir Ketua DPD ASPPI, ASITA, dan HPI Aceh, bersama pimpinan PT Sakti Inti Makmur (Express Bahari), pengelola PLTD Apung dan Boat Atas Rumah, serta Kepala UPTD Pelabuhan Ulee Lheue dan UPTD Masjid Raya Baiturrahman.

Baca Juga :  Islamic Cruise Datang, Aceh Siap Tampilkan Pesona Wisata Islami Dunia

Seluruh peserta rapat menyatakan komitmen dan dukungan penuh untuk menyukseskan penyambutan kedatangan kapal pesiar tersebut. Sinergi lintas sektor diharapkan mampu menghadirkan pengalaman terbaik bagi wisatawan sekaligus memperkuat citra Aceh sebagai destinasi wisata Islami berkelas dunia.

Kadisbudpar Aceh menegaskan, hasil rapat ini akan segera ditindaklanjuti melalui penyusunan Surat Keputusan (SK) Tim Kerja Persiapan Kunjungan Kapal Pesiar Islami Cruise, serta dilaporkan secara resmi kepada Gubernur Aceh.

“Kunjungan kapal pesiar ini bukan hanya tentang kedatangan ribuan wisatawan, tetapi juga tentang peluang besar bagi Aceh untuk meneguhkan posisinya sebagai gerbang wisata halal di Asia Tenggara. Dengan kerja sama semua pihak, kita optimistis Aceh dapat menjadi tuan rumah yang berkesan bagi dunia,” Demikian Dedy Yuswadi.(Adv)

Berita Terkait

Atasi Krisis Air di Leupung, Pemkab Aceh Besar Siapkan Perbaikan Pipa dan Rencana Bendungan 2027
Perluas Akses Listrik Perdesaan, Pemkab Aceh Besar Lakukan Sinkronisasi Data Bersama PLN
Bupati Muharram Tegaskan Kepastian Hukum untuk Lindungi Hak Masyarakat Hukum Adat Aceh Besar
Kembangkan Lahan Transmigrasi, Pemkab Aceh Besar Dorong Pemanfaatan di Jantho dan Seulimeum
Bupati Aceh Besar Lantik Pengurus MAA Tekankan Penguatan Adat Hingga Gampong
Perkuat Sistem Keamanan Berbasis Kearifan Lokal, Pemkab Aceh Besar Godok Ranperbup
Brain Drain di Kota Kecil Merupakan Tantangan SDM Sabang ke Depan
Lebaran Bukan Sekadar Hari Raya, Ini Makna Idulfitri yang Sering Terlupakan

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:27 WIB

Atasi Krisis Air di Leupung, Pemkab Aceh Besar Siapkan Perbaikan Pipa dan Rencana Bendungan 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:42 WIB

Perluas Akses Listrik Perdesaan, Pemkab Aceh Besar Lakukan Sinkronisasi Data Bersama PLN

Rabu, 7 Oktober 2026 - 04:59 WIB

Kembangkan Lahan Transmigrasi, Pemkab Aceh Besar Dorong Pemanfaatan di Jantho dan Seulimeum

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:41 WIB

Bupati Aceh Besar Lantik Pengurus MAA Tekankan Penguatan Adat Hingga Gampong

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:07 WIB

Perkuat Sistem Keamanan Berbasis Kearifan Lokal, Pemkab Aceh Besar Godok Ranperbup

Rabu, 15 April 2026 - 19:48 WIB

Brain Drain di Kota Kecil Merupakan Tantangan SDM Sabang ke Depan

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:37 WIB

Lebaran Bukan Sekadar Hari Raya, Ini Makna Idulfitri yang Sering Terlupakan

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:34 WIB

Ketika Akses Jadi Tantangan: Mampukah Sabang Menjaga Pesonanya?

Berita Terbaru