Pesona Sabang, Perpaduan Keindahan Alam dan Tradisi Unik ‘Eh Leuho’

Sabtu, 28 Februari 2026 - 06:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemandangan udara menunjukkan kemegahan kapal pesiar yang bersandar di Teluk Sabang dengan latar belakang perbukitan hijau dan Tugu Merah Putih yang ikonik.(Foto: IST)

BANDAPOS | Kota Sabang kini bukan sekadar titik paling barat Indonesia. Lebih dari itu, Sabang terus memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata yang menawarkan perpaduan antara keindahan alam dan kekayaan tradisi lokal. Kota Sabang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga kekayaan tradisi lokal yang menjadi daya tarik tersendiri. Perpaduan lanskap alam dan budaya unik dinilai menjadi kekuatan utama dalam menarik minat wisatawan.

Potensi visual yang dimiliki Sabang dinilai menjadi modal utama dalam menarik minat wisatawan, terutama di era digital yang mengandalkan kekuatan konten visual. Keindahan Sabang tercermin dari keragaman bentang alamnya, mulai dari laut dengan gradasi warna biru yang jernih, perbukitan hijau, hingga kekayaan bawah laut yang telah dikenal luas.

Baca Juga :  Keberagaman Budaya Perkuat Daya Tarik Wisata Sabang di Mata Dunia

Setiap sudut kota ini memiliki daya tarik tersendiri yang menjadikannya sebagai salah satu destinasi yang diminati oleh fotografer maupun kreator konten.

Ketua DPRK Sabang, Magdalaina, menekankan bahwa kekuatan visual tersebut merupakan aset yang perlu dikelola secara optimal agar memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Sabang memiliki banyak sudut menarik yang layak diabadikan dan dipromosikan. Ini bukan hanya soal keindahan, tapi soal bagaimana potensi ini memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).

Di tengah perkembangan media sosial, promosi pariwisata dinilai perlu melibatkan berbagai pihak, termasuk generasi muda yang memiliki kemampuan dalam menghasilkan konten visual yang menarik.

Magdalaina mendorong adanya kolaborasi lintas sektor agar potensi alam dan budaya Sabang dapat dipromosikan secara lebih luas.

Baca Juga :  Taman I Love Sabang, Spot Panorama Kota dari Ketinggian yang Kian Diminati Wisatawan

“Jika potensi alam dan budaya ini dikemas dengan baik melalui foto dan konten yang menarik oleh anak-anak muda kita, citra Sabang sebagai destinasi unggulan akan semakin kokoh di level nasional maupun internasional,” tambahnya.

Selain keindahan alam, sejumlah agenda tahunan seperti Sabang Fair dan Sabang Marine Festival juga menjadi sarana untuk menampilkan kekayaan budaya daerah melalui berbagai pertunjukan seni dan tradisi.

Namun, daya tarik Sabang tidak hanya terletak pada panorama alam dan kegiatan budaya. Kota ini juga memiliki keunikan sosial yang jarang ditemukan di daerah lain, yaitu tradisi “Eh Leuho” atau kebiasaan beristirahat di siang hari.

Dalam praktiknya, sebagian besar aktivitas ekonomi di pusat kota akan berhenti sementara antara pukul 12.00 hingga 16.00 atau 17.00 WIB. Suasana kota menjadi lebih tenang, memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan yang berkunjung.

Baca Juga :  Sabang Matangkan Persiapan Sambut Kapal Pesiar Internasional Sepanjang 2026

“Budaya Eh Leuho adalah identitas sosial yang memperkaya karakter Sabang. Keheningan kota di siang hari ini justru menjadi pengalaman unik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung,” jelasnya.

Meski memiliki potensi besar dari sisi visual dan budaya, Magdalaina mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian alam serta nilai-nilai budaya lokal.

Ia berharap setiap wisatawan tidak hanya menikmati keindahan Sabang melalui dokumentasi visual, tetapi juga merasakan langsung pengalaman yang berkesan selama berada di daerah tersebut.

“Kita ingin Sabang bukan hanya menjadi tempat singgah tetapi sebuah destinasi yang terus diceritakan melalui foto dan pengalaman berkesan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sabang Siapkan Kawasan Kota Tua sebagai Destinasi Wisata Sejarah dan Edukasi
Senja dan Jejak Sejarah di Sabang, Daya Tarik Wisata di Pulau Weh
Kunjungan Wisatawan Meningkat, Sektor Pariwisata Sabang Dorong Ekonomi Warga
Pemkot Sabang Fokus Tata Ruang Destinasi, Dorong Wisata Bahari Berkelanjutan
Sabang Matangkan Persiapan Sambut Kapal Pesiar Internasional Sepanjang 2026
Bahari hingga Heritage, Sabang Punya Modal Kuat Jadi Destinasi Wisata Dunia
Pantai di Sabang Tetap Jadi Magnet Kunjungan Wisatawan
Promosi Wisata Sabang Lewat Konten Digital, Menarik Minat Wisatawan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 07:43 WIB

Serukan Penyelesaian, Wali Nanggroe Tegaskan Blang Padang Bukan Sekadar Aset, Ada Sejarah dan Amanah di Baliknya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Diduga Lecehkan Anak di Bawah Umur, Pemilik Wisma di Lambhuk Dilaporkan ke Polresta Banda Aceh

Selasa, 21 April 2026 - 11:29 WIB

Polda Aceh Lanjutkan Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Beasiswa BPSDM, Tersangka Diserahkan ke JPU

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:52 WIB

Data Pengelolaan Diduga Tak Jelas, SAPA Desak Aparat Penegak Hukum Selidiki Aset Wakaf Masjid Raya Baiturrahman

Selasa, 10 Februari 2026 - 05:50 WIB

Nama Dicatut dalam Transaksi Pajak Fiktif, PT Global Bima Utama Terancam Laporan Pidana dan Perdata

Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:09 WIB

Diduga Kuasai Lahan Warung Kopi, Direktur PT Wajib Usaha Mix Dilaporkan ke Polda Aceh

Rabu, 28 Januari 2026 - 07:01 WIB

SAPA Minta Kejati Aceh Percepat Penanganan Dugaan Korupsi Beasiswa BPSDM

Jumat, 25 Juli 2025 - 16:28 WIB

Terbukti Korupsi Pengadaan Lahan Zikir, Muhammad Yasir Dieksekusi ke Lapas Lambaro

Berita Terbaru

Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, menghadiri acara serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, yang berlangsung di Aula Kantor DWP Aceh, Rabu (9/9/2026).

Pemerintah Aceh

Plt. Sekda Aceh Hadiri Serah Terima Jabatan Ketua DWP Aceh

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:29 WIB