Santri Dayah MUQ Pagar Air Diberikan Penyuluhan Hukum

Selasa, 8 Oktober 2024 - 04:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAPOS : Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Dayah Aceh bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh kembali menggencarkan sosialisasi jaksa masuk dayah. Sosialisasi tersebut dilaksanakan di kompleks Dayah Madrasah Ulumul Quran (MUQ) Pagar Air, Desa Bineh Blang, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Selasa (8/10/2024).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindaklanjut dari agenda kick off kekerasan di dayah yang telah dilaksanakan acara launching pada 12 Agustus 2024 lalu di Dayah MUQ Pagar Air.

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Dr. Munawar A. Jalil, MA dalam sambutannya mengatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum santri dalam upaya mencegah pelanggaran dan tindak pidana di dayah atau pesantren. Dalam sosialisasi ini, tambahnya, Dinas Pendidikan Dayah Aceh dengan prinsip kolaborasi juga mengajak
Bank Aceh Syariah (BAS) untuk ikut mendukung kegiatan tersebut. Karena dengan kerja kolaborasi dipastikan akan dapat menyelesaikan berbagai masalah, termasuk kekerasan di lingkungan dayah.

Baca Juga :  Mendapat Dukungan dari Pemerintah Aceh, Proyek Panas Bumi Seulawah Tahun ini di Mulai

Dr. Munawar menjelaskan, para santri seringkali tak menyadari menjadi pelaku bullying terhadap sesama rekannya. Sebab, perilaku itu justru dianggap hanya sebatas candaan. Namun tanpa disadari, perlakuan bullying ini justru memicu tindak kekerasan antar sesama santri di lingkungan dayah.

“Perliku bullying ini kerap terjadi di lingkungan dayah. Baik secara fisik maupun verbal sehingga berujung terhadap tindak kekerasan antara sesama santri. Oleh karena, program kerjasama Jaksa Masuk Dayah ini sangat dirasakan manfaatnya. Terutama untuk mensosialisasikan kesadaran hukum di lingkungan dayah,” ujar Dr. Munawar.

Baca Juga :  Terowongan Geurutee: Harapan Lama, Kini Kembali Menggema dari Barat Selatan Aceh

Menurutnya, terjadi tindak pidana di dayah karena ketidakpahaman santri terhadap hukum, sehingga mereka melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum. Oleh karena itu, tambahnya, ujuan program jaksa masuk dayah ini selain meningkatkan kesadaran hukum, juga melahirkan generasi emas dari kalangan santri yang paham dengan hukum.

Sementara itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Aceh Ali Rasab Lubis mengatakan, program jaksa masuk dayah tersebut dilakukan dengan memberi penyuluhan kepada santri dengan harapan santri memiliki pengetahuan dan kesadaran akan hukum, sehingga bisa mencegah terjadinya tindak pidana.

“Sosialisasi program jaksa masuk dayah ini didasari terjadinya berbagai tindak pidana di dayah atau pesantren di luar Aceh. Di antaranya tindak pidana penganiayaan, narkoba, dan lainnya,” kata Ali Rasab Lubis.

Baca Juga :  Laporan Pungli PPDB MIN 5 dan MIN 6, SAPA Desak Polresta Usut Tuntas

Ia berharap, program jaksa masuk dayah tersebut dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman santri terhadap hukum, sehingga perilaku bertentangan dengan hukum bisa dicegah.

“Program jaksa masuk dayah ini akan terus kami lakukan ke pesantren-pesantren di seluruh Aceh. Program jaksa masuk dayah ini mengusung tema kenali hukum jauhi hukuman. Kami berharap dengan program jaksa masuk dayah ini dapat mencegah berbagai tindak pidana yang terjadi di dayah,” kata Ali Rasab Lubis.

Turut hadir Rais ‘Am Sekretaris Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Musmulyadi, Dayah MUQ Pagar Air, Drs. H. Suallip Khamsin dan Irna Melinda selaku Kabid perlindungan nasabah Bank Aceh Syariah.(*)

Berita Terkait

Demi Keselamatan Pengguna Jalan, Tol Padang Tiji–Seulimeum Ditutup Mulai Hari Ini, Pengendara Dialihkan ke Saree
Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa
Jaga Keselamatan Pengguna Jalan, Hutama Karya Uji Coba Contraflow di KM 55 Tol Binjai–Langsa
Implementasi MoU Helsinki Belum Optimal, Lembaga Wali Nanggroe Turun Gunung
Dua Dekade Perdamaian Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Himpun Masukan di Aceh Jaya
Meneladani Habib Bugak: Dirut Bank Aceh dan Jemaah Haji Kloter 2 Ziarahi Makam Pewakaf Baitul Asyi
Kesbangpol Banda Aceh Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, Sasar 50 Ketua Pemuda Gampong
Kamar Mesin KMP Aceh Hebat 2 Terbakar, Belasan Korban Dilarikan ke RSUDZA

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Peringati Hari Pangan Sedunia, Pemkab Aceh Besar Gelar Pangan Murah di Kota Jantho

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:35 WIB

Pemkab Aceh Besar dan Unmuha Resmi Jalin Kerja Sama Strategis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Adopsi Sistem Sumedang, Bupati Aceh Besar Paparkan Inovasi Digital dan Rencana Call Center Bencana di Monev KIA

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:17 WIB

Sekda Aceh Besar Ajak Seluruh OPD dan Masyarakat Sukseskan MTQ ke-35 di Kuta Baro

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:27 WIB

Atasi Krisis Air di Leupung, Pemkab Aceh Besar Siapkan Perbaikan Pipa dan Rencana Bendungan 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:42 WIB

Perluas Akses Listrik Perdesaan, Pemkab Aceh Besar Lakukan Sinkronisasi Data Bersama PLN

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:17 WIB

Bupati Muharram Tegaskan Kepastian Hukum untuk Lindungi Hak Masyarakat Hukum Adat Aceh Besar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 04:59 WIB

Kembangkan Lahan Transmigrasi, Pemkab Aceh Besar Dorong Pemanfaatan di Jantho dan Seulimeum

Berita Terbaru