BANDAPOS | Majelis Pimpinan Pusat (MPP) Partai Adil Sejahtera (PAS) Aceh menggelar Daurah Siyasah (Pembekalan Pendidikan Politik) bagi pengurus serta kader MPW PAS Aceh wilayah Kabupaten Nagan Raya. Acara ini berlangsung khidmat di Balai Dayah Darul Ulum Al-Mukarramah, Nagan Raya, Ahad (20/9/2026).
Kegiatan strategis ini dihadiri oleh Ketua Umum MPP PAS Aceh, Tgk. H. Tu Bulqaini Tanjongan, S.Sos.I., dan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjend) MPP PAS Aceh, Maimun, S.Ag, Sayed Nazar, S.Th.I, Anison, SH, Husaini, SH, Boy Iskandar, Safwadi, Asrizal, SH dan Ketua Pemuda PAS Aceh Tgk Fajri M.Isa.
Mengawali materi pertama dengan tema “Membangun Integritas Politik di Tengah Krisis Kepercayaan Masyarakat”, Wasekjend MPP PAS Aceh, Maimun, S.Ag., menyoroti dinamika politik nasional dan daerah yang dinilai semakin kehilangan kepercayaan dari publik. Menurutnya, skeptisisme masyarakat terhadap partai politik lahir akibat pola interaksi musiman yang kerap ditunjukkan oleh para politisi.
“Masyarakat mulai jenuh dan enggan percaya pada proses pemilu karena sering kali partai politik hanya hadir mendekati warga pada pemilu saat membutuhkan suara. Setelah hajat politik selesai, janji-janji kampanye menguap begitu saja. Realitas inilah yang menciptakan krisis kepercayaan mendalam,” tegas Maimun di hadapan puluhan kader PAS Aceh Nagan Raya.
Menghadapi tantangan tersebut, Maimun berharap seluruh kader PAS Aceh untuk membedakan diri dengan menerapkan strategi politik santun, jujur, dan berakhlak. Ia menggarisbawahi bahwa integritas partai tidak dibangun dari narasi manis, melainkan dari kerja-kerja nyata yang dirasakan langsung oleh konstituen.
Ada empat poin penting yang ditekankan Maimun untuk dijalankan oleh setiap kader PAS Aceh di lapangan:
Keteladanan Sikap: Menjaga moralitas dan perilaku pribadi di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat.
Kejujuran Informasi: Selalu menyuarakan kebenaran berbasis fakta tanpa mengobral janji palsu.
Kehadiran Aktif: Membaur secara konsisten dengan warga, mendengar aspirasi, serta terlibat aktif dalam penyelesaian persoalan sosial.
Respon Isu Krusial: Peka terhadap isu-isu mendesak yang dihadapi masyarakat, khususnya terkait kebangkitan ekonomi lokal dan pembukaan lapangan kerja.
“Integritas politik tidak dapat dibangun melalui retorika di panggung-panggung kampanye, melainkan melalui konsistensi tindakan. PAS Aceh harus mampu menghadirkan politik yang bersih, berkeadilan, dan berorientasi pada pelayanan publik. Hanya dengan cara inilah kita memberikan alasan yang kuat bagi masyarakat untuk kembali percaya pada perjuangan politik”, pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Umum MPP PAS Aceh, Tgk. H. Tu Bulqaini Tanjongan, dalam kesempatan itu, mengingatkan pentingnya menjaga soliditas organisasi dan niat berpolitik sebagai sarana ibadah serta penegakan amar ma’ruf nahi munkar di Aceh.
Melalui penyelenggaraan Daurah Siyasah ini, PAS Aceh Nagan Raya diharapkan mampu mencetak kader-kader yang tidak hanya siap memenangkan kontestasi politik, tetapi juga memiliki kedewasaan mental serta komitmen moral yang tinggi dalam mengabdi kepada masyarakat.(**)













