Hari ini, Evaluasi Kemendagri Dibahas, APBA Aceh 2026 Fokuskan Anggaran ke Penanganan Bencana

Senin, 12 Januari 2026 - 04:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung DPR Aceh

Gedung DPR Aceh

BANDAPOS | Pemerintah Aceh menyatakan bahwa hasil evaluasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun Anggaran 2026 oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) masih dalam proses.

Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) bersama Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menggelar rapat hari ini, Senin (12/1/2026) untuk membahas tindak lanjut evaluasi tersebut. Rapat yang berlangsung di Gedung DPRA itu akan menyoroti penyesuaian anggaran, khususnya untuk penanganan dampak banjir dan longsor di sejumlah wilayah Aceh.

APBA 2026 sebelumnya disusun dengan orientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan ekonomi daerah, serta mendukung visi dan misi pemerintah daerah yang sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat.

Pemerintah pusat juga telah menyampaikan rencana penambahan alokasi anggaran untuk Aceh pada tahun 2026 sebesar Rp8 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp2 triliun direncanakan dalam bentuk hibah yang diperuntukkan bagi mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Selain itu, anggaran direncanakan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur strategis, antara lain terowongan Geureutee, perbaikan empat ruas jalan, serta pembenahan dermaga nelayan.

Terjadinya bencana alam dalam beberapa waktu terakhir menjadi salah satu pertimbangan utama dalam penyesuaian kebijakan anggaran. Pemerintah Aceh saat ini tengah menyusun Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) yang ditargetkan rampung paling lambat 20 Januari 2026. Dokumen tersebut akan diajukan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan kementerian terkait.

R3P mencakup pendataan dan perencanaan penanganan seluruh dampak bencana, mulai dari kerusakan rumah warga, lingkungan, sektor ekonomi, kawasan permukiman, hingga aset milik desa, kabupaten, dan provinsi. Program rehabilitasi dan rekonstruksi ditargetkan selesai secara bertahap hingga tahun 2028.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, menyampaikan bahwa perkembangan hasil rapat serta kebijakan penyesuaian anggaran akan diinformasikan kepada media setelah pembahasan selesai.

“Kami berupaya memastikan alokasi anggaran dapat digunakan secara tepat untuk mendukung penanganan darurat dan pemulihan pascabencana,” ujarnya.

Sementara itu, upaya pemulihan terus dilakukan dengan koordinasi bersama pemerintah pusat dan dukungan berbagai pihak. Sejumlah elemen masyarakat dan lembaga, termasuk Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), turut berkontribusi dalam penyediaan air bersih, perbaikan fasilitas ibadah, layanan kesehatan, serta dukungan di bidang pendidikan.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dalam berbagai kesempatan mengajak seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan bekerja sama dalam mendukung proses pemulihan daerah pascabencana.

Ia berharap kolaborasi lintas sektor dapat mempercepat pemulihan dan mendorong Aceh kembali bangkit. Hingga saat ini Rapat penyesuaian anggaran, Tim Anggaran Pemerintah Aceh bersama Badan Anggaran DPR Aceh masih berlangsung.(**)

Berita Terkait

Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa
Implementasi MoU Helsinki Belum Optimal, Lembaga Wali Nanggroe Turun Gunung
Dua Dekade Perdamaian Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Himpun Masukan di Aceh Jaya
Meneladani Habib Bugak: Dirut Bank Aceh dan Jemaah Haji Kloter 2 Ziarahi Makam Pewakaf Baitul Asyi
Kesbangpol Banda Aceh Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, Sasar 50 Ketua Pemuda Gampong
Kamar Mesin KMP Aceh Hebat 2 Terbakar, Belasan Korban Dilarikan ke RSUDZA
Bank Aceh Serahkan Buggy Car untuk Permudah Mobilisasi Jamaah di Asrama Haji Embarkasi Aceh
Gelar Peusijuk Serentak di Seluruh Cabang, Bank Aceh Lepas 1.624 Calon Haji 2026

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 05:13 WIB

PSSI Aceh Ancam Sanksi Tim dan Perangkat Pertandingan yang Langgar Regulasi

Senin, 1 September 2025 - 04:01 WIB

Pengprov Wadokai Karate-Do Aceh Gelar Jalan Sehat dan Latihan Bersama

Kamis, 28 Agustus 2025 - 03:20 WIB

PSSI Kabupaten/Kota di Aceh Diminta Gelar Liga 4 2025, Boleh Gunakan APBK dan APBA

Kamis, 7 Agustus 2025 - 14:55 WIB

Piala Soeratin Zona Aceh Digelar, Ini Jadwal Kick Off

Sabtu, 19 Juli 2025 - 12:40 WIB

Hasballah Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Wadokai Karate-Do Aceh Periode 2025–2029

Jumat, 11 Juli 2025 - 03:03 WIB

Aceh Besar Lolos ke PORA XV 2026 Usai Taklukkan Tamiang 2-1 di Babak Play-off

Rabu, 9 Juli 2025 - 14:35 WIB

Singkirkan Nagan, Aceh Barat Segel Tiket PORA 2026

Selasa, 8 Juli 2025 - 07:48 WIB

Waketum PB PERPANI Lantik Pengurus Perpani Aceh, Rabu Digelar Pra PORA di Venue Panahan SHB

Berita Terbaru