Pasca Bencana Banjir, Kadin Aceh Gelar Seminar Mitigasi

Jumat, 9 Desember 2022 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Panitia Pelaksana Iqbal Idris Ali didampingi Tafh Haikal dan Teuku Jailani (Joy) sekretaris panitia seminar saat jumpa pers Jumat (9/12/2022) di Kantor Kadin Aceh, Banda Aceh

Ketua Panitia Pelaksana Iqbal Idris Ali didampingi Tafh Haikal dan Teuku Jailani (Joy) sekretaris panitia seminar saat jumpa pers Jumat (9/12/2022) di Kantor Kadin Aceh, Banda Aceh

BANDAPOS.COM : Kadin Aceh menggelar seminar nasional tentang mitigasi banjir melalui inovasi investasi yang akhir ini terjadi di sejumlah kabupaten/kota.

Seminar ini dilaksanakan pada hari Senin 12 Desember 2022 di Hermes Hotel Banda Aceh dengan narasumber Pj Gubernur Aceh sebagai ķeynot speaker, Kementrian PUPR, Walhi, Kadin Pusat dan Tenaga Ahli.

Dengan mengusung tema ‘Mencari solusi srategis dengan melibatkan dunia usaha ikut menyelesaikan mengatasi bencana banjir’

Ketua Panitia Pelaksana Iqbal Idris Ali didampingi Tafh Haikal dan Teuku Jailani (Joy) sekretaris panitia kemarin mengatakan dengan seminar ini diharapkan ada harapan bagi masyarakat untuk hidup lebih tenang tidak khawatir dampak banjir.

Baca Juga :  Penyerahan DIPA 2023, Begini Harapan Abrar Zym

Iqbal Ali melanjutkan, kecuali itu dampak dari banjir ini diharapkan munculnya peran serta pengusaha yang bersinergi dengan pemerintah untuk menggali potensi dibalik bencana banjir untuk kemudian dimanfaatkan menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan juga berguna bagi kemakmuran masyarakat.

Dikatakannya, pemerintah menyediakan anggaran sedangkan yang membangun adalah swasta. Dengan penggabungan atau sinergitas inilah ke depan akan berdampak positif bagi kedua belah pihak.

“Yang kita harapkan dengan perbaikan lahan pertanian di Aceh sangat yang sangat luas bisa menjadi pusat ketahanan pangan nasional dan juga akan muncul Energi Terbarukan (EBT)”. Sebut Iqbal Ali

Baca Juga :  UIN Ar-Raniry Kirim 17 Peserta pada PWN PTKI – XVI Di Gorontalo

Ia menerangkan, inovasi seperti ini harus diakukan dengan out of the boks yakni mitigasi bencana sambil berinvestasi dengan dunia usaha ikut menangani dan mengurangi resiko bencana.

“Kita bertanggungjawab terhadap kehidupan masyarakat serta bagaimana menyelamatkan lingkungan dan satwa yang kini semakin berkurang”, katanya.

Lebih jauh Iqbal menyebutkan, berdasarkan data kerugian masyarakat 2015 pasca banjir hampir di seluruh Aceh hampir Rp 20 trilliun baik lahan pertanian dan korban masyarakat.

Untuk mengatasinya tambah Iqbal perlu dibangun bendungan baik di Aceh Tamiang, waduk keureuto, Aceh Utara dan Waduk Tiro, Pidie. Disamping itu juga di wilayah barat – selatan.

Baca Juga :  Walikota Banda Aceh Terima Delegasi UEA, Bahas Rencana Pembangunan Masjid dan Islamic Center

Satu bendungan tambahnya bisa menghabiskan anggaran sekitar Rp 14 trilliun dan ini perlu bantuan pemerintah pusat.

Untuk itu, tambahnya lagi dengan seminar nasional mitigasi banjir ini, nantinya akan dirumuskan negara bisa hadir dengan melibatkan dunia usaha.

Sementara itu pada kesempatan yang sama,
Wakil Ketua Umum Kadin Aceh Bidang Investasi Tafh Haikal mengatakan perlunya upaya mengurangi resiko bencana dengan melibatkan dunia usaha yang
tujuannya mensejahterakan rakyat.
“Saya pikir kita semua bersinergi dalam mengurangi resiko bencana dengan melibatkan Kadin”.Ujar Tafh Haikal.(*)

Berita Terkait

Demi Keselamatan Pengguna Jalan, Tol Padang Tiji–Seulimeum Ditutup Mulai Hari Ini, Pengendara Dialihkan ke Saree
Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa
Jaga Keselamatan Pengguna Jalan, Hutama Karya Uji Coba Contraflow di KM 55 Tol Binjai–Langsa
Implementasi MoU Helsinki Belum Optimal, Lembaga Wali Nanggroe Turun Gunung
Dua Dekade Perdamaian Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Himpun Masukan di Aceh Jaya
Meneladani Habib Bugak: Dirut Bank Aceh dan Jemaah Haji Kloter 2 Ziarahi Makam Pewakaf Baitul Asyi
Kesbangpol Banda Aceh Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, Sasar 50 Ketua Pemuda Gampong
Kamar Mesin KMP Aceh Hebat 2 Terbakar, Belasan Korban Dilarikan ke RSUDZA

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:55 WIB

Buka Pendidikan Politik, Sibral Malasyi Tegaskan Masih Ketua PAS Pidie Jaya, Kader Diminta Tetap Solid

Senin, 28 September 2026 - 02:40 WIB

Soroti Syariat Islam dan Pengangguran di Aceh, PAS Minta Pemda Optimalkan Dana Otsus

Kamis, 24 September 2026 - 04:16 WIB

Dari Pendidikan Politik, Tu Bulqaini Minta Kader Perkuat Konsolidasi dan Kawal UUPA

Senin, 21 September 2026 - 04:38 WIB

Silaturrahmi dan Konsolidasi di Abdya, MPP PAS Aceh Gelar Pendidikan Politik untuk Kader

Senin, 21 September 2026 - 04:27 WIB

Daurah Siyasah PAS Aceh di Nagan Raya: Tegaskan Komitmen Politik Santun dan Berakhlak

Jumat, 11 September 2026 - 05:00 WIB

Perkuat Konsolidasi dan Silaturrahmi, PAS Aceh Gelar Rapimwil di Sabang

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:36 WIB

Jalin Silaturrahmi, PAS Aceh Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:19 WIB

Jelang Pergantian Kepemimpinan, Ketua Demokrat Aceh Dinilai Harus Berkapasitas dan Berwibawa

Berita Terbaru