Tak Bisa Lunasi Bipih, 1.028 Calhaj Tunda Berangkat,

Senin, 22 Mei 2023 - 03:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kakanwil Kemenag Aceh
Drs H.Azhari

Kakanwil Kemenag Aceh Drs H.Azhari

BANDAPOS.COM: Sedikitnya 1.028 orang calon jamaah haji (Calhaj) Aceh akhirnya memilih mundur dan menunda keberangkatan haji tahun 2023.

Memang ada sejumlah penyebab mengapa mereka harus menunda keberangkatan. Penundaan itu terjadi, karena faktor ekonomi dan ada juga karena faktor keluarga.

Mendapati fenomena seperti itu, Kakanwil Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Aceh Drs H Azhari menjelaskan alasannya.

Menurut Azhari, alasan paling banyak calon haji (calhaj) Aceh karena tidak sanggup melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) sehingga mereka lebih memilih tunda keberangkatan.

“Diantaranya memang ada yang alasannya ekonomi. Ada karena tidak ada lagi kebijakan penggabungan antara suami istri atau pendamping lansia. Tetapi yang paling banyak karena alasan ekonomi, mereka tidak sanggup melunasi Bipih,” ungkap Azhari melalui Pranata Humas Kemenag Aceh Amwar Citra Hutabarat, S.Sos.I., Jumat (19/5/2023).

Baca Juga :  40 ASN Kemenag Banda Aceh Bersaing Menjadi Petugas Haji 2023

Untuk tahun ini 2023 katanya, Aceh mendapat kuota jamaah haji sebanyak 4.378 orang.

Namun dari jumlah tersebut Aceh tahun ini mendapat tambahan sebanyak 411 orang sebagai cadangan pertama. Kemudian ditambah lagi untuk cadangan kedua sekitar 216 orang.

Lalu penambahan untuk cadangan ketiga sebanyak 465 orang. “Nah, dari jumlah tersebut maka total daftar jamaah yang dihitung lunas adalah 5.470 orang,” tuturnya.

Lantas dari total jamaah haji berhak lunas itu, yakni sebanyak 1.028 orang memilih mundur. Kemudian posisi mereka diisi oleh jamaah dari kelompok cadangan.

Baca Juga :  Sukses di 2022, Dinas Kesehatan Aceh Lanjutkan Aksi Bergizi Tahun Ini

“Artinya nanti yang baik berangkat tetap sama seperti kuota yaitu 4.378 orang, ditambah petugas sehingga totalnya jadi 4.393 orang. Jadi untuk saat ini yang sudah melunasi Bipih, dan siap berangkat sebanyak 4.344 orang, sementara sisa 34 orang yang belum bayar Bipih,” katanya.

Siapa yang duluan maka dia yang berangkat

Menurut Azhari Distribusi calon haji Aceh yang membatalkan keberangkatan tahun ini, paling dominan dari Kota Banda Aceh, Kabupaten Pidie Jaya dan Aceh Utara.

Menurut dia, alasan calon jamaah menunda keberangkatan karena faktor tidak sanggup melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih), kesehatan, serta dicabutnya kebijakan penggabungan “mahram” antara suami dan istri, atau antara lansia dgn pendamping.

Baca Juga :  Kapaldam IM Lulus Dengan Predikat Cum Laude dan Raih Gelar Doktor

Sedangkan tahun lalu, kata dia, pemerintah masih membolehkan penggabungan.

Artinya suami atau istri yang berhak berangkat tahun ini, bisa ditemani suaminya meskipun belum mendapat jatah berangkat di tahun yang sama.

Begitu juga dengan jamaah lansia yang bisa ditemani pendamping, meskipun belum mendapat jatah berangkat.“Tapi tahun 2023 ini sudah tidak bisa lagi.

“Jadi siapa yang duluan maka dia yang berangkat, tidak bisa penggabungan. Malahan tahun ini dibentuk petugas untuk membantu pelayanan lansia,” demikian tutur Azhari.(*)

Berita Terkait

Demi Keselamatan Pengguna Jalan, Tol Padang Tiji–Seulimeum Ditutup Mulai Hari Ini, Pengendara Dialihkan ke Saree
Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa
Jaga Keselamatan Pengguna Jalan, Hutama Karya Uji Coba Contraflow di KM 55 Tol Binjai–Langsa
Implementasi MoU Helsinki Belum Optimal, Lembaga Wali Nanggroe Turun Gunung
Dua Dekade Perdamaian Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Himpun Masukan di Aceh Jaya
Meneladani Habib Bugak: Dirut Bank Aceh dan Jemaah Haji Kloter 2 Ziarahi Makam Pewakaf Baitul Asyi
Kesbangpol Banda Aceh Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, Sasar 50 Ketua Pemuda Gampong
Kamar Mesin KMP Aceh Hebat 2 Terbakar, Belasan Korban Dilarikan ke RSUDZA

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:29 WIB

Plt. Sekda Aceh Hadiri Serah Terima Jabatan Ketua DWP Aceh

Selasa, 8 September 2026 - 15:39 WIB

Wagub Fadhlullah Ikuti Rakor Percepatan Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera

Senin, 7 September 2026 - 05:16 WIB

Percepat Perubahan RKPA 2026, Pemprov Aceh Minta SKPA Rapikan Data Anggaran

Kamis, 3 September 2026 - 05:51 WIB

Bahas Agenda Strategis, Pemegang Saham Pengendali Pimpin RUPSLB Bank Aceh

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:51 WIB

Pemerintah Aceh Raih Penghargaan Akses Layanan Pendidikan Regional Sumatera 2026

Selasa, 7 Juli 2026 - 04:40 WIB

Sukses Transformasi Ekonomi Syariah, Aceh Borong Sembilan Penghargaan di Anugerah Adinata Syariah 2026

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:49 WIB

Sekda Aceh Muhammad Nasir Resmi Pimpin Komisaris Utama Bank Aceh Syariah Periode 2026–2030

Rabu, 10 Juni 2026 - 03:49 WIB

Mualem Minta Mendagri Percepat Pemulihan Sawah dan Infrastruktur Pascabencana di Aceh

Berita Terbaru

Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, menghadiri acara serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, yang berlangsung di Aula Kantor DWP Aceh, Rabu (9/9/2026).

Pemerintah Aceh

Plt. Sekda Aceh Hadiri Serah Terima Jabatan Ketua DWP Aceh

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:29 WIB