MQK 2025 Resmi Dibuka, Gubernur: Santri Garda Terdepan Menjaga Ajaran Islam di Aceh

Rabu, 20 Agustus 2025 - 03:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Aceh yang diwakili oleh Plt, Asisten Pemerintahan Keistimewaan Aceh Drs.Syakir bersama Kadis Pendidikan Dayah Aceh Dr Munawar A.Jalil Buka Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Tingkat Kab/Kota. Selasa (19/8/2025). Foto: Ist

Gubernur Aceh yang diwakili oleh Plt, Asisten Pemerintahan Keistimewaan Aceh Drs.Syakir bersama Kadis Pendidikan Dayah Aceh Dr Munawar A.Jalil Buka Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Tingkat Kab/Kota. Selasa (19/8/2025). Foto: Ist

BANDAPOS | Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, secara resmi membuka Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2025 yang dipusatkan di Banda Aceh, Selasa (20/8/2025) malam.

Kegiatan ini diikuti oleh ratusan santri dari berbagai dayah dan pesantren se-Aceh, sebagai ajang silaturahmi sekaligus kompetisi keilmuan Islam melalui kajian Kitab Kuning.

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Dr. Munawar A. Jalil, MA, mengatakan bahwa MQK merupakan upaya nyata dalam menjaga khazanah keilmuan Islam di Tanah Rencong.

“MQK adalah gerakan intelektual yang memiliki makna mendalam bagi kehidupan keagamaan dan sosial masyarakat Aceh. Ini menegaskan kembali tradisi keilmuan Islam yang telah mengakar kuat dalam sejarah peradaban kita,” ujar Dr. Munawar.

Ia menambahkan, sejak dahulu Aceh dikenal sebagai Serambi Mekkah, pusat pendidikan Islam, dan tempat lahirnya para ulama besar yang turut mencerdaskan umat serta menjaga marwah bangsa.

Namun demikian, Dr. Munawar menyayangkan adanya tiga daerah yang tidak mengirimkan kafilah tahun ini, yakni Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Kota Subulussalam, dan Kota Langsa.

Santri Penjaga Tradisi Keilmuan Islam

Sementara itu, Gubernur Aceh dalam sambutannya yang dibacakan oleh Plt Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Syakir, menegaskan pentingnya peran santri dalam menjaga ajaran Islam.

“Melalui MQK, para santri dilatih untuk membaca, memahami, dan menguraikan kandungan Kitab Kuning yang menjadi rujukan utama dalam berbagai disiplin ilmu keislaman, seperti fikih, tafsir, hadis, ushul fiqh, akhlak, hingga tasawuf,” kata Drs. Syakir.

Menurutnya, kemampuan membaca teks Arab gundul, memahami makna, dan menjelaskan isi kitab memerlukan kecerdasan intelektual, ketekunan, dan keberkahan ilmu dari guru kepada murid.

“MQK bukan sekadar perlombaan, tapi wadah untuk memperkuat literasi kitab kuning di kalangan santri. Ini adalah warisan ulama yang harus terus kita jaga dan hidupkan,” lanjutnya.

Gubernur juga menegaskan bahwa santri merupakan garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Islam di Aceh.

“Melalui MQK, kita berharap lahir generasi ulama muda yang tidak hanya berilmu, tapi juga berakhlak dan siap mengabdi kepada masyarakat,” tambahnya.

Pemerintah Aceh, kata Syakir, berkomitmen penuh mendukung pendidikan dayah sebagai bagian penting dari pembangunan Aceh secara menyeluruh.

“Membangun Aceh tidak cukup hanya dengan infrastruktur fisik, tetapi juga dengan memperkuat iman dan ilmu. Dari dayah lahir ulama, pemimpin, dan pendakwah yang menjadi penerang umat,” ujarnya.

Berlangsung Selama Tujuh Hari

MQK Aceh 2025 dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari, mulai 19 hingga 26 Agustus 2025. Sejumlah cabang dilombakan, di antaranya fikih, tauhid, tafsir, serta nahwu-sharaf.

Pemenang MQK tingkat provinsi akan mewakili Aceh pada ajang MQK tingkat nasional mendatang.(**)

Berita Terkait

Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa
Implementasi MoU Helsinki Belum Optimal, Lembaga Wali Nanggroe Turun Gunung
Dua Dekade Perdamaian Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Himpun Masukan di Aceh Jaya
Meneladani Habib Bugak: Dirut Bank Aceh dan Jemaah Haji Kloter 2 Ziarahi Makam Pewakaf Baitul Asyi
Kesbangpol Banda Aceh Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, Sasar 50 Ketua Pemuda Gampong
Kamar Mesin KMP Aceh Hebat 2 Terbakar, Belasan Korban Dilarikan ke RSUDZA
Bank Aceh Serahkan Buggy Car untuk Permudah Mobilisasi Jamaah di Asrama Haji Embarkasi Aceh
Gelar Peusijuk Serentak di Seluruh Cabang, Bank Aceh Lepas 1.624 Calon Haji 2026

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 05:13 WIB

PSSI Aceh Ancam Sanksi Tim dan Perangkat Pertandingan yang Langgar Regulasi

Senin, 1 September 2025 - 04:01 WIB

Pengprov Wadokai Karate-Do Aceh Gelar Jalan Sehat dan Latihan Bersama

Kamis, 28 Agustus 2025 - 03:20 WIB

PSSI Kabupaten/Kota di Aceh Diminta Gelar Liga 4 2025, Boleh Gunakan APBK dan APBA

Kamis, 7 Agustus 2025 - 14:55 WIB

Piala Soeratin Zona Aceh Digelar, Ini Jadwal Kick Off

Sabtu, 19 Juli 2025 - 12:40 WIB

Hasballah Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Wadokai Karate-Do Aceh Periode 2025–2029

Jumat, 11 Juli 2025 - 03:03 WIB

Aceh Besar Lolos ke PORA XV 2026 Usai Taklukkan Tamiang 2-1 di Babak Play-off

Rabu, 9 Juli 2025 - 14:35 WIB

Singkirkan Nagan, Aceh Barat Segel Tiket PORA 2026

Selasa, 8 Juli 2025 - 07:48 WIB

Waketum PB PERPANI Lantik Pengurus Perpani Aceh, Rabu Digelar Pra PORA di Venue Panahan SHB

Berita Terbaru