Pj.Walikota Bakri Siddiq Berhasil Bawa Pulang Rp. 47,9 M Untuk Pembangunan Kota Banda Aceh

Jumat, 7 Oktober 2022 - 03:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandapos.com | Banda Aceh – Pj Walikota Banda Aceh, H. Bakri Siddiq, SE, MM berhasil membawa pulang dana untuk pembangunan infrastruktur Kota Banda Aceh melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) di Jakarta Jumat (7/10/2022).

Pj Walikota Bakri Siddiq sebelumnya sudah meminta untuk dialokasi anggaran sebesar Rp.13 Milyar dari Kementerian yang sama untuk penataan pemukiman melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2023.

Kunjungannya ke Kementerian PUPR kali ini adalah untuk mem-follow up usulan sejumlah program pembangunan yang telah ia sampaikan sebelumnya kepada Ditjen Cipta Karya dan Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR.

Bakri Siddiq yang didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jalaluddin, ST, MT dan Kadis PUPR Kota Banda Aceh Muhammad Yasir, ST, MT diterima oleh Kasubdit Wilayah I Direktorat Pembangunan Jembatan Tabrani dan Kasubdit Wilayah III Direktorat Pembangunan Jalan Zusnan Asraf Wahab.

Baca Juga :  Banjir Meluas, Lintas Banda Aceh-Medan Lumpuh

Pertemuan tersebut akhirnya membuahkan hasil, dimana Pemerintah Pusat akan menggelontorkan anggaran untuk peningkatan infrastruktur melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2023 senilai Rp 37,4 miliar lebih, plus APBN Rp 10,5 miliar dengan total Rp 47,9 miliar.

Menurut Pj Walikota Bakri Siddiq, dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan dan peningkatan infrastruktur air minum, sanitasi, perumahan dan permukiman, hingga jalan.

Adapun sejumlah proyek akan dimulai pengerjaannya tahun depan di antaranya pengembangan jaringan distribusi dan sambungan air bersih senilai Rp 5,4 miliar dan pembangunan IPAL Skala Permukiman beserta Rehabilitasi IPLT Gampong Jawa senilai Rp 8,2 miliar.

Kemudian pembangunan dan rehab rumah masyarakat yang berpenghasilan rendah sebanyak 135 unit, pembangunan jalan lingkungan sepanjang 2,1 kilometer dan drainase lingkungan 4,4 kilometer dengan “Total anggarannya mencapai Rp 12,7 miliar,” kata Bakri.

“Dan bukan hanya itu kata Bakri Siddiq, kita juga akan melakukan penanganan long segment tehadap Jalan Hasan Saleh di kawasan Neusu, mulai dari Simpang Lamlagang hingga Lapangan Jasdam, dengan anggaran Rp 11,1 miliar, dan kita akan rekonstruksi jalan yang sudah mulai crowded”.

Baca Juga :  Sinergi Pemkab Aceh Besar dan Islamic Relief, Wujudkan Rumah Siap Huni untuk Dhuafa

Untuk saat ini total kebutuhan dana yang telah disetujui oleh Pemerintah pusat untuk pembangunan infrastruktur dimaksud adalah Rp 37,4 miliar lebih. “Alhamdulillah ini patut kita syukuri, karena memang ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam jangka pendek,” kata Bakri.

Pj Walikota Bakri Siddiq tidak berhenti sampai di situ, dirinya juga telah menyampaikan beberapa usulan program lainnya kepada Pemerintah Pusat. “Insyaallah Banda Aceh Outer Ring Road akan dilanjutkan pembangunannya, begitu juga dengan proyek Flyover Pango”.

Walikota Bakri Siddiq menambahkan, “Kita juga akan melakukan penataan pinggiran Krueng Aceh mulai dari Jembatan Pante Pirak hingga Jembatan Peunayong. Ini semua telah masuk dalam rencana umum Kementerian PUPR pada 2025 mendatang,”.

Baca Juga :  Warga Mesjid Raya Minta MBS Tuntaskan Kuala Gigieng Masalah Pemerintah Masalalu

Sebelumnya pada momen yang lain, Pj Walikota Bakri Suddiq bersama rombongan juga telah bertemu dengan Direktur Pembangunan Jembatan Ditjen Bina Marga Yudha Handita Panjiriawan dimana “Kita meminta untuk pelebaran Jalan Sultan Iskandar Muda, tepatnya mulai dari jembatan setelah Simpang Empat Punge hingga samping rumah Pangdam ke arah Blang Padang.”

Titik ruas jalan nasional tersebut kini sudah terlihat sempit sehingga selama ini sering terjadi kemacetan. “Permintaan itu pun langsung disahuti dan akan dikerjakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh tahun depan dengan menggunakan APBN.

Nominal untuk pelebaran jalan beserta jembatan itu berkisar Rp 10,5 miliar,” atas perhatian Pemerintah Pusat untuk Kota Banda Aceh kita ucapkan terima kasih, ujar Bakri Siddiq. (*)

Berita Terkait

Demi Keselamatan Pengguna Jalan, Tol Padang Tiji–Seulimeum Ditutup Mulai Hari Ini, Pengendara Dialihkan ke Saree
Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa
Jaga Keselamatan Pengguna Jalan, Hutama Karya Uji Coba Contraflow di KM 55 Tol Binjai–Langsa
Implementasi MoU Helsinki Belum Optimal, Lembaga Wali Nanggroe Turun Gunung
Dua Dekade Perdamaian Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Himpun Masukan di Aceh Jaya
Meneladani Habib Bugak: Dirut Bank Aceh dan Jemaah Haji Kloter 2 Ziarahi Makam Pewakaf Baitul Asyi
Kesbangpol Banda Aceh Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, Sasar 50 Ketua Pemuda Gampong
Kamar Mesin KMP Aceh Hebat 2 Terbakar, Belasan Korban Dilarikan ke RSUDZA

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:55 WIB

Buka Pendidikan Politik, Sibral Malasyi Tegaskan Masih Ketua PAS Pidie Jaya, Kader Diminta Tetap Solid

Senin, 28 September 2026 - 02:40 WIB

Soroti Syariat Islam dan Pengangguran di Aceh, PAS Minta Pemda Optimalkan Dana Otsus

Kamis, 24 September 2026 - 04:16 WIB

Dari Pendidikan Politik, Tu Bulqaini Minta Kader Perkuat Konsolidasi dan Kawal UUPA

Senin, 21 September 2026 - 04:38 WIB

Silaturrahmi dan Konsolidasi di Abdya, MPP PAS Aceh Gelar Pendidikan Politik untuk Kader

Senin, 21 September 2026 - 04:27 WIB

Daurah Siyasah PAS Aceh di Nagan Raya: Tegaskan Komitmen Politik Santun dan Berakhlak

Jumat, 11 September 2026 - 05:00 WIB

Perkuat Konsolidasi dan Silaturrahmi, PAS Aceh Gelar Rapimwil di Sabang

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:36 WIB

Jalin Silaturrahmi, PAS Aceh Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:19 WIB

Jelang Pergantian Kepemimpinan, Ketua Demokrat Aceh Dinilai Harus Berkapasitas dan Berwibawa

Berita Terbaru