Mendapat Dukungan dari Pemerintah Aceh, Proyek Panas Bumi Seulawah Tahun ini di Mulai

Selasa, 6 Mei 2025 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Aceh H. Fadhlullah, SE dalam sebuah pertemuan dengan jajaran manajemen PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE), di Grha Pertamina, lantai 7, Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Senin, (5/5/2025). Foto : Humas BPPA

Wakil Gubernur Aceh H. Fadhlullah, SE dalam sebuah pertemuan dengan jajaran manajemen PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE), di Grha Pertamina, lantai 7, Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Senin, (5/5/2025). Foto : Humas BPPA

BANDAPOS | Proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Seulawah mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Aceh. Hal itu disampaikan oleh Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, SE dalam pertemuan dengan jajaran manajemen PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE), di Grha Pertamina, lantai 7, Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Senin (5/5/2025).

Wakil Gubernur menegaskan pentingnya percepatan proyek ini sebagai bagian dari solusi energi berkelanjutan di wilayah Aceh serta kontribusinya terhadap bauran energi nasional.

“Bagi kami, Pemerintah Aceh, mendukung sepenuhnya tujuan baik ini dengan harapan menjadikan Aceh lebih baik,” ujar Wakil Gubernur Fadhlullah.

PLTP Seulawah yang berlokasi di Kabupaten Aceh Besar merupakan hasil lelang wilayah kerja panas bumi oleh Pemerintah Aceh pada 2013, dengan izin panas bumi yang diperoleh pada 2018.

Baca Juga :  Pertama Sejak Tahun 1993, Pengurus Kemab Langsung Dilantik oleh Bupati Aceh Besar

Proyek ini dijalankan oleh PT Geothermal Energy Seulawah, sebuah perusahaan patungan antara PGE (75%) dan PT Pembangunan Aceh (PEMA, 25%).

Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, Julfi Hadi, menyampaikan bahwa proyek Seulawah merupakan salah satu proyek strategis nasional dengan potensi pembangkitan hingga 55 MW.

Ia mengatakan bahwa proyek ini telah memasuki tahap eksplorasi dan ditargetkan memulai pengeboran pada Agustus 2025.

“Ini proyek besar dan memiliki tantangan tinggi, karena kami memulai dari eksplorasi penuh yang memiliki risiko besar. Namun, dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan pusat, termasuk insentif untuk penurunan KAPEX, kami optimistis dapat menekan biaya pengembangan dan mempercepat tahapan hingga mencapai COD (Commercial Operation Date),” ujar Julfi Hadi.

Baca Juga :  Fachrul Razi Walikota, Program Desa Inovasi Menjadi Prioritas

Lebih lanjut, Julfi menjelaskan bahwa eksplorasi akan dilakukan secara bertahap dengan metode pengeboran sedalam dua kilometer untuk mengakses sumber panas bumi yang berada pada kedalaman sekitar tujuh kilometer.

Dengan teknologi injeksi ulang, air panas akan diolah menjadi energi listrik secara berkelanjutan, menjadikan geothermal sebagai salah satu energi terbarukan paling andal.

Proyek ini juga menjadi bagian dari upaya nasional dalam memanfaatkan potensi panas bumi Indonesia, yang merupakan terbesar kedua di dunia. Julfi menambahkan,

Baca Juga :  Anies dan Koalisi Perubahan Bahas Harapan Rakyat, Tegaskan Cawapres Dari Internal Koalisi

“Jika eksplorasi ini sukses, PLTP Seulawah akan menjadi contoh nyata bagaimana daerah dapat menjaga kelestarian hutan sekaligus mendorong pembangunan ekonomi,” ujarnya.

Dari sisi sosial dan lingkungan, PGE menegaskan bahwa proyek ini justru akan menjaga hutan, karena kawasan yang dikelola akan diawasi dan diberdayakan sebagai bagian dari konservasi aktif.

Selain itu, masyarakat sekitar akan dilibatkan dalam berbagai tahap proyek, baik sebagai tenaga kerja maupun mitra pengembangan wilayah.

Dengan target operasi penuh dalam waktu 4–5 tahun, proyek ini diharapkan menjadi penggerak utama pemanfaatan energi bersih di wilayah barat Indonesia, serta menjadi pelopor bagi proyek geothermal serupa di masa mendatang.(**)

Berita Terkait

Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa
Implementasi MoU Helsinki Belum Optimal, Lembaga Wali Nanggroe Turun Gunung
Dua Dekade Perdamaian Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Himpun Masukan di Aceh Jaya
Meneladani Habib Bugak: Dirut Bank Aceh dan Jemaah Haji Kloter 2 Ziarahi Makam Pewakaf Baitul Asyi
Kesbangpol Banda Aceh Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, Sasar 50 Ketua Pemuda Gampong
Kamar Mesin KMP Aceh Hebat 2 Terbakar, Belasan Korban Dilarikan ke RSUDZA
Bank Aceh Serahkan Buggy Car untuk Permudah Mobilisasi Jamaah di Asrama Haji Embarkasi Aceh
Gelar Peusijuk Serentak di Seluruh Cabang, Bank Aceh Lepas 1.624 Calon Haji 2026

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Peringati Hari Pangan Sedunia, Pemkab Aceh Besar Gelar Pangan Murah di Kota Jantho

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:35 WIB

Pemkab Aceh Besar dan Unmuha Resmi Jalin Kerja Sama Strategis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Adopsi Sistem Sumedang, Bupati Aceh Besar Paparkan Inovasi Digital dan Rencana Call Center Bencana di Monev KIA

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:17 WIB

Sekda Aceh Besar Ajak Seluruh OPD dan Masyarakat Sukseskan MTQ ke-35 di Kuta Baro

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:27 WIB

Atasi Krisis Air di Leupung, Pemkab Aceh Besar Siapkan Perbaikan Pipa dan Rencana Bendungan 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:42 WIB

Perluas Akses Listrik Perdesaan, Pemkab Aceh Besar Lakukan Sinkronisasi Data Bersama PLN

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:17 WIB

Bupati Muharram Tegaskan Kepastian Hukum untuk Lindungi Hak Masyarakat Hukum Adat Aceh Besar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 04:59 WIB

Kembangkan Lahan Transmigrasi, Pemkab Aceh Besar Dorong Pemanfaatan di Jantho dan Seulimeum

Berita Terbaru