Perkuat Ketahanan Pangan, Aceh Besar Rintis Kerjasama Dengan Hanoi

Jumat, 2 Februari 2024 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto SSTP MM bersama Asisten II M.Ali S.Sos dan para OPD menghadiri Zoom Meeting dengan topic Pilot Project Smart Farming Padi di Aceh Besar di Gedung Dekranasda, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu (31/01/2024). FOTO/MC ACEH BESAR

Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto SSTP MM bersama Asisten II M.Ali S.Sos dan para OPD menghadiri Zoom Meeting dengan topic Pilot Project Smart Farming Padi di Aceh Besar di Gedung Dekranasda, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu (31/01/2024). FOTO/MC ACEH BESAR

BANDAPOS : Untuk memperkuat ketahanan pangan daerah, Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto S.STP, MM mengikuti zoom meeting pilot project smart farming padi di Aceh Besar dengan Kedubes Besar Republik Indonesia (KBRI) di Hanoi (Vietnam), di Gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Rabu (31/1/2024).

Dalam zoom meeting itu, Pj Bupati Aceh Besar menyampaikan terima kasih kepada KBRI Hanoi yang telah menfasilitasi rencana hubungan kerjasama ini, terkhusus di sektor pertanian, karena menurutnya lahan pertanian di Aceh Besar terkenal sangat luas.

“Kabupaten Aceh Besar memiliki luas wilayah terbesar kedua di Aceh setelah Kabupaten Aceh Utara, jadi selain sektor pertanian, Aceh Besar juga memiliki potensi di sektor lain seperti perkebunan, pariwisata, kelautan dan perikanan,” ujarnya.

“Saya pikir rencana kerjasama ini sangat penting untuk memperbaiki pasokan pangan serta ketahanan pangan. Kita tahu bahwa akhir-akhir ini kita memiliki terlalu banyak faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan di setiap negara seperti perubahan iklim, rantai pasok dan sumber daya,” tambah Iswanto.

Baca Juga :  Support Olahraga Pemuda Kajhu, Caleg PAS Fauziannur Serahkan Bola Voli

Vietnam adalah salah satu podusen beras terbesar di Asia Tenggara bahkan Benua Asia. Tahun 2023 lalu produksi beras Vietnam mencapai 43 juta ton dan hanya 7,8 juta yang dieksport. Sementara produksi beras seluruh negara Asean mencaai 170 juta ton tahun 2023.

Iswanto mengatakan, kolaborasi Aceh Besar-Hanoi merupakan langkah tepat, sekaligus strategis untuk memperkuat pasokan dan ekspor. Karena itu, kata dia, kedua otoritas harus memiliki visi yang sama yaitu saling menguatkan pangan berkelanjutan.

“Kami bertekad untuk visi baru kerjasama sektor pertanian yang dapat berubah dengan sangat cepat, sehingga keduanya harus saling melengkapi, saling mendukung, dan memperkuat kerjasama pertanian Aceh Besar-Hanoi,” katanya.

Sementara itu Kadistan Aceh Besar Jakfar SP, M.Si mengatakan untuk saat ini kendala bagi petani di Aceh Besar hanya pada pupuk.

Baca Juga :  Komit Sukseskan Pilkada 2024, Pemko Banda Aceh Teken NPHD dengan KIP

“Untuk tanam gadu atau rendeng di Aceh Besar, para petani tidak bisa menanam secara serentak, karena curah hujan dan debit air di tiap kecamatan itu berbeda,” tuturnya.

Selain itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Agus Husni, SP, mengatakan Kabupaten Aceh Besar bersifat terbuka dengan semua investor, baik investor lokal maupun investor luar.

“Jika kerjasama ini terjalin, maka mengenai izinnya akan kita bantu, apalagi Aceh Besar banyak potensinya, baik di sektor pertanian, perkebunan, pariwisata, kelautan dan perikanan,” ucapnya. Selain menjadi penyangga provinsi, Aceh Besar juga pemberi modal bagi provinsi, baik dari segi pangan, wilayah dan lain sebagainya,” tambah Agus.

Sementara itu Kepala KBRI Hanoi H.E. Denny Abdi mengatakan, pihaknya hanya sebagai fasilitator. Walaupun hanya sebagai fasilitator dirinya akan berusaha semaksimal mungkin agar hubungan kerjasama antara Aceh Besar-Hanoi bisa segera terjalin.

“Terimakasih Pj Bupati Aceh Besar yang telah menggambarkan dan menjelaskan secara detail profil Aceh Besar kepada kami, namun untuk saat ini mari kita fokus dulu kepada sektor pertanian,” ujarnya.

Baca Juga :  Kesbangpol Banda Aceh Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, Sasar 50 Ketua Pemuda Gampong

Denny mengatakan memang Indonesia terkenal dengan keindahan alam yang indah, baik itu tanah, laut dan gunung, begitu juga dengan Aceh Besar tentunya juga mempunyai alam yang begitu indah dan asri.

“Namun mari kita fokus pada sektor pertanian terlebih dahulu, jika itu berhasil, baru kita lanjut pada pertenakan, pariwisata, kelautan dan perikanan,” pungkasnya.

Hadir juga Asisten II Sekdakab Aceh Besar M. Ali S.Sos M.Si, Kadis Pertanian Aceh Besar Jakfar SP, M.Si, Kadis Kelautan dan Perikanan Aceh Besar Arifin SHI, M.Si, Kadis Pariwisata Pemuda dan Olahraga Aceh Besar Abdullah S.Sos, Kadis DPMPTSP Aceh Besar Agus Husni, SP dan kabag Perekonomian Aceh Besar, Direktur Eksekutif Koaksi Indonesia atau General Manager PT Dharma Muda Pratama Syarifah Nuly Nazlia dan fasilitator Hendri Yuzal. (*)

Berita Terkait

Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa
Implementasi MoU Helsinki Belum Optimal, Lembaga Wali Nanggroe Turun Gunung
Dua Dekade Perdamaian Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Himpun Masukan di Aceh Jaya
Meneladani Habib Bugak: Dirut Bank Aceh dan Jemaah Haji Kloter 2 Ziarahi Makam Pewakaf Baitul Asyi
Status Tanah Blang Padang Akhirnya Temui Titik Terang, BWI dan Pemprov Aceh Turun Tangan
Kesbangpol Banda Aceh Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, Sasar 50 Ketua Pemuda Gampong
Kamar Mesin KMP Aceh Hebat 2 Terbakar, Belasan Korban Dilarikan ke RSUDZA
Bank Aceh Serahkan Buggy Car untuk Permudah Mobilisasi Jamaah di Asrama Haji Embarkasi Aceh

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:42 WIB

Bahas Kemandirian Ekonomi Dayah, Disdik Dayah Aceh Audiensi dengan Menteri Ekonomi Kreatif

Kamis, 3 September 2026 - 14:57 WIB

MIN 4 Banda Aceh Peringati Maulid Nabi, Perkuat Persatuan dan Akhlak Mulia

Minggu, 5 Juli 2026 - 04:15 WIB

Salurkan Bantuan ke Dayah Rahmatul Huda, Ini Harapan Plt Kadis Pendidikan Dayah Aceh

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:47 WIB

Sinergi DPDA dan Aceh Hijau: Rancang Model Dayah Aman dan Siaga Iklim

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:36 WIB

Cetak Santri Melek Teknologi, Ini 4 Strategi Baru Disdik Dayah Aceh Hadapi Ekonomi Modern

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:25 WIB

Plt, Kadis Pendidikan Dayah Aceh Ajak Santri Jaga Ukhuwah di Gema Muharram

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:28 WIB

Dinas Pendidikan Dayah Aceh Gelar Pelatihan e-Kinerja untuk 221 PPPK

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:38 WIB

Perkuat Peran Lembaga Pendidikan Islam, Dinas Dayah Aceh Beri Masukan Strategis untuk Qanun Dayah Pidie Jaya

Berita Terbaru

Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, menghadiri acara serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, yang berlangsung di Aula Kantor DWP Aceh, Rabu (9/9/2026).

Pemerintah Aceh

Plt. Sekda Aceh Hadiri Serah Terima Jabatan Ketua DWP Aceh

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:29 WIB