Diduga Kuasai Lahan Warung Kopi, Direktur PT Wajib Usaha Mix Dilaporkan ke Polda Aceh

Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAPOS | Amiruddin, didampingi kuasa hukum dari Kantor Hukum BOIHAQQI, SHI & Partners, melaporkan Direktur PT Wajib Usaha Mix ke Kepolisian Daerah (Polda) Aceh. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran hukum dalam penguasaan dan pengelolaan usaha warung kopi milik adik kandungnya berinisial MY.

Kuasa hukum menyampaikan bahwa langkah hukum ini ditempuh setelah upaya penyelesaian secara persuasif tidak memperoleh tanggapan yang jelas dari pihak terlapor. Sebelumnya, pihak kuasa hukum MY telah melayangkan surat somasi bernomor 07/SOMASI/BP/LO/I/2026 kepada pihak terkait, sebagai upaya penyelesaian non-litigasi.

Baca Juga :  Soal Sanksi larangan Masuk Kerja Zamzami, Begini Penjelasan Kepala BPKS Sabang

Somasi tersebut berkaitan dengan penguasaan dan pengelolaan usaha warung kopi WN Kopie yang berlokasi di Desa Lamreung, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar. Namun hingga batas waktu yang ditentukan, tidak mendapat respons maupun tindak lanjut dari pihak yang disomasi.

Berdasarkan keterangan kuasa hukum, peristiwa yang dilaporkan diduga terjadi pada Jumat, 4 Juli 2025 sekitar pukul 15.00 WIB. Terlapor disebut diduga memasuki area pekarangan usaha warung kopi milik MY tanpa izin. Keterangan tersebut juga diperkuat oleh saksi Amiruddin yang berada di lokasi saat kejadian.

Baca Juga :  Kasus Budidaya Ikan di BRA, Beberapa Pihak Akan Dicekal

Atas peristiwa tersebut, keluarga MY melalui kuasa hukum melaporkannya ke Polda Aceh. Laporan itu telah diterima oleh Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Aceh dengan nomor laporan STTLP-/24/I/2026/SPKT/POLDA ACEH.

Melalui kuasa hukumnya, MY menyampaikan bahwa laporan tersebut berkaitan dengan dugaan peristiwa memasuki pekarangan tanpa izin di lokasi usaha miliknya. Pihak kuasa hukum menegaskan bahwa langkah hukum ini diambil secara profesional dan sesuai prosedur hukum.

Baca Juga :  Azhari Pimpin Kanwil Kemenag Aceh

“Pelaporan ini merupakan upaya hukum untuk memperoleh kepastian dan perlindungan hukum bagi klien kami. Kami tetap menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah dan sepenuhnya menyerahkan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum,” ujar kuasa hukum dalam keterangannya yang diterima media ini Sabtu (30/1/2026).

Kuasa hukum berharap aparat kepolisian dapat menindaklanjuti laporan tersebut secara objektif dan transparan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, guna memberikan keadilan bagi semua pihak.(*)

Berita Terkait

Kasus BBM Subsidi, Polda Aceh Tetapkan 22 Tersangka dan 18 Kendaraan Ikut Diamankan
Serukan Penyelesaian, Wali Nanggroe Tegaskan Blang Padang Bukan Sekadar Aset, Ada Sejarah dan Amanah di Baliknya
Penyidik Polda Metro Jaya Masih Dalami Laporan terhadap Hotman Paris, MIO Indonesia Apresiasi Profesionalisme Kepolisian
Diduga Lecehkan Anak di Bawah Umur, Pemilik Wisma di Lambhuk Dilaporkan ke Polresta Banda Aceh
Polda Aceh Lanjutkan Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Beasiswa BPSDM, Tersangka Diserahkan ke JPU
Data Pengelolaan Diduga Tak Jelas, SAPA Desak Aparat Penegak Hukum Selidiki Aset Wakaf Masjid Raya Baiturrahman
Nama Dicatut dalam Transaksi Pajak Fiktif, PT Global Bima Utama Terancam Laporan Pidana dan Perdata
SAPA Minta Kejati Aceh Percepat Penanganan Dugaan Korupsi Beasiswa BPSDM

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 07:43 WIB

Serukan Penyelesaian, Wali Nanggroe Tegaskan Blang Padang Bukan Sekadar Aset, Ada Sejarah dan Amanah di Baliknya

Rabu, 9 September 2026 - 08:48 WIB

Penyidik Polda Metro Jaya Masih Dalami Laporan terhadap Hotman Paris, MIO Indonesia Apresiasi Profesionalisme Kepolisian

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Diduga Lecehkan Anak di Bawah Umur, Pemilik Wisma di Lambhuk Dilaporkan ke Polresta Banda Aceh

Selasa, 21 April 2026 - 11:29 WIB

Polda Aceh Lanjutkan Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Beasiswa BPSDM, Tersangka Diserahkan ke JPU

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:52 WIB

Data Pengelolaan Diduga Tak Jelas, SAPA Desak Aparat Penegak Hukum Selidiki Aset Wakaf Masjid Raya Baiturrahman

Selasa, 10 Februari 2026 - 05:50 WIB

Nama Dicatut dalam Transaksi Pajak Fiktif, PT Global Bima Utama Terancam Laporan Pidana dan Perdata

Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:09 WIB

Diduga Kuasai Lahan Warung Kopi, Direktur PT Wajib Usaha Mix Dilaporkan ke Polda Aceh

Rabu, 28 Januari 2026 - 07:01 WIB

SAPA Minta Kejati Aceh Percepat Penanganan Dugaan Korupsi Beasiswa BPSDM

Berita Terbaru