Istri Gubernur Bergerilya Sahur: Dari Rumah Sakit hingga Pasar, Mengantar Cinta dalam Seporsi Nasi

Senin, 7 April 2025 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Istri Gubernur Aceh Marlina membagikan nasi kotak untuk sahur bagi yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian dan saling berbagi serta ketulusan hati dibulan ramadhan.

Istri Gubernur Aceh Marlina membagikan nasi kotak untuk sahur bagi yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian dan saling berbagi serta ketulusan hati dibulan ramadhan.

BANDAPOS | Dini hari masih dipenuhi kegelapan saat Marlina, istri Gubernur Aceh, melangkah keluar dari Meuligoe Gubernur. Waktu menunjukkan pukul tiga pagi, Minggu (16/3/2025), ketika kebanyakan orang masih terlelap dalam hangatnya selimut, ia justru bergerak menuju sunyi kota, membawa misi yang tak sekadar memberi, tapi juga merangkul.

Di belakangnya, satu mobil boks penuh nasi kotak siap saji dan sebuah mobil pick up terbuka berisi paket kebutuhan dapur telah siap mengarungi sepi.

Ditemani ajudan perempuannya, serta sejumlah petugas keamanan yang setia mengawal, Marlina memulai perjalanan sahurnya dengan tujuan pertama: Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA).

Langkahnya ringan, tapi hatinya sarat dengan empati. Dengan kedua tangannya, Marlina menenteng susunan nasi kotak, membagikannya satu per satu kepada keluarga pasien yang berjaga di lorong rumah sakit.

Senyum mereka yang awalnya letih perlahan merekah, seiring dengan suapan nasi sahur yang hadir tanpa diduga. Para tenaga kesehatan yang masih berjaga malam itu pun ikut menerima. Tidak ada seremoni, tidak ada pejabat rumah sakit yang menyambut.

Baca Juga :  Wagub Fadhlullah Buka Raker Inshafuddin Aceh 2025, Tekankan Sinergi Ulama dan Pemerintah

Marlina tidak ingin mengganggu waktu istirahat siapa pun—ia hanya ingin memberi.

Para pengawalnya, yang biasanya menjaga dari jauh, kini ikut turun tangan, menurunkan tumpukan nasi kotak dengan cekatan.

Setelah semua orang yang ditemuinya di lorong-Lorong RSUDZA mendapat bagian, Marlina kembali ke dalam mobilnya. Kota Banda Aceh masih lengang, lampu jalan remang – remang menerangi aspal yang dingin. Namun, perjalanan masih panjang.

Mobil yang ditumpanginya meluncur ke Jalan Pocut Baren, tempat tukang becak menepi, menunggu rezeki esok pagi. Marlina turun, membawa kembali nasi kotak dan paket sembako.“Pat tinggai, Bapak? Nyoe na kamoe ba bu sahur,” ujarnya ramah, sembari menanyakan tempat tinggal para tukang becak sebelum menyerahkan makanan.

Dalam dinginnya pagi, tak ada yang menyangka sosok yang mereka kenal hanya lewat layar media kini berdiri di hadapan mereka, menawarkan sebungkus nasi berisi sepotong ayam goreng, daging rendang, dua ekor udang, sayur kuah, jeruk manis, serta air mineral.

Baca Juga :  Usung Tema “Menyatukan Langkah Membangun Aceh” Bank Aceh Rayakan HUT ke-52

Tak hanya itu, dua kilogram minyak goreng, dua kilogram gula, satu kotak kurma, dan tiga botol sirup turut diberikan, cukup untuk meringankan kebutuhan dapur di pagi itu.

“Alhamdulillah, makasih banyak, Ibu. Pas sekali waktunya makan sahur,” ujar Tgk Irwadi, seorang tukang becak yang terlihat terkesima. Ia mengaku setiap malamnya bekerja mengumpulkan barang bekas untuk dimuat ke dalam becaknya sebelum dijual ke penampung.

Perjalanan berlanjut ke Pasar Peunayong, tempat pedagang kecil dan tukang becak lain masih berjibaku dengan waktu.

Marlina kembali turun, menyapa, bertanya, mendengar cerita mereka, lalu memberikan makanan. Di bawah lampu jalan yang redup, wajah-wajah lelah itu menyiratkan rasa syukur yang tulus.

Jam semakin mendekati pukul lima pagi. Marlina kini telah melewati Bundaran Simpang Lima, Jembatan Pante Pirak, hingga ke kawasan Pasar Aceh.

Marlina menyusuri pusat pertokoan, menemui pedagang kios yang sedang menutup lapaknya, lalu membagikan sisa paket yang masih ada. Sesekali, ia bahkan menyetop becak dan pengendara roda dua yang kebetulan lewat, memberikan mereka satu porsi sahur.

Baca Juga :  Muzakir Manaf Lauching Ingub, ASN dan Masyarakat, Wajib Shalat Fardhu Berjamaah

Langkahnya akhirnya terhenti di halaman Masjid Raya Baiturrahman. Cahaya lampu masjid yang megah memantulkan siluet kelelahan yang tak indah. Di bawah menara utama, Marlina duduk, membuka kotak nasi terakhir yang tersisa. Semua telah terbagi.

“Alhamdulillah, semua sudah terbagi,” ucapnya pelan, sebelum ia perlahan mulai menyantap sahurnya sendiri dan mempersilakan orang-orang yang menemaninya ikut menyantap sahur bersama.

Dalam remang dini hari, 230 kotak nasi dan 200 paket sembako telah tersampaikan. Bukan sekadar makanan, tetapi juga penghangat hati bagi mereka yang menerimanya. Dan di sepertiga malam itu, di antara doa-doa yang mengudara, Marlina kembali menegaskan bahwa berbagi tak selalu harus megah—cukup dengan ketulusan, di waktu yang tepat, untuk orang-orang yang membutuhkan.(**)

Berita Terkait

Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa
Implementasi MoU Helsinki Belum Optimal, Lembaga Wali Nanggroe Turun Gunung
Dua Dekade Perdamaian Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Himpun Masukan di Aceh Jaya
Meneladani Habib Bugak: Dirut Bank Aceh dan Jemaah Haji Kloter 2 Ziarahi Makam Pewakaf Baitul Asyi
Kesbangpol Banda Aceh Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, Sasar 50 Ketua Pemuda Gampong
Kamar Mesin KMP Aceh Hebat 2 Terbakar, Belasan Korban Dilarikan ke RSUDZA
Bank Aceh Serahkan Buggy Car untuk Permudah Mobilisasi Jamaah di Asrama Haji Embarkasi Aceh
Gelar Peusijuk Serentak di Seluruh Cabang, Bank Aceh Lepas 1.624 Calon Haji 2026

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:42 WIB

Bahas Kemandirian Ekonomi Dayah, Disdik Dayah Aceh Audiensi dengan Menteri Ekonomi Kreatif

Kamis, 3 September 2026 - 14:57 WIB

MIN 4 Banda Aceh Peringati Maulid Nabi, Perkuat Persatuan dan Akhlak Mulia

Minggu, 5 Juli 2026 - 04:15 WIB

Salurkan Bantuan ke Dayah Rahmatul Huda, Ini Harapan Plt Kadis Pendidikan Dayah Aceh

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:47 WIB

Sinergi DPDA dan Aceh Hijau: Rancang Model Dayah Aman dan Siaga Iklim

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:36 WIB

Cetak Santri Melek Teknologi, Ini 4 Strategi Baru Disdik Dayah Aceh Hadapi Ekonomi Modern

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:25 WIB

Plt, Kadis Pendidikan Dayah Aceh Ajak Santri Jaga Ukhuwah di Gema Muharram

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:28 WIB

Dinas Pendidikan Dayah Aceh Gelar Pelatihan e-Kinerja untuk 221 PPPK

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:38 WIB

Perkuat Peran Lembaga Pendidikan Islam, Dinas Dayah Aceh Beri Masukan Strategis untuk Qanun Dayah Pidie Jaya

Berita Terbaru

Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, menghadiri acara serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, yang berlangsung di Aula Kantor DWP Aceh, Rabu (9/9/2026).

Pemerintah Aceh

Plt. Sekda Aceh Hadiri Serah Terima Jabatan Ketua DWP Aceh

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:29 WIB