Pimpinan DPRA Minta Pemerintah Pusat Segera Realisasikan Pengembalian TKD Rp1,7 Triliun

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPR Aceh Ir. Saifuddin Muhammad

Wakil Ketua DPR Aceh Ir. Saifuddin Muhammad

BANDAPOS | Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) meminta Pemerintah Pusat segera merealisasikan pengembalian anggaran Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp1,7 triliun untuk Aceh, sebagaimana keputusan politik yang sebelumnya disampaikan pemerintah.

Presiden Prabowo Subianto diketahui telah memutuskan pengembalian TKD bagi tiga provinsi di Sumatera yang terdampak bencana, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Anggaran TKD tersebut sebelumnya mengalami pemotongan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 dengan alasan efisiensi, dan direncanakan dikembalikan sesuai alokasi TKD tahun 2025.

Berdasarkan data yang disampaikan, total TKD yang akan dikembalikan untuk ketiga provinsi beserta kabupaten/kota mencapai Rp10,6 triliun. Dari jumlah tersebut, Aceh mendapat alokasi sekitar Rp1,7 triliun. Namun hingga saat ini, realisasi pengembalian anggaran tersebut dinilai belum memiliki kejelasan.

Baca Juga :  DKP Aceh dan KKP RI Teken Kontrak Pembangunan PPS Kutaraja

Wakil Ketua DPRA, Saifuddin Muhammad, mengatakan bahwa kepastian pengembalian TKD sangat dibutuhkan pemerintah daerah untuk mempercepat pemulihan pascabencana, terutama di tengah keterbatasan fiskal daerah akibat kebijakan efisiensi anggaran.

“Kami selaku pimpinan DPRA meminta Pemerintah Pusat agar segera merealisasikan pengembalian TKD sebesar Rp1,7 triliun, baik untuk pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota. Dana ini sangat dibutuhkan untuk penanganan dampak bencana,” kata Saifuddin Muhammad, Selasa (27/1/2026).

Ia menambahkan, pada 17 Januari lalu Menteri Dalam Negeri disebut telah menyampaikan bahwa TKD tersebut akan ditransfer pada pekan berikutnya. Namun hingga kini belum ada kepastian terkait mekanisme maupun payung hukum pengembalian anggaran tersebut.

Baca Juga :  Sambut Kemenangan Erdogan, Ketua PAS Aceh Tu Bulqaini Ajak Masyarakat Lahirkan Pemimpin Pro Islam

“Yang kami butuhkan saat ini adalah kepastian dan dasar hukumnya. Soal waktu transfer bisa menyusul. Karena itu kami meminta Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan memberikan perhatian serius terhadap persoalan ini,” ujar Saifuddin yang juga merupakan pimpinan DPRA dari Fraksi Partai NasDem.

Selain kepada pemerintah pusat, Saifuddin juga meminta Pemerintah Aceh untuk lebih aktif melakukan komunikasi dengan kementerian terkait guna mempercepat proses realisasi TKD.

Ia berharap Gubernur atau Wakil Gubernur Aceh, bersama Sekretaris Daerah, dapat melakukan komunikasi langsung dengan pejabat di Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan, termasuk dengan Direktorat Jenderal Keuangan Daerah dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan.

Baca Juga :  Kerja Wartawan Mulia Dalam Menjaga Kedamaian Bangsa, Bukan Menakuti

Menurut Saifuddin, kepastian hukum pengembalian TKD juga penting agar Pemerintah Aceh dan DPRA dapat memasukkan alokasi TKD tersebut ke dalam proses finalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun 2026.

“Jika payung hukumnya sudah jelas, pagu TKD untuk provinsi yang mencapai lebih dari Rp900 miliar dapat langsung dimasukkan dalam APBA 2026 tanpa harus menunggu APBA Perubahan. Dengan begitu, program pemulihan dampak bencana dapat dieksekusi lebih cepat,” katanya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu menyusun program yang prioritas, strategis, dan tepat sasaran agar pemanfaatan TKD benar-benar dirasakan oleh masyarakat terdampak bencana.(**)

Berita Terkait

Buka Pendidikan Politik, Sibral Malasyi Tegaskan Masih Ketua PAS Pidie Jaya, Kader Diminta Tetap Solid
Soroti Syariat Islam dan Pengangguran di Aceh, PAS Minta Pemda Optimalkan Dana Otsus
Dari Pendidikan Politik, Tu Bulqaini Minta Kader Perkuat Konsolidasi dan Kawal UUPA
Dikpol di Aceh Barat, Tu Bulqaini Minta Kader PAS Harus Baca dan Kawal UUPA sebagai Konstitusi Lokal
Silaturrahmi dan Konsolidasi di Abdya, MPP PAS Aceh Gelar Pendidikan Politik untuk Kader
Daurah Siyasah PAS Aceh di Nagan Raya: Tegaskan Komitmen Politik Santun dan Berakhlak
Perkuat Konsolidasi dan Silaturrahmi, PAS Aceh Gelar Rapimwil di Sabang
Jalin Silaturrahmi, PAS Aceh Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:58 WIB

Bupati dan Wabup Aceh Besar Saksikan Penampilan Qari dan Qariah MTQ XXXV

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Syech Muharram Buka MTQ XXXV Aceh Besar, 665 Peserta Berlomba di Sembilan Arena

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Pimpin Upacara HSN 2026, Bupati Aceh Besar Ajak Santri Lestarikan Bahasa Aceh 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:37 WIB

Abaikan Teguran, Satpol PP Aceh Besar Tertibkan Lapak PKL dan Kanopi Bangunan Liar di Bandara SIM

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Digelar di Kuta Baro, MTQ ke-35 Aceh Besar Diikuti 663 Peserta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Meunasah Tuha, Pemkab Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Peringati Hari Pangan Sedunia, Pemkab Aceh Besar Gelar Pangan Murah di Kota Jantho

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:35 WIB

Pemkab Aceh Besar dan Unmuha Resmi Jalin Kerja Sama Strategis

Berita Terbaru