Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, OJK Buka Akses Keuangan di Pedesaan

Rabu, 16 Oktober 2024 - 04:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAPOS : Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama seluruh pemangku kepentingan mendorong peningkatan akses keuangan masyarakat secara merata ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk kepada petani dan masyarakat pedesaan di Aceh agar dapat hidup lebih sejahtera.

Atas upaya tersebut, OJK Aceh bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Aceh, TPAKD Kabupaten Aceh Besar, bersama Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) telah membentuk Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) Desa Umong Seuribee, Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar.

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar hadir pada kegiatan pencanangan Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) Tahap Pasca-Inkubasi dan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2024 yang diikuti oleh lebih dari 200 orang petani nilam dan masyarakat umum yang bertempat di Sentra Produksi Nilam Desa Umong Seuribee, Kabupaten Aceh Besar, Senin (14/10).
Mahendra Siregar dalam sambutannya menekankan pentingnya peran Industri Jasa Keuangan (IJK) dalam membuka akses keuangan masyarakat di pedesaan.

“Ketika masyarakat desa memiliki akses ke ekosistem keuangan yang inklusif, yang tepat, bertanggung jawab, dan sesuai dengan kebutuhan mereka, peluang untuk pertumbuhan, pembangunan, dan pengembangan akan semakin terbuka. Ekosistem ini bermanfaat untuk kegiatan ekonomi yang mendukung UMKM dan rumah tangga,” kata Mahendra.

Baca Juga :  Dinsos Banda Aceh  Serahkan Bantuan Kursi Roda Bagi Warga Pango Raya

Lebih lanjut, Mahendra menyampaikan meskipun Kecamatan Lhoong berada jauh dari pusat perdagangan dan logistik, melalui sistem digitalisasi yang terhubung secara virtual, kecamatan ini telah menjadi bagian dari rantai pasok global.

“Walaupun kita mungkin tidak melihat secara langsung aktivitas para pelaku bisnis dari luar negeri, desa ini terhubung erat dengan pasar global, dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di sini,” ujar Mahendra.

Dalam kesempatan tersebut, Mahendra juga mengungkap bahwa OJK dan Kementerian Dalam Negeri telah mendorong pembentukan lebih dari 530 TPAKD di seluruh Indonesia baik tingkat Provinsi maupun kabupaten/kota yang akan terus memperluas akses keuangan hingga pelosok negeri seperti yang dilaksanakan di Lhoong Aceh Besar.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Duta Besar Swiss untuk Indonesia H.E. Olivier Zehnder, Asisten Deputi Keuangan Inklusif dan Keuangan Syariah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Erdiriyo, Country Director for Indonesia and Timor Leste International Labour Ogranization (ILO) Simrin C. Singh, Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara Khoirul Muttaqien dan Kepala OJK Provinsi Aceh Daddi Peryoga dan Ketua Atsiri Research Center Universitas Syiah Kuala Syaifullah Muhammad.

Baca Juga :  Majelis Tastafi Gelar Muktamar, Abu Mudi Sampaikan Tausyiah

Dalam kegiatan EKI dan GENCARKAN BIK tersebut juga dilaksanakan pembukaan 200 rekening Simpanan Pelajar (Simpel) dan pembukaan 4 akses QRIS UMKM oleh PT Bank Syariah Indonesia (BSI) dan PT Bank Aceh Syariah (BAS); 116 pembiayaan program desa binaan klaster pertanian nilam, pembiayaan agribisnis dan pembiayaan UMKM perempuan oleh BSI, BPRS Mustaqim dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM); pembukaan 20 tabungan emas oleh Pegadaian; 20 asuransi mikro Rumahku oleh PT BRI Asuransi Indonesia (BRINS); 3 jaminan kecelakaan kerja dan 2 santunan kematian oleh BPJS Ketenagakerjaan; serta pembukaan 2 agen laku pandai oleh BSI.

Sementara itu Asisten Deputi Keuangan Inklusif dan Keuangan Syariah Erdiriyo menyampaikan bahwa kegiatan hari ini merupakan bentuk keuangan inklusif yang lengkap, tak hanya akses pembiayaan bagi para petani, tapi juga ada akses simpanan kepada para pelajar, akses keuangan digital, investasi emas dan asuransi serta jaminan kecelakaan kerja.

Baca Juga :  Ners Rody Motivator Menghadiri Undangan Bimtek Pembentukan Koperasi Merah Putih

“Hal yang telah dilakukan di Lhoong Aceh Besar saat ini harus dicontoh oleh Provinsi lainnya untuk meratakan akses keuangan agar masyarakat sejahtera,” ujar Erdiriyo.

Hal senada juga disampaikan Mahendra bahwa kegiatan EKI ini agar dapat direplikasi di daerah lain, baik dengan produk nilam, minyak atsiri lain, atau komoditas lain.

“OJK berkomitmen mendukung upaya ini, baik dari sisi koordinasi maupun melalui dukungan dari industri jasa keuangan. Selain itu, kami juga membuka peluang kerja sama dengan ILO dan mengundang dukungan dari Pemerintah Swiss, serta Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Bersama, kita berkomitmen untuk menjadikan ini sebagai program nasional yang akan memperkuat keuangan inklusif di seluruh Indonesia,” pungkas Mahendra.(*)

Berita Terkait

Demi Keselamatan Pengguna Jalan, Tol Padang Tiji–Seulimeum Ditutup Mulai Hari Ini, Pengendara Dialihkan ke Saree
Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa
Jaga Keselamatan Pengguna Jalan, Hutama Karya Uji Coba Contraflow di KM 55 Tol Binjai–Langsa
Implementasi MoU Helsinki Belum Optimal, Lembaga Wali Nanggroe Turun Gunung
Dua Dekade Perdamaian Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Himpun Masukan di Aceh Jaya
Meneladani Habib Bugak: Dirut Bank Aceh dan Jemaah Haji Kloter 2 Ziarahi Makam Pewakaf Baitul Asyi
Kesbangpol Banda Aceh Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, Sasar 50 Ketua Pemuda Gampong
Kamar Mesin KMP Aceh Hebat 2 Terbakar, Belasan Korban Dilarikan ke RSUDZA

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:42 WIB

Bahas Kemandirian Ekonomi Dayah, Disdik Dayah Aceh Audiensi dengan Menteri Ekonomi Kreatif

Kamis, 3 September 2026 - 14:57 WIB

MIN 4 Banda Aceh Peringati Maulid Nabi, Perkuat Persatuan dan Akhlak Mulia

Minggu, 5 Juli 2026 - 04:15 WIB

Salurkan Bantuan ke Dayah Rahmatul Huda, Ini Harapan Plt Kadis Pendidikan Dayah Aceh

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:47 WIB

Sinergi DPDA dan Aceh Hijau: Rancang Model Dayah Aman dan Siaga Iklim

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:36 WIB

Cetak Santri Melek Teknologi, Ini 4 Strategi Baru Disdik Dayah Aceh Hadapi Ekonomi Modern

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:25 WIB

Plt, Kadis Pendidikan Dayah Aceh Ajak Santri Jaga Ukhuwah di Gema Muharram

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:28 WIB

Dinas Pendidikan Dayah Aceh Gelar Pelatihan e-Kinerja untuk 221 PPPK

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:38 WIB

Perkuat Peran Lembaga Pendidikan Islam, Dinas Dayah Aceh Beri Masukan Strategis untuk Qanun Dayah Pidie Jaya

Berita Terbaru

Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, menghadiri acara serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, yang berlangsung di Aula Kantor DWP Aceh, Rabu (9/9/2026).

Pemerintah Aceh

Plt. Sekda Aceh Hadiri Serah Terima Jabatan Ketua DWP Aceh

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:29 WIB