Alumni Dayah Kecam Domino sebagai Cabang Olahraga Resmi di Aceh

Kamis, 25 September 2025 - 04:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Alumni Dayah Darusaadah, Tgk Boihaqqi Muchdijah

Ketua Alumni Dayah Darusaadah, Tgk Boihaqqi Muchdijah

BANDAPOS | Ketua Alumni Dayah Darusaadah, Tgk. Boihaqqi Muchdijah, mengeluarkan kecaman keras atas keputusan pembentukan Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia yang menetapkan permainan domino sebagai cabang olahraga resmi di Aceh. Menurutnya, langkah tersebut sangat tidak tepat dan bertentangan dengan nilai-nilai agama serta budaya Aceh.

Tgk. Boihaqqi menjelaskan bahwa selama ini permainan domino sering diidentikkan dengan praktik judi, yang jelas dilarang dalam syariat Islam. “Domino bukan sekadar permainan biasa, melainkan seringkali menjadi sarana perjudian yang merusak moral dan ekonomi masyarakat,” ujarnya kepada media ini di Banda Aceh, Kamis (25/9/2025).

Baca Juga :  Briptu Derli Amalia Putri Raih Dua Medali PON XXI Aceh-Sumut di Cabor Menembak

Aceh sebagai provinsi yang menerapkan syariat Islam secara ketat, kata Boihaqqi, harus menjaga keharmonisan sosial dengan menolak segala bentuk aktivitas yang berpotensi merusak akhlak masyarakat. “Kita tidak bisa membiarkan sesuatu yang bertentangan dengan syariat Islam dilegalkan dan bahkan dijadikan cabang olahraga resmi. Ini sangat berbahaya dan tidak sesuai dengan karakter Aceh sebagai Serambi Mekah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Boihaqqi yang juga sebagai pengacara muda, menilai pembentukan olahraga domino adalah upaya yang salah arah dari para perumus yang tidak memahami konteks sosial dan keagamaan di Aceh. “Para penggagas harusnya memahami bahwa masyarakat Aceh sangat menjunjung tinggi nilai-nilai Islam. Mereka harus segera menghentikan niat ini sebelum menimbulkan keresahan yang lebih luas,” katanya.

Baca Juga :  Laporan Pungli PPDB MIN 5 dan MIN 6, SAPA Desak Polresta Usut Tuntas

Selain itu, Tgk. Boihaqqi mengajak seluruh lapisan masyarakat Aceh, termasuk para ulama, tokoh adat, dan pemuda, untuk bersatu menolak legitimasi permainan domino sebagai olahraga resmi. Ia bahkan mengusulkan agar pemerintah dan aparat terkait melakukan tindakan tegas dengan menertibkan atau membongkar lapak-lapak domino yang masih beroperasi di Aceh.

Baca Juga :  KPK Pantau Investasi Telkomsel ke GOTO

“Kita mengimbau masyarakat Aceh untuk tidak memberikan ruang bagi permainan domino. Bila perlu, lakukan pengawasan dan razia agar aktivitas yang bertentangan dengan syariat ini tidak berkembang,” tuturnya.

Dengan sikap tegas tersebut, diharapkan Aceh tetap terjaga dari pengaruh negatif perjudian yang dapat mengancam moral dan kestabilan sosial masyarakat.(*)

Berita Terkait

Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa
Implementasi MoU Helsinki Belum Optimal, Lembaga Wali Nanggroe Turun Gunung
Dua Dekade Perdamaian Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Himpun Masukan di Aceh Jaya
Meneladani Habib Bugak: Dirut Bank Aceh dan Jemaah Haji Kloter 2 Ziarahi Makam Pewakaf Baitul Asyi
Kesbangpol Banda Aceh Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, Sasar 50 Ketua Pemuda Gampong
Kamar Mesin KMP Aceh Hebat 2 Terbakar, Belasan Korban Dilarikan ke RSUDZA
Bank Aceh Serahkan Buggy Car untuk Permudah Mobilisasi Jamaah di Asrama Haji Embarkasi Aceh
Gelar Peusijuk Serentak di Seluruh Cabang, Bank Aceh Lepas 1.624 Calon Haji 2026

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Meunasah Tuha, Pemkab Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Peringati Hari Pangan Sedunia, Pemkab Aceh Besar Gelar Pangan Murah di Kota Jantho

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:35 WIB

Pemkab Aceh Besar dan Unmuha Resmi Jalin Kerja Sama Strategis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:24 WIB

Buka Piasan Aceh Rayeuk 2026, Bupati Minta Kuliner Khas dan Budaya Lokal di Lestarikan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:17 WIB

Sekda Aceh Besar Ajak Seluruh OPD dan Masyarakat Sukseskan MTQ ke-35 di Kuta Baro

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:27 WIB

Atasi Krisis Air di Leupung, Pemkab Aceh Besar Siapkan Perbaikan Pipa dan Rencana Bendungan 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:42 WIB

Perluas Akses Listrik Perdesaan, Pemkab Aceh Besar Lakukan Sinkronisasi Data Bersama PLN

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:17 WIB

Bupati Muharram Tegaskan Kepastian Hukum untuk Lindungi Hak Masyarakat Hukum Adat Aceh Besar

Berita Terbaru