Doto Zaini : Dirut BAS “Leubeh Get Ureung Aceh”

Berita, Daerah63 views

BANDAPOS.COM : Penentuan dan pemilihan Dirut Bank Aceh Syariah hingga saat ini belum ada kepastian, meskipun pihak OJK telah melakukan uji kelayakan terhadap calon Dirut dan telah pula merekomendasi ke pemilik saham yaitu Gubernur Aceh dan Bupati/Walikota untuk kemudian memilih dan menetapkan satu calon dalam sebuah RUPS luar biasa, akan tetapi terkesan masih terjadi tolak tarik penentuan nama tersebut

Menanggapi sosok yang akan dipilih dan ditetapkan sebagai Dirut Bank Aceh Syariah untuk periode mandatang, Mantan Gubernur Aceh, Zaini Abdullah (Doto Zaini) menyoroti soal polemik berkepanjangan terkait pemilihan Direktur Utama (Dirut) Bank Aceh Syariah (BAS) yang sudah berlangsung sejak 10 Oktober 2022.

“Menuroet lon Bank Aceh Syariah dipimpin oleh ureung Aceh, bek dari lua, seubab nyang tuoeh Aceh ya ureung Aceh”, (sebaiknya yang pimpin Bank Aceh adalah orang Aceh, sebab yang tahu Aceh yang orang Aceh),
Ungkap Doto Zaini di acara Focus Group Discussion (FGD)” dengan tema “Agar Bank Aceh Tetap Terjaga” yang digelar oleh Forum Pemred SMSI Aceh, Rabu (1/3/2023) di Hotel Kyriad Kota Banda Aceh.

Ia menyebutkan, sebagai perbankan milik Rakyat Aceh, Bank Aceh Syariah sudah sewajarnya dipimpin oleh orang Aceh dan juga untuk kepentingan rakyat Aceh, supaya dapat membantu dalam permodalan untuk mendongkrak perekonomian khususnya dibidang industri dan atau UMKM.

Zaini Abdullah yang memimpin Pemerintahan Aceh Periode (2012-2017) mengatakan, ia sangat memperhatikan perkembangan Bank Aceh untuk menjadi lebih baik, termasuk saat itu menggagas dari bank konvensional menjadi bank yang bekerja dengan cara dan mekanisme syariah.

Untuk itu, Ia mengharapkan pihak penentu yaitu Gubernur dan para bupati/walikota agar lebih mempertimbangkan supaya Dirut Bank Aceh Syariah berasal dari putra Aceh yang mengerti dan memahami karakter ke acehan serta memiliki kompetensi seperti yang dipersyaratkan.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pusat telah melakukan fit and proper test terhadap dua calon Direktur Utama Bank Aceh Syariah. Keduanya adalah Nana Hendriana dan Muhammad Syah.

Kedua nama calon Dirut Bank Aceh Syariah tersebut sudah diserahkan kepada pemegang saham.

Untuk diketahui, Nana Hendriana berasal dari eksternal Bank Aceh Syariah, pernah menjabat sebagai Pemimpin Wilayah Bank BRI Syariah Aceh pada tahun 2020 dan mantan Chief Executive Officer (CEO) BSI Region 1 Aceh tahun 2021.

Sedangkan Muhammas Syah saat ini masih menjabat sebagai pimpinan Bank Aceh Syariah Cabang Kualasimpang.(*)

Komentar