BANDAPOS | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Partai Amanat Nasional (PAN), Irpannusir, mendesak Pemerintah Aceh segera menangani gangguan pasokan air di Daerah Irigasi (DI) Gunung Pudung. Kondisi ini dinilai mengancam sektor pertanian yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat Kluet Raya.
Irpannusir menegaskan, persoalan tersebut harus menjadi prioritas utama karena berdampak langsung pada keberlangsungan ekonomi ribuan kepala keluarga yang menggantungkan hidup dari bertani.
“Tentu kita sangat prihatin dengan tidak normalnya pasokan air di Daerah Irigasi Gunung Pudung. Masalah ini mengancam sektor pertanian yang merupakan urat nadi kehidupan masyarakat Kluet Raya,” ujar Irpannusir, Jumat (29/5/2026).
Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) 9 ini meminta Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Muzakir Manaf (Mualem) dan Fadhlullah (Dek Fadh), melalui Dinas Pengairan Aceh, untuk segera turun ke lapangan mencari solusi konkret guna mengatasi ancaman kekeringan tersebut.
Sebagai langkah taktis, Irpannusir mendorong pemerintah melakukan penyesuaian anggaran. Ia menyarankan pengalihan alokasi dana dari paket pekerjaan yang dinilai kurang produktif ke program perbaikan irigasi Gunung Pudung.
“Salah satu langkah yang bisa diambil adalah mengalihkan paket pekerjaan yang kurang produktif atau belum memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Saya kira masih banyak kegiatan yang belum tayang (tender) dan masih dalam tahap perencanaan yang bisa dialihkan,” jelasnya.
Menurutnya, keberpihakan pemerintah dalam situasi mendesak seperti ini merupakan bukti nyata kehadiran negara untuk rakyat kecil.
“Ini menyangkut hajat hidup ribuan masyarakat. Kehadiran pemerintah di saat genting seperti ini akan sangat dirasakan manfaatnya,” tambah Irpannusir.
Ia pun berharap pasangan Mualem–Dek Fadh mampu melahirkan kebijakan yang responsif terhadap kesejahteraan petani.
“Kepemimpinan Mualem–Dek Fadh lahir dari dukungan rakyat kecil yang membutuhkan keadilan dan kemakmuran. Jadi, sangat wajar jika masyarakat berharap penanganan irigasi ini bisa direalisasikan sesegera mungkin,” pungkasnya.(**)







Komentar