Kasus DBD Tinggi Tahun 2022, Dinkes Aceh: Dapat Diberantas dengan 3M

Senin, 27 Februari 2023 - 04:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAPOS.COM : Dinas Kesehatan Aceh mencatat sebanyak 2.079 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di sepanjang tahun 2022. Dari angka tersebut, wilayah dengan kasus tertinggi adalah Banda Aceh sebanyak 366, Pidie 318, Bireuen 299, Aceh Besar 296. Sedangkan di Gayo Lues nihil.

“Sekarang kasus penyakit dengan angka tertinggi itu DBD,” sebut Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Dinas Kesehatan Aceh, Helmi, kepada media ini Selasa (15/2/2023).

Helmi menjelaskan terkait pencegahan dan penanggulangan Demam Berdarah Dengue (DBD) dapat dilakukan melalui gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3M.

Kata dia, PSN adalah sebuah gerakan pemberantasan sarang nyamuk dengan melakukan 3M Plus. Pertama, menguras/membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampungan air lemari es, dan lain-lain.

Baca Juga :  Sambut lebaran Idul Fitri Distanbun Aceh Kembali Gelar Pasar Tani, Istri Gubernur Beri Apresiasi

Kedua, menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya. Ketiga, mendaur ulang dengan memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk yang menularkan demam berdarah.

“Upaya pencegahan tersebut bisa dilakukan oleh masyarakat sendiri secara gotong royong,” kata Helmi.

Selanjutnya, dengan adanya gerakan juru pemantau jentik di tiap rumah yang berasal dari anggota keluarga. Dia bertugas untuk memantau ada atau tidaknya jentik nyamuk aedes aegypti.

Menurut Helmi, program itu seharusnya sudah dilakukan agar semua rumah milik warga terpantau mengenai ada tidaknya jentik dimaksud. Sehingga bisa diketahui oleh petugas kesehatan dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

Baca Juga :  Mesin Pengintai Aktif 24 Jam, Masyarakat Diminta Taat Lalu Lintas

Ia berharap keberadaan jentik nyamuk itu dapat dikendalikan agar tidak ada di lingkungan. Hal ini karena perkembangbiakan nyamuk itu berawal dari jentik.

Di sisi lain, program kegiatan fogging sebetulnya bukan menjadi prioritas. Fogging atau pengasapan adalah tindakan pengasapan dengan bahan insektisida yang bertujuan untuk membunuh nyamuk khususnya pembawa (vektor) penyakit DBD.

“Yang paling utama adalah pemberantasan sarang nyamuk melalui gotong royong,” ungkap Helmi.

Tindakan fogging biasanya dilakukan karena syarat tertentu diantaranya kasus DBD di lokasi dengan status Kejadian Luar Biasa (KLB). Namun fogging bukan menjadi langkah pertama yang harus dilakukan. Apalagi, diketahui dampaknya yang berbahaya bagi lingkungan dan masyarakat.

Baca Juga :  Seluruh Fraksi Terima R-APBK Menjadi Qanun APBK 2023

Untuk itu, Dinkes Aceh Minta Masyarakat Jaga Lingkungan Cegah Penularan Polio Dinkes Aceh Sebut Imunisasi Lengkap Langkah Awal Atasi Polio Cegah Stunting, Ibu Hamil Diharapkan Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang
Imunisasi Campak dapat Tingkatkan Imun Tubuh Anak.

Di samping itu, kata Helmi, penanggulangan kasus DBD ini sebenarnya bukan hanya oleh Dinas Kesehatan Aceh, tetapi juga dari lintas sektor lainnya dimulai dari tingkat desa.

Helmi mengatakan DBD rentan terjadi saat curah hujan tinggi. Jentik nyamuk biasanya berkembang biak pada tampungan air hujan. Untuk itu, diimbau kepada masyarakat untuk dapat membersihkannya agar terhindar dari DBD.

Selain itu, malaria kasusnya sudah menurun. Sebagaimana di tahun 2022 malaria 137 kasus, dibandingkan dengan tahun 2021 sebanyak 324 kasus.(*)

Berita Terkait

Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa
Implementasi MoU Helsinki Belum Optimal, Lembaga Wali Nanggroe Turun Gunung
Dua Dekade Perdamaian Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Himpun Masukan di Aceh Jaya
Meneladani Habib Bugak: Dirut Bank Aceh dan Jemaah Haji Kloter 2 Ziarahi Makam Pewakaf Baitul Asyi
Kesbangpol Banda Aceh Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, Sasar 50 Ketua Pemuda Gampong
Kamar Mesin KMP Aceh Hebat 2 Terbakar, Belasan Korban Dilarikan ke RSUDZA
Bank Aceh Serahkan Buggy Car untuk Permudah Mobilisasi Jamaah di Asrama Haji Embarkasi Aceh
Gelar Peusijuk Serentak di Seluruh Cabang, Bank Aceh Lepas 1.624 Calon Haji 2026

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:42 WIB

Bahas Kemandirian Ekonomi Dayah, Disdik Dayah Aceh Audiensi dengan Menteri Ekonomi Kreatif

Kamis, 3 September 2026 - 14:57 WIB

MIN 4 Banda Aceh Peringati Maulid Nabi, Perkuat Persatuan dan Akhlak Mulia

Minggu, 5 Juli 2026 - 04:15 WIB

Salurkan Bantuan ke Dayah Rahmatul Huda, Ini Harapan Plt Kadis Pendidikan Dayah Aceh

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:47 WIB

Sinergi DPDA dan Aceh Hijau: Rancang Model Dayah Aman dan Siaga Iklim

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:36 WIB

Cetak Santri Melek Teknologi, Ini 4 Strategi Baru Disdik Dayah Aceh Hadapi Ekonomi Modern

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:25 WIB

Plt, Kadis Pendidikan Dayah Aceh Ajak Santri Jaga Ukhuwah di Gema Muharram

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:28 WIB

Dinas Pendidikan Dayah Aceh Gelar Pelatihan e-Kinerja untuk 221 PPPK

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:38 WIB

Perkuat Peran Lembaga Pendidikan Islam, Dinas Dayah Aceh Beri Masukan Strategis untuk Qanun Dayah Pidie Jaya

Berita Terbaru

Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, menghadiri acara serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, yang berlangsung di Aula Kantor DWP Aceh, Rabu (9/9/2026).

Pemerintah Aceh

Plt. Sekda Aceh Hadiri Serah Terima Jabatan Ketua DWP Aceh

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:29 WIB