Ratusan Kecamatan di Aceh Terdampak Banjir, Komisi II DPRA Gelar Rapat Susun Rencana Aksi Bencana

Jumat, 9 Januari 2026 - 04:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menggelar rapat bersama mitra terkait Penanganan Bencana Banjir dan Longsor yang terjadi di Aceh. (Foto:Dok Ist)

Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menggelar rapat bersama mitra terkait Penanganan Bencana Banjir dan Longsor yang terjadi di Aceh. (Foto:Dok Ist)

BANDAPOS |i Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menggelar rapat koordinasi bersama mitra kerja untuk mengidentifikasi dampak serta menyusun rencana aksi penanganan bencana hidrometeorologi di Aceh. Rapat berlangsung di Aula Serba Guna Gedung DPRA, Kamis (8/1/2026).

Rapat dipimpin Ketua Komisi II DPRA Khairil Syahrial, ST, MAP, dan dihadiri pimpinan serta anggota Komisi II DPRA, Asisten II Pemerintah Aceh sekaligus Pelaksana Tugas Kepala Bappeda Aceh Dr. Zulkifli, M.Si, serta sejumlah kepala dinas terkait.

Dalam rapat tersebut, Khairil Syahrial menekankan pentingnya identifikasi menyeluruh terhadap kabupaten dan kota yang terdampak bencana hidrometeorologi. Ia menyebutkan penanganan pascabencana telah memasuki hari ke-44, sehingga diperlukan langkah konkret dan terkoordinasi dari seluruh perangkat daerah.

Baca Juga :  Pj Gubernur Bustami Lepas JCH Kloter I Embarkasi Aceh

“Setiap dinas harus bersinergi dan bergerak cepat dengan fokus pada pemulihan kerusakan serta pemulihan ekonomi masyarakat,” ujar Khairil.

Sementara itu, Plt Kepala Bappeda Aceh, Dr. Zulkifli, menyampaikan bahwa berdasarkan data Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, sebanyak 200 kecamatan dan 3.038 gampong di 18 kabupaten/kota teridentifikasi terdampak bencana.

Ia menjelaskan, rapat koordinasi tersebut menjadi bagian dari proses penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) Hidrometeorologi Aceh. Sejumlah sektor yang menjadi perhatian utama meliputi kehutanan, pertanian, peternakan, serta distribusi dan logistik pangan.

Baca Juga :  Pengurusan SKCK Bacaleg DPRA di Polres

Data sementara mencatat deforestasi seluas 11.265 hektare, kerusakan lahan sawah mencapai 53.519 hektare, kebun seluas 27.620 hektare, serta kematian ternak sebanyak 63.187 ekor.

Rapat turut melibatkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh, Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Dinas Pangan Aceh, Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, Dinas Peternakan Aceh, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, Dinas Koperasi dan UKM Aceh, serta Kantor Wilayah Perum Bulog Provinsi Aceh.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Terima Hibah Tanah Rampasan Korupsi dari KPK RI

Sejumlah anggota Komisi II DPRA juga menyampaikan masukan, di antaranya Muhammad Iqbal, T. Heri Suhadi (Abu Heri), Rahmuddinsyah, M. Natsir, Fuadri, Tantawi, dan Tati Meutia Asmara.

Beberapa rencana aksi yang dibahas meliputi pengumpulan kayu pascabencana untuk kebutuhan rekonstruksi, penguatan sumber daya manusia Polisi Hutan, mobilisasi bantuan logistik, serta pemanfaatan lahan terdampak endapan lumpur melalui penanaman jagung.

Komisi II DPRA menyatakan hasil rapat koordinasi tersebut akan ditindaklanjuti melalui pembahasan lanjutan bersama dinas terkait dalam rangka penyusunan R3P guna mengoptimalkan penanganan dampak bencana hidrometeorologi di Aceh.(**)

Berita Terkait

Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa
Implementasi MoU Helsinki Belum Optimal, Lembaga Wali Nanggroe Turun Gunung
Dua Dekade Perdamaian Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Himpun Masukan di Aceh Jaya
Meneladani Habib Bugak: Dirut Bank Aceh dan Jemaah Haji Kloter 2 Ziarahi Makam Pewakaf Baitul Asyi
Kesbangpol Banda Aceh Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, Sasar 50 Ketua Pemuda Gampong
Kamar Mesin KMP Aceh Hebat 2 Terbakar, Belasan Korban Dilarikan ke RSUDZA
Bank Aceh Serahkan Buggy Car untuk Permudah Mobilisasi Jamaah di Asrama Haji Embarkasi Aceh
Gelar Peusijuk Serentak di Seluruh Cabang, Bank Aceh Lepas 1.624 Calon Haji 2026

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 02:41 WIB

Enam Isu Pertanahan Aceh Mengemuka di DPR RI, Wagub Fadhlullah Minta Blang Padang Diberi Kepastian Hukum

Rabu, 9 September 2026 - 09:29 WIB

Plt. Sekda Aceh Hadiri Serah Terima Jabatan Ketua DWP Aceh

Senin, 7 September 2026 - 13:53 WIB

Buka Jalur Dagang ke Malaysia, Aceh Garap Regulasi Pelayaran Langsung Krueng Geukueh–Penang

Senin, 7 September 2026 - 05:16 WIB

Percepat Perubahan RKPA 2026, Pemprov Aceh Minta SKPA Rapikan Data Anggaran

Kamis, 3 September 2026 - 05:51 WIB

Bahas Agenda Strategis, Pemegang Saham Pengendali Pimpin RUPSLB Bank Aceh

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:51 WIB

Pemerintah Aceh Raih Penghargaan Akses Layanan Pendidikan Regional Sumatera 2026

Selasa, 7 Juli 2026 - 04:40 WIB

Sukses Transformasi Ekonomi Syariah, Aceh Borong Sembilan Penghargaan di Anugerah Adinata Syariah 2026

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:49 WIB

Sekda Aceh Muhammad Nasir Resmi Pimpin Komisaris Utama Bank Aceh Syariah Periode 2026–2030

Berita Terbaru

Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, menghadiri acara serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, yang berlangsung di Aula Kantor DWP Aceh, Rabu (9/9/2026).

Pemerintah Aceh

Plt. Sekda Aceh Hadiri Serah Terima Jabatan Ketua DWP Aceh

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:29 WIB