Keunikan Tari Saman Mendapat Pengakuan Dunia Sebagai Warisan Takbenda

Rabu, 17 Desember 2025 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tari Saman merupakan tariannya para kaum lelaki yang tak dapat dilepaskan dari kehidupan masyarakat suku bangsa Gayo. ( foto : Penari Saman )

Tari Saman merupakan tariannya para kaum lelaki yang tak dapat dilepaskan dari kehidupan masyarakat suku bangsa Gayo. ( foto : Penari Saman )

BANDAPOS | Tarian tradisional suku Gayo Aceh yang terkenal gesit, cepat, tangkas, harmonis, dan tanpa alat musik. Mendapat pujian yang tak terhingga dari masyarakat dunia dan membuat tarian ini sendri yang menggunakan tepuk tangan, dada, dan paha, serta syair berbahasa Gayo dan Arab sebagai media dakwah dan perayaan adat. Sehingga UNESCO mengakui Tari Saman sebagai Warisan Budaya Takbenda.

Penampilan pemuda duduk berbaris rapat pada tiap gelaran selalu mengenakan kostum hitam bersulam warna-warni yang melambangkan kebersamaan. Tari Saman berkembang dari Pok-Pok Ane yang dikembangkan Syekh Saman dengan variasi tepukan dada dan paha, lahirlah bentuk seperti Saman Umarah Sara dan Saman Menjik. Syairnya mengandung bahasa Arab dan Aceh, disertai nasihat tokoh masyarakat sebelum pertunjukan.

Baca Juga :  Seudati, Warisan Tarian Legendaris Aceh yang Membawa Pesan Keislaman dan Kepahlawanan

Tari Saman menonjolkan kekompakan, keharmonisan, nilai dakwah, dan semangat perjuangan melalui gerakan tubuh dan tepukan tangan tanpa musik pengiring. Seniman Ananto menyebutnya unik karena seluruh gerakan bersumber dari tubuh penari, melambangkan kebersamaan, sopan santun, dan nilai kehidupan. Pada masa penjajahan Belanda, Tari Saman sempat dilarang karena fungsinya sebagai media dakwah.

Baca Juga :  Ajang Pemilihan Agam Inong Aceh 2025 Dimulai, Generasi Muda Didorong Jadi Duta Pariwisata

Kata “Saman” merupakan pertama kali pada kamus Belanda 1907. Masyarakat Gayo menyebutnya dari Syekh Saman yang mengembangkan Pok-Pok Ane untuk dakwah Islam. Formasi duduk lurus dipimpin Syekh Saman, dengan variasi gerakan tangan, kepala, dan tepuk paha.

Tari Saman menjadi media pengingat adat dan moral, menekankan ketaatan pada orang tua, rasa hormat, rendah hati, dan sopan santun.

Baca Juga :  Percepat Realisasi Anggaran, Disbudpar Aceh Tekankan Disiplin Kerja

Tangan: tepuk bolak-balik, jari memetik, tangan berimpit.

Tubuh: singkih (miring), lingang (melenggang), tungkuk (membungkuk), langak (telentang).

Kepala: angguk, girik (putar), gerutup (tepukan dada dan paha), guncang, surang-saring (selang-seling).

Lagu Tari Saman: tepukan dada, paha, gerakan serentak atau bersilang, tempo cepat-lambat.

Uak ni Keumuh: gerakan selang-seling mengatur irama.Sebagai Penutup lagu tersebut kembali ke gerakan awal, diakhiri syair untuk tamu.(Adv)

Berita Terkait

Brain Drain di Kota Kecil Merupakan Tantangan SDM Sabang ke Depan
Lebaran Bukan Sekadar Hari Raya, Ini Makna Idulfitri yang Sering Terlupakan
Ketika Akses Jadi Tantangan: Mampukah Sabang Menjaga Pesonanya?
Menyelam di Sabang, Pesona Wisata Dunia Bawah Laut yang Mendunia
Benteng Anoi Itam Pulau Weh, Saksi Perang di Pintu Selat Malaka
Sabang berbenah, Pariwisata Berkelas Dunia dan Berkelanjutan
Dari Laut ke Panggung ; Tarian Tarek Pukat Menghidupkan Tradisi Nelayan Aceh
Seudati, Warisan Tarian Legendaris Aceh yang Membawa Pesan Keislaman dan Kepahlawanan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:29 WIB

Plt. Sekda Aceh Hadiri Serah Terima Jabatan Ketua DWP Aceh

Selasa, 8 September 2026 - 15:39 WIB

Wagub Fadhlullah Ikuti Rakor Percepatan Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera

Senin, 7 September 2026 - 05:16 WIB

Percepat Perubahan RKPA 2026, Pemprov Aceh Minta SKPA Rapikan Data Anggaran

Kamis, 3 September 2026 - 05:51 WIB

Bahas Agenda Strategis, Pemegang Saham Pengendali Pimpin RUPSLB Bank Aceh

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:51 WIB

Pemerintah Aceh Raih Penghargaan Akses Layanan Pendidikan Regional Sumatera 2026

Selasa, 7 Juli 2026 - 04:40 WIB

Sukses Transformasi Ekonomi Syariah, Aceh Borong Sembilan Penghargaan di Anugerah Adinata Syariah 2026

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:49 WIB

Sekda Aceh Muhammad Nasir Resmi Pimpin Komisaris Utama Bank Aceh Syariah Periode 2026–2030

Rabu, 10 Juni 2026 - 03:49 WIB

Mualem Minta Mendagri Percepat Pemulihan Sawah dan Infrastruktur Pascabencana di Aceh

Berita Terbaru

Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, menghadiri acara serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, yang berlangsung di Aula Kantor DWP Aceh, Rabu (9/9/2026).

Pemerintah Aceh

Plt. Sekda Aceh Hadiri Serah Terima Jabatan Ketua DWP Aceh

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:29 WIB