BANDAPOS | Ketua Umum Majelis Pimpinan Pusat Partai Adil Sejahtera (MPP PAS) Aceh, Tgk H. Tu Bulqaini Tanjongan, S.Sos.I., meminta seluruh pengurus dan kader PAS di Kabupaten Aceh Barat untuk membaca, memahami, serta mempertahankan Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) sebagai konstitusi lokal dari berbagai upaya pelemahan.
Hal tersebut disampaikan Tu Bulqaini saat memberikan pembekalan dalam kegiatan Pendidikan Politik (Dikpol) yang diselenggarakan MPP PAS Aceh di Aula Kantor Dinas Pendidikan Aceh Barat, Minggu (21/9/2026).
“UUPA adalah konstitusi lokal Aceh. Setiap pengurus PAS Aceh wajib membaca, memahami, dan mempertahankan substansi UUPA dari upaya pelemahan yang merugikan Aceh,” tegas Tu Bulqaini di hadapan para anggota dan kader partai.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Dikpol ini bertujuan untuk mencetak kader yang mampu menguasai ilmu politik di berbagai bidang, sekaligus menjadi garda terdepan dalam mengawal otonomi khusus dan kekhususan Aceh.
Menurutnya, perjuangan politik partai tidak dapat berjalan sendiri, melainkan harus dilakukan secara kolektif dan berada dalam satu komando arahan ulama.
Selain menekankan pentingnya penguasaan UUPA, Tu Bulqaini juga mengingatkan agar kebijakan publik yang diperjuangkan kader PAS Aceh selalu berlandaskan pada nilai-nilai keadilan Islam dan kemuliaan adat Aceh.
“Islam dan adat Aceh adalah dua pilar identitas yang tidak dapat dipisahkan, sesuai prinsip “Adat bak Po Teumeureuhom, hukum bak Syiah Kuala”. PAS Aceh harus hadir mewujudkan keadilan sosial, merangkul seluruh elemen masyarakat, dan menghapus ketimpangan ekonomi,” ujarnya.
Ia menambahkan, kader PAS Aceh dituntut menjadi teladan dalam berpolitik serta aktif mensosialisasikan pendidikan politik yang Islami. Langkah ini mencakup perumusan implementasi syariat Islam yang rahmatan lil ‘alamin,
Pengentasan kemiskinan, peningkatan mutu pendidikan, hingga penegakan hukum yang adil dan tidak tebang pilih.
Sebelumnya, Pemateri Sayed Nazar memaparkan pentingnya pemanfaatan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) serta standarisasi manajemen berbasis ISO 9001 untuk mewujudkan Partai Adil Sejahtera (PAS) Aceh sebagai partai politik yang modern, akuntabel, dan beradab.
Dalam pemaparannya yang bertajuk “Renewable PAS Aceh Menuju Manajemen Partai Modern dan Beradab”, Sayed menjelaskan bahwa penerapan ISO 9001 dapat meningkatkan profesionalisme serta tata kelola partai yang dapat dipertanggungjawabkan (accountable).
Sebagai langkah konkrit digitalisasi, PAS Aceh berencana memigrasikan seluruh dokumen dan sistem pelaporan keuangan berstandar ISO ke platform digital.
Langkah ini diharapkan mampu memangkas birokrasi, mempercepat alur pengambilan keputusan, serta menembus sekat hierarki yang kaku.
Selain itu, pemanfaatan analisis AI dinilai mampu mendukung konsep bossless party (organisasi tanpa hierarki kepemimpinan yang kaku), sehingga partai dapat bergerak lebih cepat dan adaptif dalam mengubah strategi sesuai kebutuhan dinamika politik.
Menutup rangkaian safari politik dalam lawatannya di wilayah barat-selatan, Majelis Pimpinan Pusat PAS Aceh menggelar Pendidikan Politik (Dikpol) di Lamno, Kabupaten Aceh Jaya, Minggu (21/9)2026) sore. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus, anggota, kader, hingga Dewan Mustasyar MPW PAS Aceh Jaya.(*)













