SAPA Minta Kejati Aceh Percepat Penanganan Dugaan Korupsi Beasiswa BPSDM

Rabu, 28 Januari 2026 - 07:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Hukum dan Politik Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA), Ishak, S.H.

Kepala Bidang Hukum dan Politik Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA), Ishak, S.H.

BANDAPOS | Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA) meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh untuk mempercepat penanganan kasus dugaan korupsi beasiswa pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh yang disebut memiliki nilai anggaran sekitar Rp420 miliar.

Permintaan tersebut disampaikan Kepala Bidang Hukum dan Politik SAPA, Ishak, S.H., yang menilai hingga saat ini belum terlihat perkembangan signifikan dalam penanganan perkara tersebut.

Menurut Ishak, lambannya proses penanganan berpotensi menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat, khususnya terkait kepastian hukum dan transparansi penegakan hukum.

Baca Juga :  Ancam Wartawan, Dua Pria di Aceh Tengah Bisa Dipidana

“Beasiswa berkaitan langsung dengan kepentingan pendidikan dan masa depan generasi muda Aceh. Karena itu, penanganannya perlu dilakukan secara serius, profesional, dan transparan,” ujar Ishak kepada wartawan, Rabu (28/1/2026).

Ia menyebutkan, belum adanya penetapan tersangka dalam kasus tersebut memunculkan berbagai spekulasi di ruang publik. Namun demikian, Ishak menegaskan pihaknya tetap menghormati kewenangan aparat penegak hukum dalam menjalankan proses penyidikan.

Baca Juga :  Data Pengelolaan Diduga Tak Jelas, SAPA Desak Aparat Penegak Hukum Selidiki Aset Wakaf Masjid Raya Baiturrahman

“Kami mendorong Kejati Aceh untuk memberikan penjelasan terbuka mengenai sejauh mana proses penanganan perkara ini berjalan, agar tidak menimbulkan prasangka di masyarakat,” katanya.

Ishak juga mengingatkan bahwa proses hukum yang berlarut-larut berpotensi menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum serta membuka ruang bagi berbagai persepsi negatif.

Baca Juga :  Diduga Lecehkan Anak di Bawah Umur, Pemilik Wisma di Lambhuk Dilaporkan ke Polresta Banda Aceh

Oleh karena itu, SAPA berharap Kejati Aceh dapat segera menyelesaikan proses penyelidikan dan penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, serta mengambil langkah-langkah hukum yang diperlukan apabila telah ditemukan alat bukti yang cukup.

“Yang kami dorong adalah kepastian hukum dan akuntabilitas. Penegakan hukum yang tegas dan transparan akan menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat,” tutup Ishak.(**)

Berita Terkait

Kasus BBM Subsidi, Polda Aceh Tetapkan 22 Tersangka dan 18 Kendaraan Ikut Diamankan
Serukan Penyelesaian, Wali Nanggroe Tegaskan Blang Padang Bukan Sekadar Aset, Ada Sejarah dan Amanah di Baliknya
Penyidik Polda Metro Jaya Masih Dalami Laporan terhadap Hotman Paris, MIO Indonesia Apresiasi Profesionalisme Kepolisian
Diduga Lecehkan Anak di Bawah Umur, Pemilik Wisma di Lambhuk Dilaporkan ke Polresta Banda Aceh
Polda Aceh Lanjutkan Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Beasiswa BPSDM, Tersangka Diserahkan ke JPU
Data Pengelolaan Diduga Tak Jelas, SAPA Desak Aparat Penegak Hukum Selidiki Aset Wakaf Masjid Raya Baiturrahman
Nama Dicatut dalam Transaksi Pajak Fiktif, PT Global Bima Utama Terancam Laporan Pidana dan Perdata
Diduga Kuasai Lahan Warung Kopi, Direktur PT Wajib Usaha Mix Dilaporkan ke Polda Aceh

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 07:43 WIB

Serukan Penyelesaian, Wali Nanggroe Tegaskan Blang Padang Bukan Sekadar Aset, Ada Sejarah dan Amanah di Baliknya

Rabu, 9 September 2026 - 08:48 WIB

Penyidik Polda Metro Jaya Masih Dalami Laporan terhadap Hotman Paris, MIO Indonesia Apresiasi Profesionalisme Kepolisian

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Diduga Lecehkan Anak di Bawah Umur, Pemilik Wisma di Lambhuk Dilaporkan ke Polresta Banda Aceh

Selasa, 21 April 2026 - 11:29 WIB

Polda Aceh Lanjutkan Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Beasiswa BPSDM, Tersangka Diserahkan ke JPU

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:52 WIB

Data Pengelolaan Diduga Tak Jelas, SAPA Desak Aparat Penegak Hukum Selidiki Aset Wakaf Masjid Raya Baiturrahman

Selasa, 10 Februari 2026 - 05:50 WIB

Nama Dicatut dalam Transaksi Pajak Fiktif, PT Global Bima Utama Terancam Laporan Pidana dan Perdata

Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:09 WIB

Diduga Kuasai Lahan Warung Kopi, Direktur PT Wajib Usaha Mix Dilaporkan ke Polda Aceh

Rabu, 28 Januari 2026 - 07:01 WIB

SAPA Minta Kejati Aceh Percepat Penanganan Dugaan Korupsi Beasiswa BPSDM

Berita Terbaru