Syech Muharram Pimpin Aceh Besar, Gubernur : Jaga Kepercayaan dengan Kerja Nyata

Kamis, 13 Februari 2025 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Aceh Muzakir Manaf, mengambil sumpah dan melantik Muharram Idris sebagai Bupati Aceh Besar, dan Syukri A Jalil sebagai Wakil Bupati Aceh Besar, dalam Rapat Paripurna DPRK Aceh Besar, di Jantho Sport Center, Kamis (13/2/2025). Foto: Humas Aceh Besar

Gubernur Aceh Muzakir Manaf, mengambil sumpah dan melantik Muharram Idris sebagai Bupati Aceh Besar, dan Syukri A Jalil sebagai Wakil Bupati Aceh Besar, dalam Rapat Paripurna DPRK Aceh Besar, di Jantho Sport Center, Kamis (13/2/2025). Foto: Humas Aceh Besar

BANDAPOS | Kepercayaan masyarakat kepada pasangan Muharram Idris dan Syukri A Jalil untuk memimpin Aceh Besar lima tahun kedepan harus dijaga dan dibuktikan dengan kerja nyata yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf, dalam sambutannya usai melantik Muharram Idris sebagai Bupati Aceh Besar dan Syukri A Jalil sebagai Wakil Bupati Aceh Besar, di Jantho Sport Center, Kamis (13/2/2025).

“Amanah ini adalah bentuk kepercayaan masyarakat yang harus dijaga dengan baik. Semoga saudara sekalian dapat menjadi pemimpin yang amanah, bijaksana, dan bertanggung jawab dalam mengemban tugas selama lima tahun ke depan,” sambung Gubernur Muzakir

“Perubahan itu akan terjadi jika kita bersatu, menyamakan pemahaman dan persepsi. Bersatu saja kita belum tentu berhasil apalagi bercerai berai. Karena itu, mari kita bersatu, bersama membangun Aceh yang kita cintai ini,” imbau pria yang akrab disapa Mualem itu.

Baca Juga :  Hasil Kerja Kolektif, Pemkab Aceh Besar Salurkan Dana Desa Rp 1,7 Triliun Lebih

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Muzakir mengingatkan, bahwa tugas yang diemban bukanlah tugas yang ringan. Kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat harus dijawab dengan kerja nyata dan program pembangunan untuk kepentingan rakyat.

Karena itu, Gubernur menyampaikan beberapa hal untuk memperkuat kerja Pemerintah Kabupaten Aceh Besar. Pasangan ini dari jalur independen. Artinya tidak menggunakan partai politik. Namun, setelah menjadi Bupati dan Wakil Bupati, harus berhadapan dengan partai politik di parlemen, yaitu para anggota DPR Kabupaten Aceh Besar.

Baca Juga :  Toreh Sejarah Baru, Aceh Raih Emas di Cabor Selam Kolam

“Mau tidak mau, harus diterima. Karena itu, singkirkan ego masing-masing. Bekerjasama untuk kepentingan rakyat Aceh Besar adalah pilihan yang terbaik. Bangun hubungan dari sekarang, dan jalin kerjasama yang harmonis antara eksekutif dan legislatif,” kata Mualem.

Gubernur Muzakir juga mengajak Pemerintah Kabupaten Aceh Besar untuk membangun komunikasi dan merawat hubungan dengan Pemerintah Aceh. Selaku Gubernur Aceh, Mualem siap mendukung pembangunan Kabupaten Aceh Besar, saling membantu demi kesejahteraan masyarakat Aceh Besar.

Kepada Bupati, Mualem juga mengingatkan agar selalu selalu melibatkan para akademisi dalam setiap rancangan pembangunan Kabupaten Aceh Besar, sehingga program pembangunan dapat terukur dengan baik.

Baca Juga :  Catut Nama PAS Gayo Lues, Tgk Idris Arami Dinilai Tak ber "Etika"

“Semua kegiatan yang dilaksanakan akan yang diawali dengan kegiatan-kegiatan yang teruji secara ilmiah tetap akan lebih baik dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Mualem.

Gubernur juga mengingatkan Bupati Aceh Besar memberi ruang bagi pengusaha untuk terlibat dalam diskusi-diskusi program pembangunan Aceh Besar. Hal ini penting, agar tujuan program pembangunan dapat menciptakan nilai tambah dan mempertahankan pertumbuhan.

“Jaga dukungan dari masyarakat Aceh Besar. Sehingga setiap program pembangunan yang dijalankan akan mendapat tempat di hati masyarakat. Ingat, seluruh program yang dijalankan di Aceh Besar, jangan pernah melupakan restu dan do’a para ulama di Aceh Besar,” ujar Mualem.(*)

Berita Terkait

Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa
Implementasi MoU Helsinki Belum Optimal, Lembaga Wali Nanggroe Turun Gunung
Dua Dekade Perdamaian Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Himpun Masukan di Aceh Jaya
Meneladani Habib Bugak: Dirut Bank Aceh dan Jemaah Haji Kloter 2 Ziarahi Makam Pewakaf Baitul Asyi
Kesbangpol Banda Aceh Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, Sasar 50 Ketua Pemuda Gampong
Kamar Mesin KMP Aceh Hebat 2 Terbakar, Belasan Korban Dilarikan ke RSUDZA
Bank Aceh Serahkan Buggy Car untuk Permudah Mobilisasi Jamaah di Asrama Haji Embarkasi Aceh
Gelar Peusijuk Serentak di Seluruh Cabang, Bank Aceh Lepas 1.624 Calon Haji 2026

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:55 WIB

Buka Pendidikan Politik, Sibral Malasyi Tegaskan Masih Ketua PAS Pidie Jaya, Kader Diminta Tetap Solid

Senin, 28 September 2026 - 02:40 WIB

Soroti Syariat Islam dan Pengangguran di Aceh, PAS Minta Pemda Optimalkan Dana Otsus

Kamis, 24 September 2026 - 04:16 WIB

Dari Pendidikan Politik, Tu Bulqaini Minta Kader Perkuat Konsolidasi dan Kawal UUPA

Senin, 21 September 2026 - 04:38 WIB

Silaturrahmi dan Konsolidasi di Abdya, MPP PAS Aceh Gelar Pendidikan Politik untuk Kader

Senin, 21 September 2026 - 04:27 WIB

Daurah Siyasah PAS Aceh di Nagan Raya: Tegaskan Komitmen Politik Santun dan Berakhlak

Jumat, 11 September 2026 - 05:00 WIB

Perkuat Konsolidasi dan Silaturrahmi, PAS Aceh Gelar Rapimwil di Sabang

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:36 WIB

Jalin Silaturrahmi, PAS Aceh Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:19 WIB

Jelang Pergantian Kepemimpinan, Ketua Demokrat Aceh Dinilai Harus Berkapasitas dan Berwibawa

Berita Terbaru